Senin, 13 May 2013 21:22

Kloter I Haji Indonesia Terbang 30 September 2013

Written by  Kadar Santoso
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA | NONBLOK.COM — Kelompok Terbang (Kloter) pertama jamaah haji Indonesia tahun 1434 Hijriyah secara serentak akan diterbangkan pada 10 September 2013 dan pemberangkatan tersebut diperkirakan akan selesai dalam 30 hari operasional penerbangan.

Hal tersebut terungkap pada acara Penandatangan Perjanjian Pengangkutan Jamaah Haji Indonesia antara Kementerian Agama (Kemenag)yang diwakili Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Anggito Abimanyu dengan Dirut PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Emirsyah Satar dan pimpinan Saudi Arabia Airlines Abdurrahman Sa’ad Hajar di Jakarta, Senin (13/5/2013) sore.

Pada 10 September 2013 itu merupakan awal pemberangkatan jamaah haji dari Tanah Air ke Arab Saudi dan akan berakhir pada 9 Oktober 2013. Sementara wukuf di Arafah diperkirakan jatuh pada 14 Oktober 2013. Pada 20 Oktober 2013 adalah awal pemulangan jamaah haji dari Arab Saudi ke Tanah Air dan akan berakhir pada 18 Nopember 2013.

Dirjen PHU menjelaskan, Keputusan Menteri Agama No.63 tahun 2013 menetapkan angkutan udara jamaah haji Indonesia pada 1434H/2013M adalah PT Garuda Indonesia (GA) dan Saudi Arabia Airline (SV).

Kedua penerbangan ini dipandang mampu dan memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pelaksana angkutan udara jamaah haji Indonesia. GA akan mengangkut jamaah haji asal embarkasi Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jakarta (khusus Provinsi DKI Jakarta), Banten, Lampung, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok sebanyak 112.688 orang yang tergabung dalam 297 kloter.

Sedangkan SV akan mengangkut jamaah haji asal embarkasi Batam, Jakarta (khusus provinsi Jawa Barat), Surabaya, sebanyak 83.726 orang yang tergabung dalam 187 kloter.

Dijelaskan pula, embarkasi yang mendarat dan terbang melalui Bandara KAIA Jeddah yaitu embarkasi Aceh, Medan, padang, Palembang, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok.

Embarkasi yang mendarat dan terbang melalui AMAA Madinah yaitu embarkasi Batam, Jakarta dan Surabaya.

Dijelaskan Anggito Abimanyu, telah terjadi penurunan tarif penerbangan rata-rata sebesar dua persen (dari 2.201 dolar AS tahun 2012 menjadi 2.163 dolar AS tahun 2013), khususnya untuk embarkasi besar seperti Jakarta dan Surabaya tarif penerbangan turun menjadi tiga persen.

Di samping penurunan tarif tersebut, beberapa peningkatan pelayanan penerbangan tahun 2013 ini meliputi: mengurangi proses transito di Jeddah, meminta tambahan slot kepulangan via Bandara Madinah, meningkatkan jumlah awak kabin WNI local sesuai dengan daerah embarkasi dan monitoring on-time performance.

Di tempat yang sama sebuah penyelenggara BPIH Khusus (ONH Plus) PT Maktour menandatangani perjanjian kerjasama dengan Saudia Airline. Menurut pimpinan Maktour Fuad Hasan, perjanjian dalam rangka memberikan jaminan penerbangan kepada jamaah yang berangkat melalui biro haji ini selama lima tahun.

"Animo masyarakat untuk beribadah haji khusus juga meningkat, sampai saat ini daftar tunggu sudah 90 an ribu padahal kuota haji khusus hanya 17 ribu," ujar Fuad.

Leave a comment


blokiklan.com - Iklan Online Indonesia

Kirim Berita, Artikel dan Opini

  Event On Going

Baca Lagi....