Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / WamenEkraf Sebut Fesbul 2024 Sebagai Wadah Ekspresi Sineas Film Pendek Indonesia
Nasional

WamenEkraf Sebut Fesbul 2024 Sebagai Wadah Ekspresi Sineas Film Pendek Indonesia

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 18 November 2024Updated:Senin, 18 November 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta, 18 November 2024 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (WamenEkraf/WakaBekraf) Irene Umar mengapresiasi perayaan Festival Film Bulanan (Fesbul) 2024 sebagai bentuk apresiasi atas karya-karya terbaik dari para sineas film pendek tanah air sepanjang tahun. 

WamenEkraf Irene Umar saat menyampaikan sambutannya di acara perayaan Fesbul 2024 di Djakarta Theatre XXI, Minggu (17/11/2024).

Wamen Irene dalam sambutannya di acara perayaan Fesbul 2024, Minggu (17/11/2024) malam di Djakarta Theatre XXI, Jakarta, mengatakan perayaan ini diharapkan dapat menjadi wadah ekspresi yang penting bagi sineas film pendek di Indonesia untuk terus berkreasi dan berinovasi demi membawa ekonomi kreatif Indonesia semakin diperhitungkan di mata dunia.

“Genting untuk suara kita bisa didengarkan dunia. Berjanjilah pada diri sendiri bahwa setidaknya lima tahun ke depan kita telah membangun fondasi dan melampauinya. Karena ini menjadi genting dan penting bukan hanya sebagai bangsa, tetapi juga sebagai bagian dari umat manusia,” ujar WamenEkraf Irene Umar. 

Pemerintah melalui program Festival Film Bulanan (Fesbul) hadir menyediakan akses, mengarahkan, dan memfasilitasi talenta subsektor film untuk mengantarkan karya-karya terbaik mereka ke dunia industri perfilman profesional. Sejak 2021, Fesbul telah melahirkan 1.965 kisah film pendek terkurasi yang melibatkan 1.710 komunitas dari berbagai wilayah di Indonesia yang diseleksi setiap bulannya. 

Setiap bulan sepanjang tahun 2024, panitia Fesbul memilih dua film pendek terbaik mulai dari kategori fiksi, dokumenter, animasi, hingga eksperimental. Film-film tersebut berasal dari sepuluh lokus (lokasi fokus) yang berbeda dari berbagai daerah di Indonesia. 

Perayaan Fesbul 2024 yang mengusung tema “Genting Menjadi Penting” pada 15-17 November 2024, menjadi malam puncak bagi pelaku ekonomi kreatif subsektor film sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekosistem film tanah air dan memperkuat ekonomi kreatif sebagai new engine of growth Indonesia.

Wamen Irene mengatakan, seiring dengan perkembangan industri film Indonesia, generasi muda dalam produksi film di tanah air harus dapat menerapkan konsep berkelanjutan melalui penerapan prinsip 3P, yakni profit, people and planet.

“Dengan aspek 3Ps, Profit, People and Planet, kita bisa menarik perhatian dunia dan generasi muda untuk manfaatkan ini. Walaupun dalam hati kita menyimpan keramahtamahan dan ketulusan yang dikenal dunia, ini waktunya kita untuk maju, hadir, dan berdiri karena pesan yang kita bawa bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia saksikan,” ujar Irene.

Pendiri Fesbul, Abdul Manaf, berharap sineas Indonesia bisa konsisten berkreasi sehingga bisa mengangkat film menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan untuk pada akhirnya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat. 

“Harapannya adalah semoga pencipta film panjang, pendek, maupun periklanan, bisa menjadikan ini sebagai mata pencaharian,” ujar Abdul Manaf. 

Potensi sineas tanah air melalui industri film, khususnya film pendek, mulai dipertimbangkan di kancah internasional. Dubes Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyampaikan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan banyak talenta tanah air dengan keragaman dan potensinya luar biasa untuk memperkuat subsektor film.

“Sejak saya bertugas di Indonesia saya telah bertemu dengan banyak sekali sutradara film, aktor, dan sineas. Industri film Indonesia luar biasa kuat karena sudah memiliki talenta, kreativitas, dan keberagaman. Pada acara Clermont-Ferrand International Short Film Festival sebagai festival film pendek terbesar di dunia, film pendek Indonesia bisa bersaing dengan lebih dari 160 ribu (film), sudah bisa tampil sejajar dengan film kelas dunia lainnya,” ujar Fabien Penone.

Dalam kesempatan tersebut, WamenEkraf menyaksikan pemberian penghargaan kepada para sineas yang berhasil menjadi yang terbaik dalam Fesbul 2024. Setelah melalui proses kurasi, 19 film pendek yang masuk nominasi dipilih lima karya film pendek terbaik tanpa klasifikasi juara berdasarkan urutan maupun kategori.

“Saya ucapkan selamat bagi 19 film pendek terbaik. Baik menang ataupun tidak di Fesbul, kalian tetap pemenang bagi kami karena kalian hadir, bekerja keras, dan pesan yang kalian bawa itu menjadi penting. Jadi tepuklah bahu kalian para pemenang,” ujar Wamen Irene.

Berikut lima film pendek terbaik pada Perayaan Festival Film Bulanan 2024:

– Last Chicken on Earth, Rumah Produksi Cinemahameru, Jakarta.

– Realita Merajut Cinta, Rumah Produksi Prodi Film & Televisi UPI, Bandung.

– No UFO Sightings in a Third World Country, Rumah Produksi Sunshower Films, Pekanbaru.

– In The Never Ending Whirl Of A Reel, Rumah Produksi Never-Ending Pictures, Jakarta.

– Kontapati, Rumah Produksi Asaloka Films, Yogyakarta.

Perayaan ini dihadiri Penasihat Kerja sama dan Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis Jules Irrmann; serta Country Director Indonesia & Director Southeast Asia, Summer Xia. 

Turut hadir mendampingi WamenEkraf Irene Umar, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam; Plt. Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf, Agustini Rahayu; serta Direktur Musik, Film dan Animasi Kemenparekraf/Baparekraf, Mohammad Amin.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Jumat, 27 Februari 20260

Kawal Program Pemerintah hingga Pelosok Negeri, Wapres Dorong Peran Aktif DPP Mahasantri dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 25 Februari 20260

Wapres Ajak PUI Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan Nasional

Jumat, 20 Februari 20260

Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional, Wapres Dorong Idepreneurs Konsisten Dampingi Pelaku UMKM

Rabu, 18 Februari 20260

Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman

Sabtu, 14 Februari 20260
Don't Miss

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

NonblokJumat, 6 Maret 2026

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyempatkan diri berziarah ke…

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.