Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kemenperin: Audit Industri Hijau Wujudkan Produksi Ramah Lingkungan
Nasional

Kemenperin: Audit Industri Hijau Wujudkan Produksi Ramah Lingkungan

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 11 Desember 2024Updated:Kamis, 12 Desember 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Kementerian Perindustrian mengakselerasi penerapan kebijakan industri hijau. Langkah ini sebagai bentuk komitmen untuk menuju dekarbonisasi dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor industri. Selain itu, juga untuk mengikuti perkembangan tren dunia yang sudah mengarah kepada produk hijau dan implementasi praktik ekonomi berkelanjutan.

“Konsep industri hijau ini adalah efisiensi penggunaan sumber daya secara berkelanjutan dalam proses produksi, untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Andi Rizaldi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/12).

Kepala BSKJI menjelaskan, industri hijau dapat diterapkan mulai dari peningkatan efisiensi sumber daya, penciptaan produk hijau dengan bahan baku ramah linkgungan, pemanfaatan energi bersih, penurunan emisi dan pengendalian limbah B3, penggunaan standar berkelanjutan, serta penerapan ekonomi sirkular.

“Selain itu, audit industri hijau juga berperan penting dalam upaya transformasi sektor manufaktur untuk menuju ekonomi berkelanjutan. Sertifikasi dan audit tersebut bertujuan untuk menilai kesesuaian industri terhadap Standar Industri Hijau (SIH), yang dirancang untuk mengurangi emisi GRK dan meningkatkan efisiensi sumber daya,” ungkapnya.

Salah satu unit pelaksana teknis (UPT) di bawah BSKJI Kemenperin, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim (BBSPJIHPMM) Makassar telah melaksanakan audit sertifikasi industri hijau PT. Conch North Sulawesi Cement di Desa Solog, Kab. Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal 5-6 November 2024.

Kegiatan audit tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan mendukung upaya pemerintah untuk mendorong penerapan prinsip industri hijau di sektor manufaktur, khususnya dalam industri semen.

Audit yang dilaksanakan oleh BBSPJIHPMM Makassar difokuskan pada penilaian terhadap implementasi prinsip-prinsip industri hijau, termasuk efisiensi energi, pengelolaan sumber daya, pengelolaan limbah, serta pengurangan emisi dan dampak lingkungan. “Proses evaluasi dilakukan untuk mengukur sejauh mana PT Conch North Sulawesi Cement telah mengadopsi teknologi ramah lingkungan dan praktik operasional yang mendukung keberlanjutan,” tutur Kepala BBSPJIHPMM Makassar, Shinta Virdhian.

Shinta menyampaikan, audit kesesuaian sertifikasi industri hijau No. SIH 23941.1.2018 PT Conch North Sulawesi Cement ini menunjukkan bahwa perusahaan berupaya memenuhi kriteria industri hijau yang ketat terhadap keberlanjutan lingkungan. Upaya yang telah dilakukan perusahaan antara lain melalui penggunaan teknologi modern untuk mengurangi konsumsi energi, pemanfaatan bahan baku alternatif dan daur ulang limbah serta program restorasi lingkungan.

Shinta menambahkan, audit ini merupakan langkah penting dalam memastikan industri manufaktur di Indonesia agar dapat turut berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. “Dengan mengikuti sertifikasi industri hijau, perusahaan seperti PT Conch North Sulawesi Cement menunjukkan komitmen untuk tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, PT Conch North Sulawesi Cement menyambut baik kegiatan audit ini sebagai motivasi untuk meningkatkan standar operasionalnya sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan lokal. Direktur PT Conch North Sulawesi Cement, Sun Zhong Lin menyatakan bahwa audit kesesuaian ini memberikan landasan komitmen perusahaan dalam upaya menjalankan operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Dengan menerapkan standar industri hijau, kami tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan dan mendukung agenda industri hijau,” tuturnya.

PT Conch North Sulawesi Cement, sebagai bagian dari industri semen nasional, terus berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penerapan prinsip-prinsip industri hijau. Sedangkan, BBSPJIHPMM Makassar selaku instansi yang berwenang melakukan sertifikasi, dan audit terhadap penerapan standar industri hijau, akan terus berperan aktif dalam mendukung transformasi industri nasional menuju praktik yang lebih ramah lingkungan.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Jumat, 27 Februari 20260

Kawal Program Pemerintah hingga Pelosok Negeri, Wapres Dorong Peran Aktif DPP Mahasantri dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 25 Februari 20260

Wapres Ajak PUI Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan Nasional

Jumat, 20 Februari 20260

Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional, Wapres Dorong Idepreneurs Konsisten Dampingi Pelaku UMKM

Rabu, 18 Februari 20260

Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman

Sabtu, 14 Februari 20260
Don't Miss

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

NonblokJumat, 6 Maret 2026

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyempatkan diri berziarah ke…

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.