Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kisah Bripka Joko Hadi, Anggota yang Nyambi Jadi Penggali Kubur Gratis untuk Warga Miskin
News

Kisah Bripka Joko Hadi, Anggota yang Nyambi Jadi Penggali Kubur Gratis untuk Warga Miskin

NonblokBy NonblokSenin, 10 Februari 2025Updated:Senin, 10 Februari 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta. Bripka Joko Hadi Aprianto sehari-hari bertugas di Polsek Samarinda Ulu, Polresta Samarinda, ternyata ‘nyambi’ menjadi penggali kubur.

Bripka Joko bertahun-tahun mendedikasikan dirinya menjadi penggali kubur gratis untuk warga miskin di Samarinda, Kalimantan Timur.

Atas kebaikan Bripka Joko itu, ia diusulkan menjadi kandidat Hoegeng Awards 2025 oleh warga Samarinda Kota bernama Hendy Saputra. Hendy mengenal Bripka Joko karena pernah menjadi pemandu jemaah umrah rombongan Bripka Joko pada tahun lalu.

“Kalau Pak Joko kan salah satu jemaah kami tahun lalu, nah beliau itu apa profesinya kan polisi ya. Nah cuman orang banyak tahu bukan polisinya lah, orang banyak tahu penggali kubur, relawan,” ungkap Hendy, Senin (10/2/2025).

Menurut Hendy, Bripka Joko sosok polisi yang istimewa dengan dedikasinya tersebut. Ia pun menaruh respek terhadap Bripka Joko.

Selain suka membantu orang, Hendy menyebut Bripka Joko juga merupakan pribadi yang ramah dan mudah bergaul. Hal itu terlihat ketika Hendy memandu rombongan umrah Bripka Joko.

“Kalau kepribadian orangnya ramah, mudah bergaul. Nah, kebetulan kan beliau ini kan nggak ada basic jadi tour leader umrah, pas di Mekah-Madinah, beliau ibaratnya kayak terbuka untuk jadi tour leader, me-leading jemaah yang lain,” ucap Hendy.

Hendy menyebut Bripka Joko tak pernah menarif harga untuk warga yang meminta bantuan menggali kubur. Bahkan, kata dia, untuk warga kurang mampu pelayanan Bripka Joko itu gratis.

“Biasanya kan kalau tukang gali kubur kan gratis, nggak ada bayaran. Cuma kan biasanya ada sukarela, biasanya tuh dari yang si keluarga yang meninggal atau dari rukun kematian biasanya ngasih sukarela,” ujar Hendy.

Bripka Joko menceritakan awal mula dirinya menjadi penggali kubur. Profesi itu dilakukannya sebelum menjadi anggota Polri, yakni sejak dirinya masih duduk di bangku SMP. Hingga kini, Bripka Joko sudah sekitar 24 tahun menjadi penggali kubur.

“Jadi dulu masih SMP kan waktu SMP kelas 2 dan bapak saya ini kebetulan alhamdulillah polisi juga cuman dari tamtama, anak bapak saya itu 7 termasuk saya, saya anak ke-4. Jadi kan kita nih namanya ya mohon maaf nih pada zaman itu gaji polisi nggak seberapa, carilah tambahan sendiri,” kata Bripka Joko.

Menurutnya, dulu menjadi penggali kubur untuk mencari tambahan penghasilan keluarga. Waktu SMP, dia menjadi penggali kubur dapat gaji Rp 20.000 hingga Rp 35.000.

“Berjalannya waktu 2005 disuruh almarhum bapak saya daftar polisi. Terus pendidikan, habis itu penempatan kembali ke Samarinda, gali lagi sampe sekarang ini,” ujar Bripka Joko.

Bripka Joko sudah 5 tahun menjadi ketua kuburan di sekitar tempat tinggalnya, artinya ia bertanggungjawab untuk mengelola lahan kuburan hingga menggaji tim penggali kubur yang membantu dirinya. Ia mengelola tanah kuburan milik Pemerintah Samarinda dan juga mewakafkan tanah warisan untuk dijadikan pemakaman warga setempat.

“Tanah wakaf itu warisan almarhum bapak, jadikan daripada anu kan, buat amal almarhum, jadi saya wakafkan juga yang tanah pribadi saya loh. Kalau yang ini cuma dibantukan kelola saja… tanah pemerintah, sebelum saya jadi ketua kuburan, sudah ada kuburan itu,” ujar Bripka Joko.

Lebih lanjut, ia menggratiskan jasa menggali kubur untuk warga yang meninggal dari keluarga kurang mampu. Meski gratis, tapi ia tak tega jika tidak membayar orang-orang yang membantunya menggali kubur. Alhasil, ia harus merogoh kocek sendiri untuk menggaji timnya tersebut.

“Kalau untuk warga nggak mampu pasti saya gratiskan, tapi tetap saya keluarkan uang saya pribadi untuk gaji.. ya namanya saya kerjakan orang di sana, kan saya ketuanya di situ. Jadi saya harus gaji anggota di sana. Tapi kalau yang orang mampu. Kadang-kadang ngasih macam-macam, ada yang ngasih Rp 300, Rp 500, Rp 800, paling banyak sejuta di situ. Tapi kalau orang nggak mampu pure gratis,” jelas Bripka Joko.

Namun, Bripka Joko tak pernah mempermasalahkan jika dirinya harus memakai uang pribadinya untuk membantu orang yang sedang berduka. Meskipun Bripka Joko seorang anggota Polri, tapi ia tak mau kacang lupa sama kulitnya.

“Saya bisa hidup sampai sekarang jadi polisi dapat uangnya dulu dari gali kubur, nggak mau kacang lupa kulitnya lah, dulu kan dapat uang rejeki lebih dari SMP dapat uang banyak agak lumayan. Kalau sekarang malah rugi setiap bulan, kalau hitungan dunia rugi saya kan, hadiahnya surga bukan kipas angin, makannya saya kerjain sampe sekarang,” terang Bripka Joko.

Bripka Joko pun berharap dapat tanah wakaf untuk memperluas lahan kuburan yang bisa dipakai oleh warga setempat. Ia rela menolak hadiah sekolah perwira dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, asal dapat wakaf tanah untuk kuburan.

“Harapan mulai dulu sampai sekarang masih mohon izin bukan maksud saya pamer dan lain-lain. Saya 2014 dapat penghargaan saya tolak, saya berharap dapat tanah wakaf kuburan, 2023 dapat penghargaan dari wali kota saya tolak, saya berharap dapat tanah wakaf. 2024 didatengi Kapolri, disuruh sekolah saya mintanya tanah wakaf untuk warga sekitar. Nggak ada untuk saya pribadi, nggak ada,” ucap Bripka Joko.

“Kalau mau pribadi, saya dapet sekolah perwira gratis, saya ambil sekolah perwira gratis toh, ini kan enggak. 2024 pun demikian dikasih sekolah gratis, saya minta tanah wakaf. Kasian warga sini, kesempitan lahan sudah,” imbuh Bripka Joko.

Hukum Indonesia Kepolisian Negara Republik Indonesia Nasional Nusantara POLRI
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 20260

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 20261

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 20260

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Kamis, 30 April 20260

Terima FHI, Wapres Dorong Hoki Indonesia Tembus Panggung Internasional

Rabu, 29 April 20260

Dukung Penguatan Literasi Digital Generasi Muda, Wapres Apresiasi Inisiatif GP Ansor Jateng

Selasa, 28 April 20262

Terima Silaturahmi Ponpes Miftahul Huda II Ciamis, Wapres Dukung Digitalisasi di Lingkungan Pesantren

Senin, 27 April 20261

Tiba di Raja Ampat, Wapres Disambut Tarian Gale-Gale dan Prosesi Adat Mansorandak

Rabu, 22 April 20260

Tinjau Pelabuhan dan Pasar Ikan Klademak Sorong, Wapres Gibran Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 22 April 20260

Di Hari Kartini, Wapres Gibran Ajak Mama Papua Belanja di Supermarket

Selasa, 21 April 20261
Don't Miss

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

NonblokSelasa, 5 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri (PM) Republik Demokratik Rakyat…

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Kamis, 30 April 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202422

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202516

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (18 Juli 2025)

Jumat, 18 Juli 202515
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.