Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Dorong Kemandirian Industri Agrokimia, Kemenperin Perkuat Produksi Bahan Aktif Pestisida Dalam Negeri
Nasional

Dorong Kemandirian Industri Agrokimia, Kemenperin Perkuat Produksi Bahan Aktif Pestisida Dalam Negeri

Nonblok.comBy Nonblok.comKamis, 17 Juli 2025Updated:Kamis, 17 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Dalam rangka mewujudkan program prioritas nasional di bidang swasembada pangan dan hilirisasi industri, Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan sektor kimia sebagai bagian dari struktur industri strategis nasional. Salah satu sektor yang berperan strategis yaitu industri pestisida. Sektor ini memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Pemerintah terus mendorong pembangunan industri kimia hulu yang berdaya saing melalui peningkatan kapasitas produksi dan pelengkapan struktur pohon industri, demi menjamin pemenuhan kebutuhan bahan baku industri,” ujar Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier pada peresmian PT Delta Giri Wacana Tbk di Banten, Rabu (16/7).

Sektor industri manufaktur berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, yakni sebesar 17,16% terhadap Produk Domesti Bruto (PDB) dan 25,84% terhadap penerimaan pajak sepanjang tahun 2024. Pada periode yang sama, impor produk formulasi pestisida mencapai 87.350 ton. Besarnya angka tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan akan produk agrokimia dalam negeri, seiring dengan luasnya lahan pertanian Indonesia.

Sebagai pemasok bahan baku untuk industri pestisida, sektor kimia diharapkan memiliki kapasitas yang memadai dan memiliki performa yang baik dan stabil di setiap saat. “Industri kimia merupakan industri strategis di tingkat hulu yang menjadi modal dasar dalam mengembangkan industri di tingkat hilir. Penguatan sektor kimia sebagai pemasok bahan baku menjadi salah satu strategi kunci dalam mendukung daya saing industri hilir,” kata Taufiek.

Oleh karena itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Delta Giri Wacana Tbk (DGW) atas peresmian pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten. Pembangunan fasilitas karbamasi ini, kata Taufiek, merupakan bentuk komitmen Kemenperin dalam memperkuat kapasitas produksi bahan aktif pestisida dalam negeri.

“Kami sangat mengapresiasi PT Delta Giri Wacana Tbk atas komitmennya dalam membangun fasilitas produksi bahan aktif pestisida di dalam negeri. Langkah ini menunjukkan kepedulian pelaku industri terhadap kemandirian sektor pertanian nasional serta keberanian untuk mengambil peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah,” tuturnya.

Investasi ini, kata Taufiek, menunjukkan potensi pengembangan industri kimia hulu masih sangat besar dan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan industri hilir lainnya. Pabrik karbamasi milik PT DGW memiliki kapasitas awal sebesar 2.000 ton per tahun untuk bahan aktif karbamat jenis methomyl, dan akan dikembangkan hingga mencapai 6.000 ton per tahun.

“Kehadiran pabrik ini tidak hanya menjadi langkah strategis dalam mendukung substitusi impor, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi industri dalam memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional. Sehingga, dengan penguatan sektor hulu, diharapkan terciptanya ekosistem industri yang kokoh dan berkelanjutan sebagai fondasi untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” katanya.

Kementerian Perindustrian akan terus berkomitmen mendorong pengembangan industri kimia nasional melalui berbagai kebijakan strategis, antara lain peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), pemberian insentif fiskal, pengembangan kawasan industri berbasis kimia, serta program hilirisasi dan substitusi impor. Diharapkan, langkah-langkah ini dapat menciptakan struktur industri kimia yang lebih kokoh dan terintegrasi dari hulu ke hilir, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di pasar global.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 20261

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 20261

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 20260

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 20261

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Senin, 28 September 20260

Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 20260

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres Sampaikan Duka Cita

Jumat, 25 September 20260

Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Bencana di Solok, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Pemulihan Rumah Ibadah

Jumat, 25 September 20260

Beri Arahan Forkopimda, Wapres Tekankan Prioritas Tanggap Darurat dan Konsolidasi Penanganan Bencana Solok

Jumat, 25 September 20260

Temui Pengungsi Korban Banjir Bandang di Solok, Wapres Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Jumat, 25 September 20260
Don't Miss

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

NonblokRabu, 7 Oktober 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pendeta Indonesia (DPP…

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202432

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202424

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.