Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Kamis, 5 Februari 2026

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Disiplin Positif dan Asset-Based Thinking: Solusi Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
Nasional

Disiplin Positif dan Asset-Based Thinking: Solusi Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Nonblok.comBy Nonblok.comJumat, 28 Juni 2024Updated:Jumat, 28 Juni 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Polewali Mandar, 27 Juni 2024 – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Iwan Syahril, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat pada Selasa, (25/6). Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu dengan para Guru Penggerak yang telah menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah serta menyelesaikan program pendidikan Guru Penggerak yang diinisasi oleh Kemendikbudristek.

Pada kesempatan tersebut, Iwan mendengar langsung cerita perubahan dan pengalaman dari para Guru Penggerak yang telah menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah mengenai pengalaman yang dirasakan selama mengikuti program tersebut. Adapun salah satu topik utama yang dibahas adalah penerapan materi Asset-Based Thinking dan budaya disiplin positif yang menjadi bagian integral dari Pendidikan Guru Penggerak.

“Pendidikan berbasis aset menekankan kita untuk tetap maju dalam kondisi apapun, bahkan jika situasinya jauh dari sempurna. Ini merupakan salah satu modal utama yang harus dipunya sebagai pemimpin,” ujar Dirjen Iwan. 

Jika melihat sejarah berdirinya Republik Indonesia, lanjut Iwan, terlihat bawah konsep Asset-Based Thinking sudah diterapkan oleh para pejuang kita terdahulu. Dalam perjuangannya dalam melawan para penjajah, rakyat Indonesia menggunakan bambu runcing sebagai senjata utama. 

“Para pejuang tidak hilang akal meskipun dalam keterbatasan. Mereka menggunakan aset yang tersedia untuk melawan penjajah dan akhirnya berhasil mencapai kemerdekaan. Ini menunjukkan bahwa dengan cara berpikir yang berfokus pada potensi dan kekuatan, kita bisa mencapai hal-hal luar biasa,” jelasnya. 

Tidak hanya itu, budaya positif sekolah juga diperlukan seorang kepala sekolah atau guru yang mampu mengimplementasikan nilai dan peran guru penggerak sehingga dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik. 

Cerita Inspiratif Guru Penggerak

Salah satu Guru Penggerak Angkatan I sekaligus Kepala SDN 023 Kunyi, Munawir, membagikan pengalamannya tentang bagaimana materi budaya positif mengubah cara pandangnya untuk mengatasi tantangan dalam pendidikan. 

“Dengan implementasikan budaya disiplin positif saya merangkul guru dengan memberi contoh kepada mereka untuk mencintai tugasnya sebagai pendidik. Dimulai dari hal sederhana, kita berikan contoh misalnya hadir di sekolah jam 7 pagi, lama kelamaan guru-guru saya jadi ikut tertib. Begitu juga dengan anak-anak di sekolah,” kata Munawir. 

Sementar itu, Kepala SDN 044 Buttulamba, Mardia, juga menceritakan tentang bagaimana budaya disiplin positif yang berkembang di sekolahnya dengan menciptakan kesepakatan kelas. 

“Sekolah kami itu tidak ada pagar, jadi jika terjadi masalah antar murid, orang tua bisa langsung masuk ke kelas. Akhirnya melalui kesepakatan kelas, saya sosialisasikan jika ada masalah di sekolah, biarkan kami sebagai orang tua yang di sekolah yang menyelesaikan terlebih dahulu. Orang tua boleh memberikan solusi, tapi tidak dengan cara langsung masuk ke kelas,” ujar Mardia. 

Mardia juga bercerita tentang bagaimana ia mengimplementasikan materi Asset-Based Thinking di sekolahnya. Dengan memahami konteks keterbatasan pendanaan sekolah, Mardia memberdayakan aset yang ia miliki di sekolah, untuk berpartisipasi menyukseskan acara di sekolahnya. Pendekatan ini tidak hanya berhasil mengatasi masalah finansial, tetapi juga mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua murid. 

“Pada waktu itu, kami akan mengadakan acara perpisahan di sekolah. Di sekolah kami, orang tua lebih sulit mengeluarkan uang 5 ribu dibandingkan 1 kg beras. Jadi kami mengajak orang tua murid untuk berkolaborasi,” katanya. 

Sedangkan, Kepala SD Negeri 062 Pelitakan, Rudiyanto, menambahkan bagaimana implementasi pemberdayaan aset di sekolahnya sederhana membuat ia mampu menemukan talenta baru murid di sekolahnya. 

“Pada saat itu kami akan melakukan kegiatan perpisahan di sekolah. Awalnya kami pesimis, bagaimana dengan keterbatasan anggaran kami tetap bisa melaksanakan kegiatan untuk anak-anak di sekolah. Kami membuat panggung dengan memanfaatkan meja yang ada, untuk konsumsi kami berkolaborasi dengan orang tua. Dan yang tidak disangka-sangka, melalui kegiatan tersebut kami ternyata menemukan murid yang bertalenta menyanyi. Beberapa bulan kemudian, kami ikutkan murid tersebut lomba hingga bisa menjadi perwakilan di kabupaten Polewali Mandar,” ujarnya. 

Di akhir sesi berbagi, para Guru Penggerak berharap kedepannya materi tentang budaya positif ini semakin dikuatkan. Sehingga warga sekolah dapat bekerja sama lebih baik, mengenali satu sama lain dengan lebih akrab, dan lebih mudah mencari solusi ketika menghadapi kendala. Hal ini akan membawa dampak positif tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi keseluruhan komunitas sekolah.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Kamis, 5 Februari 2026

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Kamis, 5 Februari 20261

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 20261

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 20260

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 20261

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 20260

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 20260

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 20261

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Selasa, 13 Januari 20261

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 20261

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 20260
Don't Miss

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Nonblok.comKamis, 5 Februari 2026

Madrasah Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan madrasah unggulan di…

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202410

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.