Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Menteri PPPA Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Jawa Barat Lewat Pelatihan Vokasional
Nasional

Menteri PPPA Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Jawa Barat Lewat Pelatihan Vokasional

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 17 Juli 2024Updated:Rabu, 17 Juli 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

 Jakarta (17/7) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mendorong pemberdayaan ekonomi Perempuan terutama untuk Perempuan kepala keluarga dan Perempuan rentan di Provinsi Jawa Barat melalui Pelatihan Vokasional Sekolah Perempuan. Pelatihan ini merupakan proyek kolaborasi antar Kemen PPPA, Ministry of Gender Equality of Family Republic of Korea (MoGEF) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diinisiasi sejak 2020.

“Bicara tentang potensi perempuan, tidak terlepas dari pemberdayaan ekonomi melalui upaya pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemen KUKM) tahun 2019 mencatat bahwa dari total UMKM di Indonesia yang berjumlah 65,5 juta, 64 jutanya adalah usaha mikro dimana lebih dari setengahnya dimiliki dan dikelola oleh perempuan. Berdasarkan data tersebut perempuan memiliki peran dalam pemulihan ekonomi nasional. Namun sayangnya ketika melihat data dan realita di lapangan, berbagai permasalahan masih menjadi tantangan perempuan di Indonesia,” kata Menteri PPPA pada acara Opening Ceremony Pelatihan Vokasional Sekolah Perempuan Jawa Barat (Official Development Assistance Project) dan Kick Off West Java Women Empowerment (WJWE) Caang yang dilaksanakan secara hybrid (16/7).

Menteri PPPA menyampaikan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan masih terlihat di Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). Oleh karenanya, program pemberdayaan perempuan memiliki peran penting untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan khususnya di sektor ekonomi.

“Dalam rangka mengurai permasalahan yang menimpa perempuan, berbagai upaya dan strategi harus kita dilakukan. Keberadaan program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan vokasional ini memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, dan sudah pasti memberikan sumbangan penting untuk meningkatkan indeks pembangunan gender dan indeks pemberdayaan gender, serta menurunkan indeks ketimpangan gender,” kata Menteri PPPA.

Menteri PPPA turut mengapresiasi atas upaya peningkatan wirausaha perempuan di Jawa Barat melalui program pelatihan vokasional Sekolah Perempuan Jawa Barat (Official Development Assistance Project) dan West Java Women Empowerment (WJWE) Caang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti menyampaikan upaya meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan dilakukan dengan mengintegrasikan perspektif gender. Adapun target pelatihan vokasional yang berkolaborasi dengan MoGEF melalui Kemen PPPA sebanyak 170 orang dan berkolaborasi dengan SMK alumni Sekolah perempuan sebanyak 810 orang

“Pelatihan vokasional ini akan dilaksanakan di 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Adapun jenis pelatihan yang diberikan diantaranya memasak, menjahit, kecantikan, agrikultur, IT dan e-commerce,” kata Siska.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menyampaikan upaya yang dilakukan untuk menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi termaju dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran. Oleh karenanya, program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan vokasional akan memberikan kontribusi.

“Kalau perempuan bergerak, maka setengah persoalan bisa terselesaikan. Program yang melibatkan ibu-ibu relatif lebih cepat diselesaikan. Pelatihan ini akan memberikan materi tentang kewirausahaan dan training of trainers, sehingga peserta punya kualifikasi sebagai entrepreneur dan trainer yang bisa ditularkan ke lebih banyak orang. Selain itu, kita juga sudah komunikasikan dengan perbankan untuk menyiapkan skema pembiayaan, dan pendampingan agar dapat masuk ke marketplace platform digital ataupun paling tidak ke e-katalog yang ada di 27 kabupaten/kota,” kata Herman.

Dorun Dorun Indonesia Project Manager, Lee Joo Young menyampaikan bahwa dampak dari proyek pelatihan vokasional di Jawa Barat yang berlangsung selama 5 (lima) tahun sudah menunjukan hasil. Nantinya, monitoring dan evaluasi akan dilakukan untuk melihat efektivitas program yang telah dijalankan, serta diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak perempuan.

Plt. Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA, Rini Handayani mengapresiasi langkah dan komitmen pemerintah provinsi Jawa Barat yang akan melanjutkan proyek ini melalui Anggaran Pendapatan  dan Belanja Daerah (APBD). Hal tersebut dikarenakan di tahun 2024 proyek kerjasama Kemen PPPA dengan MoGEF akan berakhir, maka logframe kongrit akan terus dikembangkan JawaBarat mulai dari peningkatkan kapasitas pemberdayaan perempuan yang berpresfektif gender melalui West Java Women Empowerment (WJWE Caang), pemberian akses modal melalui West Java Funding for Women (WJFW Caang), penyediaan akses pasarnya melalui West Java Digital Marketplace (WJDM Caang) dengan melibatkan kolaborasi sinergi antar semua perangkat daerah diantaranya 27 kab/kota sampai ke tingkat akar rumput yaitu desa/kelurahan dan juga pelibatan mitra pembangunan di Jawa Barat melalui West Java District Empowernent (WJDE Caang).

”Melalui program-program ini tentunya semakin banyak perempuan yang akan berdaya tidak saja dari sisi ekonomi, namun juga dari berbagai bidang yang dapat berkontribusi dalam pembangunan di provinsi Jawa Barat. Harapannya dengan peningkatan ekonomi perempuan dengan mendorong kewirauhaan perempuan yang berpresfektif gender tidak saja akan menaikkan angka tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan Provinsi Jabar, namun juga akan berkontribusi untuk peningkatan indeks pemberdayaan gender,” tutup Rini.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Jumat, 27 Februari 20260

Kawal Program Pemerintah hingga Pelosok Negeri, Wapres Dorong Peran Aktif DPP Mahasantri dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 25 Februari 20260

Wapres Ajak PUI Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan Nasional

Jumat, 20 Februari 20260

Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional, Wapres Dorong Idepreneurs Konsisten Dampingi Pelaku UMKM

Rabu, 18 Februari 20260

Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman

Sabtu, 14 Februari 20260
Don't Miss

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

NonblokJumat, 6 Maret 2026

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyempatkan diri berziarah ke…

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.