Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Strategi Hilirisasi dan FDI: Membangun Ekonomi Berkualitas di Global South
Nasional

Strategi Hilirisasi dan FDI: Membangun Ekonomi Berkualitas di Global South

Nonblok.comBy Nonblok.comSelasa, 3 September 2024Updated:Kamis, 5 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Caption Foto: Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional PPN/Bappenas 2016-2019 sekaligus Profesor Ekonom Universitas Indonesia, Bambang Brodjonegoro (tengah) hadir di sesi paralel tematik rangkaian High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024. Neegara-negara berkembang yang kaya sumber daya dikatakannya harus lebih proaktif dalam mengatasi kekurangan modal, teknologi, dan sumber daya manusia. (Foto: Bappenas)

Badung, 3 September 2024 – Sesi paralel tematik rangkaian High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024 menyoroti pentingnya kemitraan multipihak dalam mendorong nilai ekonomi yang lebih tinggi di tingkat regional, terutama bagi negara-negara berkembang.

Sesi yang digelar Selasa (3/9/2024) dan mengangkat tema “Innovate to Elevate: Multi-Stakeholder Partnerships for Promoting Higher Economic Value at the Regional Level” tersebut menghadirkan Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional PPN/Bappenas 2016-2019 sekaligus Profesor Ekonom Universitas Indonesia, Bambang Brodjonegoro.

Pada kesempatan tersebut Bambang pun menegaskan negara-negara berkembang yang kaya sumber daya harus lebih proaktif dalam mengatasi kekurangan modal, teknologi, dan sumber daya manusia. “Tujuannya adalah untuk mengubah potensi sumber daya alam menjadi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Bambang menggarisbawahi bahwa investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dapat menjadi alat penting bagi negara berkembang untuk memproses sumber daya alam mereka. Namun begitu pemerintah perlu selektif dalam mengundang jenis FDI yang masuk agar tidak sekadar mengeksploitasi sumber daya tanpa menambah nilai ekonomi.

“Evaluasi terhadap FDI yang masuk sangat penting, dan ini adalah pendekatan yang sedang dilakukan Indonesia melalui program hilirisasi. Sebagai contoh, investor yang mengolah nikel kita tidak hanya mendapatkan akses bahan mentah, tetapi juga diminta untuk mengembangkan produk hilir seperti baja tahan karat atau baterai EV. Inilah yang dimaksud dengan menciptakan nilai tambah,” jelas Bambang.

Bambang juga menekankan pentingnya adopsi teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di Global South. Menurutnya, investasi dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), serta penelitian dan pengembangan (R&D) sangat penting untuk menciptakan tenaga kerja yang produktif dan inovatif.

“Untuk mendorong produktivitas, kita perlu mengadopsi teknologi yang sesuai dan mengembangkan kemampuan dalam negeri untuk memahami dan memanfaatkan teknologi tersebut. Ini tidak hanya bergantung pada teknologi tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia kita. Oleh karena itu, kita harus berinvestasi dalam infrastruktur digital dan pendidikan untuk mencapai hal ini,” kata Bambang.

Sementara Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, Shinta Kamdani, pada saat yang sama turut menekankan bahwa menciptakan nilai ekonomi tinggi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. “Diperlukan kolaborasi di antara berbagai pelaku ekonomi untuk secara berkelanjutan menghasilkan inovasi dengan nilai ekonomi tinggi,” ungkap Shinta.

Ia menyoroti tiga faktor utama yang dapat mendorong inovasi berkelanjutan dengan nilai ekonomi tinggi yaitu investasi dalam R&D oleh sektor bisnis dan investor, kemampuan institusi pendidikan tinggi untuk menghasilkan penelitian berkualitas, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta standar regulasi.

Maka itu untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan, negara-negara berkembang perlu mengadopsi pendekatan kemitraan multipihak yang lebih terintegrasi. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan akademisi menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah yang signifikan dan meningkatkan daya saing di pasar global. (Bappenas/TR/Elvira Inda Sari).

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 20261

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 20261

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 20261

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 20262

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 20260

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 20261

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Senin, 28 September 20260

Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 20260

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres Sampaikan Duka Cita

Jumat, 25 September 20261

Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Bencana di Solok, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Pemulihan Rumah Ibadah

Jumat, 25 September 20260
Don't Miss

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

NonblokKamis, 8 Oktober 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah kemajemukan…

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202432

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202425

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.