Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Wamen PPPA : Peringatan Hari Ibu, Peringatan Tentang Perjuangan Perempuan Indonesia
Nasional

Wamen PPPA : Peringatan Hari Ibu, Peringatan Tentang Perjuangan Perempuan Indonesia

Nonblok.comBy Nonblok.comMinggu, 15 Desember 2024Updated:Senin, 16 Desember 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta (15/12) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menilai ada perbedaan mencolok antara para pejuang kemerdekaan di masa lampau dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Hal ini ia sampaikan usai pertemuannya dengan salah satu prajurit perempuan pejuang 45, Ibu Sumartini, di kediamannya di Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

“Dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-96, saya baru saja bertemu dengan Ibu Sumartini, seorang mantan prajurit perempuan pejuang 45. Dari perbincangan kami, saya berpikir bahwa dulu para perempuan pejuang kemerdekaan tahu siapa musuhnya. Yang membuat saya sedih adalah, sekarang kita tidak tahu siapa musuh kita. Kadang-kadang musuh itu ada di sekitar kita, mendekati kita, karena begitu banyak kasus kekerasan yang terjadi,” ujar Wamen PPPA, Veronica Tan, dalam kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-96 yang diadakan oleh Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya, Sabtu (14/12).

Wamen PPPA juga menjelaskan bahwa Peringatan Hari Ibu di Indonesia bukan sekadar perayaan untuk para ibu yang telah memiliki anak, melainkan memiliki makna yang dalam sebagai tonggak perjuangan perempuan Indonesia.

“Hari Ibu, yang jatuh pada tanggal 22 Desember, memiliki makna yang sangat penting sebagai awal dari gerakan perempuan di Indonesia. Sampai hari ini, kita masih memperjuangkan agar perempuan bisa mandiri dan berpartisipasi di setiap bidang kompetensi dan pembangunan,” tegas Wamen PPPA.

Menurut Wamen PPPA, perjuangan perempuan ke depan memerlukan gerakan bersama dari semua pihak. Dukungan dari berbagai instansi, lembaga masyarakat, organisasi perempuan, dan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk mengedukasi lingkungan sekitar.

“Hari ini kita bersyukur karena perempuan sudah bisa memperjuangkan hak-haknya. Namun, ke depan, kita juga harus memastikan bahwa laki-laki memahami isu-isu perempuan. Ketika laki-laki bisa mengakui pentingnya perempuan dan anak dalam pembangunan, maka kesetaraan gender akan lebih mudah tercapai,” tambah Veronica Tan.

Ketua Umum Pengurus Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliyah, menambahkan bahwa sebagai Organisasi Paguyuban Masyarakat Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, yang disingkat BELAJASUMBA, Srikandi TP Sriwijaya fokus pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Hari Ibu ditambahkan Nyimas, adalah momen penting untuk memperkuat komitmen organisasi. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah mengusulkan Ratu Sinuwun, pelopor Gerakan Perempuan abad ke 17 di Nusantara untuk diangkat sebagai pahlawan nasional. Diceritakan, Ratu Sinuwun adalah istri pemimpin kerajaan Palembang Darussalam di abad ke-17 yang dengan tegas menolak tradisi perbudakan dan praktik jual beli perempuan di kalangan kesultanan Palembang. Salah satu kontribusi besar Ratu Sinuwun adalah penulisan Kitab Simbur Cahaya yang dijadikan pedoman dalam menangani kasus kekerasan seksual, pelecehan, dan juga kejahatan jual beli manusia yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

“Melalui Peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 ini, Srikandi TP Sriwijaya memperjuangkan sosok Ratu Sinuhun sebagai pahlawan perempuan dari Sumatera Bagian Selatan. Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap pemikiran dan karya besarnya, ‘Simbur Cahaya,’ yang memperjuangkan hak-hak perempuan,” jelas Nyimas Aliyah.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 20261

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 20261

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 20261

Di Tengah Perjalanan Menuju Bendungan, Wapres Singgah ke SDN 07 Bulango yang Pernah Terbakar

Jumat, 19 Juni 20261

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 20261

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 20261

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 20261

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261
Don't Miss

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

NonblokSabtu, 20 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan bahwa petani dan nelayan merupakan garda terdepan dalam mewujudkan…

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026

Di Tengah Perjalanan Menuju Bendungan, Wapres Singgah ke SDN 07 Bulango yang Pernah Terbakar

Jumat, 19 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.