Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Menteri PPPA : Kartini Tidak Menolak Budaya tetapi Kritis atas Ketidakadilan didalamnya
Nasional

Menteri PPPA : Kartini Tidak Menolak Budaya tetapi Kritis atas Ketidakadilan didalamnya

Nonblok.comBy Nonblok.comSelasa, 22 April 2025Updated:Selasa, 22 April 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Jakarta (22/04) –

“Adat istiadat negeri kami melarang keras anak perempuan keluar rumah. Kami tidak diizinkan pergi ke tempat lain, dan satu-satunya lembaga pendidikan di kota kecil kami hanyalah sebuah sekolah dasar umum untuk orang Eropa”

(Surat RA Kartini kepada Selah D. Halimah, 25 Mei 1899)

Kutipan Surat RA Kartini yang tertuang dalam buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” tersebut dibacakan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi dalam pagelaran musikalisasi pembacaan surat-surat RA.Kartini dengan tema “Suara Perempuan dalam Budaya” di Jakarta, Senin (21/04). Menteri PPPA menegaskan Kartini tidak menolak budaya, tetapi mengkritisi ketidakadilan.

“Kartini tidak menolak budaya, tetapi mengkritisi ketidakadilan yang ada di dalamnya. Kartini ingin suara perempuan didengar untuk membangun peradaban yang lebih baik. Kartini menulis dengan jujur dan berani tentang belenggu adat, namun juga menyuarakan harapan besar. Ini jelas tertulis pada salah satu suratnyademikian bunyinya,Kami ingin bekerja untuk tanah air kami, tapi kami diikat oleh rantai adat,” ujar Menteri PPPA.

Menteri PPPA menyatakan surat-surat RA.Kartini mengingatkan kita semua bahwa suara perempuan memiliki kekuatan perubahan. Menteri PPPA mengapresiasi usaha Prof. Wardiman Djojonegoro (Menteri Pendidikan periode 1993 – 1998) yang telah merangkum 149 surat Kartini dalam Trilogi Kartini, sebagai warisan pemikiran tentang emansipasi dan kesetaraan gender.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam sambutannya menyampaikan sosok Kartini sebagai sosok yang sangat besar bagi bangsa Indonesia, bahkan perjuangannya pun dirangkai menjadi sebuah lagu oleh WR. Supratman.

“Emansipasi akhirnya didapatkan R.A. Kartini dengan jasa-jasanya dan dinobatkan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Soekarno pada tahun 1964, menjadi pahlawan nasional pertama perempuan di Indonesia. Perjuangan Kartini sangat relevan dengan konteks pembangunan karakter bangsa. Meski hanya berusia hingga 25 tahun, Kartini menulis hampir 400 surat yang hingga kini, suluhnya tetap hidup dan relevan,” ujar Fadli Zon.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 20261

Buka GenIUS Research Expo 2026, Wapres Tanamkan Semangat Belajar dan Pengabdian bagi Generasi Muda Papua

Senin, 8 Juni 20260

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260

Beri Pembekalan Peserta Didik Lemhannas, Wapres Dorong Birokrasi Gesit, Kolaboratif, dan Berbasis Digital

Rabu, 3 Juni 20260

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 29 Mei 20260

Terima Yayasan Sungai Watch, Wapres Bahas Penguatan Gerakan Bersih Sungai

Selasa, 26 Mei 20260
Don't Miss

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

NonblokSenin, 15 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melaksanakan salat Magrib berjemaah di Masjid Baiturrahman, Sekretariat Wakil Presiden…

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.