Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Wamen PPPA: Tanoker Contoh Komunitas Ramah Anak Berbasis Budaya
Nasional

Wamen PPPA: Tanoker Contoh Komunitas Ramah Anak Berbasis Budaya

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 28 Juli 2025Updated:Senin, 28 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jember (28/7) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menghadiri Festival Egrang ke-13 di Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025. Festival yang mengusung tema “Memuliakan Bambu untuk Perdamaian” ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran komunitas dalam menciptakan lingkungan sehat, inklusif, dan ramah anak.

“Bambu bukan hanya simbol perdamaian, tetapi juga cerminan filosofi keluarga dan komunitas yang saling menguatkan. Festival ini menunjukkan bahwa dari komunitas akar rumput, kita bisa membangun ruang tumbuh yang sehat dan inklusif bagi anak-anak,” ujar Wamen PPPA, Veronica Tan dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa pasca pandemi, anak-anak menghadapi tantangan besar, terutama dari paparan digital yang tidak terpantau. “Komunitas seperti Tanoker menjadi pelindung sosial bagi anak-anak kita agar tetap memiliki nilai, arah, dan moralitas yang kuat,” tambahnya.

Festival ini diinisiasi oleh Komunitas Tanoker Ledokombo dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, Bupati Jember, Muhammad Fawait, serta jajaran pejabat daerah. Kegiatan dimulai dengan penanaman pohon secara simbolis, dilanjutkan pemukulan kentongan sebagai tanda resmi pembukaan festival, serta parade bersama.

Pada kesempatan yang sama, Wamen PPPA, Wamen UMKM, dan Bupati Jember turut menyerahkan tiga sepeda yang terbuat dari bambu secara simbolis, sebagai bentuk apresiasi atas inovasi lokal yang ramah lingkungan. Festival ini juga diramaikan dengan Parade Egrang dan berbagai penampilan budaya dari komunitas lokal di antaranya, Kartika Budaya x Tanoker Ledokombo, Sekolah Eyang Segar, SLB Branjangan, Rumpun Bambu Hitam dari PAUD Tolaba, dan lainnya.

Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menyampaikan bahwa bambu memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal. “Festival Egrang ini memiliki nilai luar biasa, mulai dari kemanusiaan yang memulihkan semangat, kegembiraan anak-anak, hingga nilai ekonomi dari produk bambu. Kegiatan ini harus terus didukung agar menjadi ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dua wakil menteri dan menyatakan komitmen menjadikan Festival Egrang sebagai agenda tahunan pemerintah daerah. “Kami menyadari bahwa kemiskinan ekstrem yang berdampak pada anak-anak harus kita tangani bersama. Festival ini bukan hanya selebrasi, tetapi titik awal dari kebangkitan komunitas dan ekonomi Jember,” tegasnya.

Ketua Tanoker Ledokombo, Suporahardjo, mengungkapkan bahwa tema festival tahun ini berasal dari pemikiran anak-anak. “Menurut mereka, bambu itu seperti ibu, melahirkan egrang, permainan, dan kehidupan. Bambu tumbuh bersama, tidak pernah sendiri. Seperti keluarga yang saling menguatkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa permainan bambu mendorong banyak perubahan sosial dan ekonomi. “Ibu-ibu mulai membuat kerajinan, kuliner laris, bahkan homestay berkembang. Anak-anak lewat permainan tradisional menjadi pemantik perubahan,” tambah Suporahardjo.

Festival Egrang ke-13 ini menegaskan bahwa perdamaian, pelestarian lingkungan, dan perlindungan anak dapat berjalan seiring. Kementerian PPPA mendorong agar ruang-ruang komunitas seperti ini diperluas ke wilayah lain sebagai bagian dari komitmen menuju Indonesia Layak Anak 2030.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 20261

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 20261

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 20261

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 20261

Buka GenIUS Research Expo 2026, Wapres Tanamkan Semangat Belajar dan Pengabdian bagi Generasi Muda Papua

Senin, 8 Juni 20260

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260
Don't Miss

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

NonblokKamis, 18 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara…

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.