Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Di ITIF 2024 Indonesia Undang Investor Asing Tanam Modal di Sektor Parekraf
Nasional

Di ITIF 2024 Indonesia Undang Investor Asing Tanam Modal di Sektor Parekraf

Nonblok.comBy Nonblok.comJumat, 7 Juni 2024Updated:Jumat, 7 Juni 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta, 6 Juni 2024 – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengundang para investor asing untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

Pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berlangsung pada rountable session: invest in Wonderful Indonesia, International Tourism Invesment Forum (ITIF) 2024, di Swissôtel PIK Avenue, Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Menparekraf Sandiaga menyampaikan, Indonesia memiliki misi 2045 yang fokus pada ekonomi biru, ekonomi hijau, ekonomi sirkuler, ekonomi berkelanjutan. Menparekraf meyakini bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu bidang investasi yang memiliki prospek yang signifikan. 

“Tahun lalu kami mencapai 11,68 juta kedatangan wisatawan internasional, 35 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan jumlah sebelum pandemi. Namun dalam hal pendapatan, sektor pariwisata telah mencapai 40 hingga 45 persen lebih tinggi dari target,” kata Sandiaga.

Hal tersebut juga menjadi indikator bahwa implementasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan membawa Indonesia mendapat pengakuan internasional. Indeks kinerja pariwisata Indonesia kembali melesat naik 10 peringkat, dari ranking 32 menjadi peringkat 22 dunia.

“Jadi kami yakin kuncinya adalah meningkatkan investasi dan kami memerlukan lebih banyak investasi di sektor pariwisata,” kata Sandi.

Dikatakan Menparekraf, Indonesia terus berupaya menawarkan berbagai kemudahan berwisata dengan pemberian visa on arrival, smart gate system di area imigrasi, hingga memperkenalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan 5 destinasi pariwisata super prioritas (DPSP).

Executive Director, UN Tourism, Natalia Bayona memberikan pandangan bahwa investasi dapat dipengaruhi oleh faktor geopolitik dunia dan bahkan political election. Karenanya dibutuhkan lebih banyak kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta. Namun, komponen investasi sektor pariwisata tidak hanya terletak pada pembangunan hotel ataupun restoran.

“Kita perlu lebih banyak kehadiran profesional, lebih banyak talenta andal, kita perlu lebih banyak menciptakan lapangan kerja. Jadi investing terhadap people sangat krusial untuk menciptakan lapangan kerja yang bisa kita dukung,” kata Natalia.

Begitupun dengan investasi berkaitan dengan planet, dimana seluruh pihak harus terlibat untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, salah satunya melalui pariwisata berbasis komunitas.

“Dan ketika kita berbicara mengenai prosperity kami membutuhkan pengembangan start up, bagaimana kita mampu meningkatkan pelaku UMKM yang dapat menjadi backbone sektor pariwisata. Dan tentunya adaptasi dengan digitalisasi salah satunya yang paling powerful adalah teknologi kecerdasan buatan,” ujar Natali.

Salah satu panelis pada rountable ini, Duta Besar Indonesia untuk Asia Pasifik sekaligus Komisioner KEK Kura-kura Bali, Tantowi Yahya, berkesempatan memperkenalkan Kura-kura Bali yang dikembangkan untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Lokasinya pun hanya berjarak 5 kilometer dari KEK Sanur yang diperuntukkan untuk wisata medis.

“Bali telah menjadi destinasi favorit wisatawan. Dan selanjutnya wisata medis dan ekonomi kreatif akan menjadi new backbone untuk Bali,” kata Tantowi.

Lebih lanjut, Tantowi mengungkapkan pandemi memberikan pengalaman berharga, dimana Pulau Bali tidak bisa selamanya bergantung pada kunjungan wisatawan. Bali memerlukan inovasi baru demi keberlanjutannya. Karena itu, Kura-kura Bali hadir. Dari seluas 500 hektare hanya 70 hektare yang akan dibangun untuk keperluan komersial. Sementara sisanya akan diperuntukkan bagi ekonomi hijau.

“Kura-kura Bali berada di lokasi yang sangat strategis di Denpasar. Hanya 15 menit dari bandara. Infrastrukturnya juga telah dibangun. Kami menawarkan masa depan dari Indonesia. Kami menawarkan masa depan bagi masyarakat Bali,” ucap Tantowi.

Dalam rountable invest in Wonderful Indonesia, juga dibahas mengenai upaya peningkatan akses keuangan di sektor parekraf, peningkatan infrastruktur, aksesibilitas seperti penerbangan langsung, peluang daya tarik wisata baru, hingga mengintegrasikan pendekatan keberlanjutan dalam investasi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Adapun panelis lainnya yang hadir dari berbagai bidang yakni Direktur, PT Samudera Indonesia, Tbk, Bani Mulia; Wakil Ketua Umum Pemasaran GIPI/PHRI, Budi Tirtawisata; PT. Seribu Pesona Indonesia, Datuk Wira Syed Zaid Bin Ali Al Hadad D.C.S.M; Komisioner PT. Intra GolfLink, Darma Mangkuluhur.

Kemudian, Country Manager for Indonesia and Timor Leste IFC, Euan Marshall; Vice President of Fund and Capital Partnering, INA, Merlissa Trisno; Head of South East Asia and South Asia, Global Banking, UBS, Nicolo Magni; COO Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego; dan Wakil Ketua Umum Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Shinta W Khamdani.

Hadir mendampingi Menparekraf, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 20260

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 20261

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 20260

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Kamis, 30 April 20260

Terima FHI, Wapres Dorong Hoki Indonesia Tembus Panggung Internasional

Rabu, 29 April 20260

Dukung Penguatan Literasi Digital Generasi Muda, Wapres Apresiasi Inisiatif GP Ansor Jateng

Selasa, 28 April 20262

Terima Silaturahmi Ponpes Miftahul Huda II Ciamis, Wapres Dukung Digitalisasi di Lingkungan Pesantren

Senin, 27 April 20261

Tiba di Raja Ampat, Wapres Disambut Tarian Gale-Gale dan Prosesi Adat Mansorandak

Rabu, 22 April 20260

Tinjau Pelabuhan dan Pasar Ikan Klademak Sorong, Wapres Gibran Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 22 April 20260

Di Hari Kartini, Wapres Gibran Ajak Mama Papua Belanja di Supermarket

Selasa, 21 April 20261
Don't Miss

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

NonblokSelasa, 5 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri (PM) Republik Demokratik Rakyat…

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Kamis, 30 April 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202422

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202516

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (18 Juli 2025)

Jumat, 18 Juli 202515
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.