Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / KAI Angkut 33,3 Juta Ton Barang Semester I 2025, Batu Bara Jadi Dominasi
Bisnis

KAI Angkut 33,3 Juta Ton Barang Semester I 2025, Batu Bara Jadi Dominasi

NonblokBy NonblokKamis, 3 Juli 2025Updated:Jumat, 11 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan barang selama Januari–Juni 2025. Total volume yang diangkut mencapai 33.315.792 ton, naik 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 32.857.086 ton. Kinerja ini mencerminkan peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien dan andal.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa pertumbuhan ini sekaligus memperkuat kesiapan KAI dalam mendukung kebijakan nasional Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) yang akan diberlakukan penuh mulai 2026. 

“Kami terus memperkuat peran sebagai penyedia logistik publik yang dapat diandalkan, terutama untuk distribusi energi, pangan, dan kebutuhan ritel secara aman dan berkelanjutan,” ujar Anne.

Dari total volume angkutan semester I 2025, batu bara masih menjadi komoditas dominan dengan volume 27.624.772 ton, atau 82,92% dari keseluruhan. Angka ini menunjukkan kenaikan 5% dibandingkan capaian tahun lalu yang sebesar 26.211.970 ton.

Batu bara yang diangkut KAI mayoritas dialirkan ke pembangkit listrik di Jawa dan Bali. Kontribusi ini sangat penting dalam menjaga stabilitas pasokan listrik nasional yang menopang kebutuhan rumah tangga, sekolah, rumah sakit, serta pelaku usaha kecil di berbagai daerah.

“Distribusi energi tidak hanya soal logistik, tapi juga tentang keberlanjutan kehidupan. Batu bara yang kami angkut hari ini berarti listrik untuk mesin-mesin produksi UMKM dan penerangan bagi jutaan rumah,” tambah Anne.

Pertumbuhan positif juga terlihat pada layanan angkutan retail dan pupuk. Komoditas retail seperti Barang Hantaran Paket (BHP) dan parcel mencatat kenaikan volume dari 101.617 ton menjadi 118.077 ton, atau naik 16%.

Sementara itu, angkutan pupuk naik dari 10.890 ton menjadi 13.230 ton, atau meningkat 21% dibanding semester I 2024. Secara khusus, pertumbuhan ini didorong oleh kebutuhan distribusi pupuk ke berbagai sentra pertanian, seiring meningkatnya permintaan akibat musim tanam dan program-program ketahanan pangan nasional.

Moda kereta api menawarkan berbagai keunggulan, terutama dalam kapasitas dan ketepatan waktu. Di Pulau Jawa, satu rangkaian KA barang mampu menarik hingga 30 gerbong datar, masing-masing berkapasitas 42 ton. Di Sumatera Selatan, efisiensi semakin tinggi dengan 61 gerbong dalam satu rangkaian KA batu bara.

Operasional yang berjalan di jalur khusus rel menjadikan waktu tempuh lebih pasti karena terbebas dari kemacetan lalu lintas, berbeda dengan angkutan jalan raya. Hal ini sangat krusial bagi pelaku industri yang membutuhkan ketepatan waktu dalam menjaga kesinambungan rantai pasok.

Seluruh operasional KAI dijalankan oleh sumber daya manusia bersertifikasi dari Kementerian Perhubungan, dengan inspeksi berkala terhadap sarana dan prasarana. Jalur rel kereta api turut meminimalkan risiko gangguan eksternal, termasuk pungutan liar yang masih marak dalam distribusi berbasis jalan raya.

Dalam rencana jangka panjang, KAI menargetkan pertumbuhan volume angkutan barang sebesar 15% pada tahun 2029. Angkutan batu bara ditargetkan mencapai 111,2 juta ton, sementara komoditas non-batu bara sebesar 10,9 juta ton.

Pertumbuhan ini akan ditopang oleh pengembangan simpul-simpul logistik utama di wilayah Sumatera bagian selatan. Salah satunya adalah pembangunan Terminal Tarahan II yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 18 juta ton batu bara. Selain itu, ekspansi fasilitas di Kertapati diprediksi menyumbang tambahan volume sebesar 7 juta ton.

Secara keseluruhan, kawasan Sumatera Selatan diperkirakan menjadi kontributor utama tambahan volume sebesar 27,8 juta ton, menjadikan wilayah ini sebagai pilar strategis dalam peta logistik masa depan KAI.

“Proyeksi ini menunjukkan komitmen kami untuk terus berinvestasi dan tumbuh bersama industri logistik nasional. Kereta api bukan hanya sarana angkut, tapi penggerak kemajuan,” tutup Anne. (Public Relations KAI)

Bisnis Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Indonesia Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Jumat, 27 Februari 20260

Kawal Program Pemerintah hingga Pelosok Negeri, Wapres Dorong Peran Aktif DPP Mahasantri dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 25 Februari 20260

Wapres Ajak PUI Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan Nasional

Jumat, 20 Februari 20260

Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional, Wapres Dorong Idepreneurs Konsisten Dampingi Pelaku UMKM

Rabu, 18 Februari 20260

Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman

Sabtu, 14 Februari 20260
Don't Miss

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

NonblokJumat, 6 Maret 2026

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyempatkan diri berziarah ke…

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.