Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Pertemuan Wapres Gibran dengan DPM Hun Many, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Kamboja

Selasa, 28 Juli 2026

Wapres Dorong AJBI Perkuat Ekosistem Beasiswa untuk SDM Unggul Indonesia Timur

Rabu, 22 Juli 2026

Respons Aduan Masyarakat, Wapres Dorong Rehabilitasi SDN 016 Serusa Rokan Hilir

Jumat, 17 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kemenparekraf Gandeng ILO Gelar TOT Dukung Ekonomi Hijau dan Biru Sektor Parekraf
Nasional

Kemenparekraf Gandeng ILO Gelar TOT Dukung Ekonomi Hijau dan Biru Sektor Parekraf

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 22 April 2024Updated:Kamis, 25 April 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Yogyakarta, 22 April 2024 – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan International Labor Organization (ILO) menggelar pelatihan Training of Trainers (TOT) on Transitioning to a Green and Blue Economy di Yogyakarta.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Diah Martini Paham Dalam sambutannya di INNSide Hotel by Melia, Yogyakarta, Senin (22/4/2024).

Pelatihan yang digelar pada 22 – 26 April 2024 di Yogyakarta ini,  bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang ekonomi hijau dan biru, dan bagaimana mengimplementasikan prinsip ekonomi hijau dan biru dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kemenparekraf/ Baparekraf, Diah Martini Paham, mengatakan bahwa Kemenparekraf/ Baparekraf dan ILO telah bekerja sama dalam pengembangan kepariwisataan di Indonesia. Pada tahun 2012, Kementerian Pariwisata dan ILO bekerja sama dalam penyusunan Rencana Strategis Pariwisata Berkelanjutan dan Green Jobs di Indonesia. Di Tahun 2023, Kemenparekraf dan ILO kembali bekerja sama untuk menyelenggarakan workshop Introduction to ILO Training Modules for Community-based Sustainable Coastal Tourism Development secara hybrid yang bertujuan untuk sharing knowledge terkait materi dan mekanisme program community development di desa wisata.

“Kerja sama dalam bidang pemberdayaan masyarakat di desa wisata ini inline dengan pilar productivity, inclusivity dan sustainability yang menjadi nilai-nilai yang ditekankan oleh Sandiaga Salahuddin Uno, Menparekraf/ Kepala Baparekraf dalam pengembangan kepariwisataan Indonesia. Saya harap kerja sama yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus berkembang dan merambah ke subsektor ekonomi kreatif,” kata Diah Paham.

Green economy mendukung praktik berkelanjutan, efisiensi sumber daya, dan transisi ke arah sumber-sumber energi terbarukan. Sektor-sektor yang masuk dalam konsep green economy adalah energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, eco-tourism dan teknologi hijau. Sedangkan, Blue economy adalah aktivitas ekonomi yang terkait dengan pemanfaatan dan konservasi sumber daya laut. Industri yang terkait adalah pertanian, aquaculture, transportasi laut dan pariwisata bahari. 

Lebih lanjut, Diah menjelaskan bahwa konsep ekonomi hijau dan biru dapat mendukung capaian sektor pariwisata. Sampai dengan September 2023, sektor pariwisata menyerap 21,93 juta tenaga kerja dan menyumbang devisa sebesar 10,46 miliar dolar AS. Sedangkan sektor ekonomi kreatif menyumbang nilai tambah sebesar Rp1.050 triliun dan nilai ekspor ekraf sebesar 17.38 miliar dolar AS. Melalui penerapan konsep ekonomi hijau dan biru, Diah optimis Indonesia mampu mewujudkan keberlanjutan ekonomi sekaligus praktik pariwisata yang berkualitas.

“Kerja sama dengan ILO merupakan langkah konkrit Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mewujudkan kebijakan yang mendukung pariwisata berkelanjutan. Kami berharap kerja sama dengan ILO masih terus berlanjut di masa depan. Masih banyak tantangan dalam pengembangan green dan blue economy di Indonesia, seperti pemetaan okupansi green jobs ataupun strategi transisi sektor pariwisata ke arah green and blue economy”

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf, Ika Kusuma Permana Sari, menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan kegiatan TOT yang merupakan salah satu komitmen Kemenparekraf/Baparekraf dalam menyebarluaskan praktik pariwisata berkelanjutan. Ika berharap prinsip ekonomi hijau dan biru dapat diimplementasikan oleh semua pemangku kepentingan.

“Kami ingin pesan tentang pentingnya ekonomi hijau dan biru dapat tersampaikan secara masif dan diaplikasikan oleh para pemangku kepentingan di sektor pariwisata, mulai dari akademisi, pemerintah/ pemerintah daerah, masyarakat hingga para generasi muda. Kami ingin konsep ekonomi hijau dan biru tidak berhenti di level kebijakan”

Kegiatan TOT on Transitioning to a Green and Blue Economy ini diikuti oleh 30 peserta dari lingkungan Kemenparekaf/Baparekraf, akademisi pariwisata, dan pengelola desa wisata di DIY dan Jawa Tengah. 

Hadir dalam pelatihan tersebut perwakilan Kemenparekraf/Baparekraf yaitu Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Diah Martini Paham; Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata, Ika Kusuma Permana Sari; dan Adyatama Parekraf Ahli Utama, Nia Niscaya.

Turut hadir perwakilan dari ILO, yaitu Direktur ILO Country Office untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh, Technical Specialist ILO Bangkok, Eric Roeder; perwakilan dari UNIC (United Nations Information Centre), Miklos Gaspar.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Pertemuan Wapres Gibran dengan DPM Hun Many, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Kamboja

Selasa, 28 Juli 2026

Wapres Dorong AJBI Perkuat Ekosistem Beasiswa untuk SDM Unggul Indonesia Timur

Rabu, 22 Juli 2026

Respons Aduan Masyarakat, Wapres Dorong Rehabilitasi SDN 016 Serusa Rokan Hilir

Jumat, 17 Juli 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Pertemuan Wapres Gibran dengan DPM Hun Many, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Kamboja

Selasa, 28 Juli 20260

Wapres Dorong AJBI Perkuat Ekosistem Beasiswa untuk SDM Unggul Indonesia Timur

Rabu, 22 Juli 20262

Respons Aduan Masyarakat, Wapres Dorong Rehabilitasi SDN 016 Serusa Rokan Hilir

Jumat, 17 Juli 20260

Tinjau Rehabilitasi MIN 1 Rokan Hilir, Wapres Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan

Jumat, 17 Juli 20261

Tinjau Tol Bayung Lencir, Wapres Pastikan Konektivitas Sumatra Berjalan Optimal

Kamis, 16 Juli 20260

Wujudkan Kota Bersih Berenergi Hijau, Wapres Tinjau Progres Pembangunan PSEL di Palembang

Kamis, 16 Juli 20261

Serap Aspirasi Petani Muara Jaya, Wapres Dukung Penguatan Ekosistem Singkong untuk Swasembada Pangan

Rabu, 15 Juli 20260

Tinjau MTs Muhammadiyah I Way Bungur, Wapres Tegaskan Pembangunan SDM Harus Menjangkau Seluruh Sekolah

Rabu, 15 Juli 20261

Tinjau Progres Tol Prosiwangi, Wapres Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 10 Juli 20264

Dialog dengan Nelayan Muncar, Wapres Dorong Penguatan Tata Kelola dan Produktivitas Sektor Perikanan

Jumat, 10 Juli 20263
Don't Miss

Pertemuan Wapres Gibran dengan DPM Hun Many, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Kamboja

NonblokSelasa, 28 Juli 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri (DPM) sekaligus Menteri Pelayanan Sipil…

Wapres Dorong AJBI Perkuat Ekosistem Beasiswa untuk SDM Unggul Indonesia Timur

Rabu, 22 Juli 2026

Respons Aduan Masyarakat, Wapres Dorong Rehabilitasi SDN 016 Serusa Rokan Hilir

Jumat, 17 Juli 2026

Tinjau Rehabilitasi MIN 1 Rokan Hilir, Wapres Dorong Pemenuhan Sarana Prasarana Pendidikan

Jumat, 17 Juli 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202423

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202419

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202518
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.