Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kemenperin: IKM Berkontribusi Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Nasional

Kemenperin: IKM Berkontribusi Besar Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 10 Maret 2025Updated:Senin, 10 Maret 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Pertumbuhan industri manufaktur memiliki peranan penting terhadap peningkatan lapangan kerja baru di berbagai sektor. Oleh karenanya, di tengah tantangan ekonomi global saat ini, Kementerian Perindustrian terus berupaya mendorong tumbuhnya industri-industri baru, termasuk memperkuat keterampilan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) agar semakin produktif, sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Di saat banyak industri menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan bisnisnya, pertumbuhan pelaku IKM yang tersebar di berbagai daerah justru mampu menyerap tenaga kerja baru, dan berkontribusi positif terhadap sektor industri manufaktur,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (10/3).

Dirjen IKMA mengungkapkan, populasi IKM yang saat ini mencapai 4,5 juta unit usaha berkontribusi sebesar 99,77 persen dari total unit usaha industri. Dengan populasi tersebut, IKM berperan menyerap sebanyak 65,52 persen dari total tenaga kerja di sektor industri keseluruhan, atau terdapat sekitar 13,11 juta tenaga kerja industri di sektor ini. Adapun nilai output IKM terhadap industri pengolahan nonmigas tercatat sebesar 21,53 persen dari total nilai output industri nasional. Sementara laju pertumbuhan PDB IKM year on year sebesar 5,26 persen.

“Jika IKM dapat tumbuh dan berkembang, tentu akan meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh sebab itu, Kemenperin melalui Ditjen IKMA akan terus mendorong kemampuan keterampilan dan manajemen bisnis pelaku IKM agar terus bertahan melalui scaling up brand, dengan cara storytelling yang baik dan mengoptimalkan penjualan di platform digital,” kata Reni.

Dalam hal ini, Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) yang berada di bawah Ditjen IKMA Kemenperin, tak henti memberikan pelatihan secara online kepada para pelaku IKM khusus di bidang fesyen dan kriya. Pelatihan yang diberikan pun tak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pelaku IKM di bagian produksi, tetapi berkaitan pula dengan kemampuan kepemimpinan dan perancangan ide pengembangan produk agar bisnis lebih berkelanjutan.

“Dalam menjalankan usaha, secara umum dibutuhkan dua skill, yaitu hard skill dan soft skill. Hard skill berkaitan erat tentang bagaimana memproduksi suatu produk, sedangkan soft skill berkaitan erat tentang bagaimana mengelola suatu usaha agar dapat berjalan, menguntungkan dan berkembang di masa depan. Pengembangan soft skill ini lah yang menjadi kompetensi inti dari BPIFK,” ungkap Kepala BPIFK Dickie Sulistya pada sambutan pembukaan rangkaian acara seri Webinar Marketing Series, pada akhir Februari lalu.

Dickie menjelaskan, BPIFK memiliki program Inkubator Bisnis Kreatif atau Creative Business Incubator (CBI), yang merupakan program akselarasi bisnis untuk meningkatkan kapasitas usaha atau bisnis pelaku IKM fesyen dan juga kriya agar bisa naik kelas. BPIFK rutin menyelenggarakan berbagai program peningkatan kemampuan pelaku usaha untuk mendesain produk yang dibutuhkan oleh konsumen, salah satunya yaitu melalui webinar.

Webinar tersebut diisi oleh pelaku bisnis dan merupakan para alumni dari program inkubator bisnis kreatif, yaitu Syifa Puspasari dari brand Earth Major – tenan program CBI di tahun 2021; Afidha Fajar Adhitya founder Eboni Watch – tenan CBI tahun 2018; serta Akmal Idrus dari Rappo Indonesia – tenan CBI di tahun 2024.

“Dalam pengelolaan usaha atau bisnis, IKM membutuhkan empat keterampilan dasar dalam manajemen yaitu, manajemen pemasaran, manajemen SDM, manajemen produksi, dan manajemen keuangan. Pada seri webinar ini, BPIFK mengangkat topik-topik yang paling relevan dan strategis dalam dunia pemasaran dan penjualan, seperti brand storytelling, optimasi marketplace, dan pemasaran digital melalui e-katalog LKPP,” kata Dickie.

Brand storytelling merupakan salah satu teknik untuk membentuk sebuah identitas brand melalui sebuah narasi cerita yang dapat menimbulkan respon emosional antara brand dengan konsumennya. “Beberapa penelitian membuktikan brand storytelling memiliki konsekuensi positif yang kemudian berpengaruh pada kecintaan dalam sebuah brand dan dalam pembentukan brand loyalty,” ungkap Kepala BPIFK.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi digital dan e-commerce di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada tahun 2024, nilai transaksi e-commerce di Indonesia diperkirakan mencapai USD65 miliar, atau setara dengan sekitar Rp1.063 triliun atau 72,2 persen dari total nilai transaksi ekonomi digital Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia juga telah mengalami transformasi digital yang sangat cepat, dengan e-commerce sebagai salah satu pendorong utamanya. Indonesia memiliki basis konsumen yang sangat luas dan menjadi pasar yang menarik untuk e-commerce dengan penduduk yang mendekati 280 juta orang.

Selain melalui e-commerce, produk unggulan dari IKM juga berpotensi untuk dilakukan perluasan pasar melalui proses pengadaan barang jasa pemerintah maupun BUMN, dengan mendaftarkan produknya di e-katalog nasional.

“Sesuai Inpres Nomor 2 Tahun 2022 yang mengamanatkan untuk mendorong percepatan penayangan produk dalam negeri dan produk UMKM (termasuk IKM) dan koperasi pada e-katalog, maka pemasaran digital melalui e-katalog LKPP perlu terpublikasikan dengan baik kepada para IKM pelaku usaha di bidang fesyen dan kriya,” tutur Dickie.

Rangkaian webinar ini juga merupakan kesempatan bagi kita semua, untuk sama-sama belajar, berbagi pengalaman, ilmu dan informasi dari para narasumber untuk bisa scaling up brand atas usahanya sehingga dapat memajukan industri di Indonesia.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Jumat, 27 Februari 20260

Kawal Program Pemerintah hingga Pelosok Negeri, Wapres Dorong Peran Aktif DPP Mahasantri dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 25 Februari 20260

Wapres Ajak PUI Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan Nasional

Jumat, 20 Februari 20260

Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional, Wapres Dorong Idepreneurs Konsisten Dampingi Pelaku UMKM

Rabu, 18 Februari 20260

Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman

Sabtu, 14 Februari 20260
Don't Miss

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

NonblokJumat, 6 Maret 2026

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyempatkan diri berziarah ke…

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.