Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Rismon Akui Keaslian Ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dan Wapres Gibran

Jumat, 13 Maret 2026

Hangatnya Silaturahmi Wapres Gibran dengan Habib Jindan di Yayasan Al-Fachriyah

Kamis, 12 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kementerian ESDM Gelar Seminar Peningkatkan Produktivitas Kerja ASN
Nasional

Kementerian ESDM Gelar Seminar Peningkatkan Produktivitas Kerja ASN

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 31 Juli 2024Updated:Rabu, 31 Juli 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Aparatur menggelar seminar bertajuk “Meningkatkan Produktivitas dengan Membangun Lingkungan Kerja Positif”. Tema seminar kali ini diusung dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas para pegawai.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Aparatur Bambang Utoro pada sambutannya mengungkapkan bahwa seminar kali ini membahas produktivitas di tempat kerja serta kaitannya dengan kesehatan mental dan tingkat stres seorang pegawai.

“Kali ini temanya menarik karena berkaitan dengan meningkatkan produktivitas. Jadi nanti kita akan banyak mendengar tentang apa itu produktivitas. Setahu saya kalau kita berbicara tentang produktivitas dan lingkungan kerja positif, maka berhubungan juga dengan mental dan stres. Artinya kalau kita berbicara mental itu hubungannya ke stres,” ujar Bambang, di Jakarta, Senin (29/7).

Menurut Bambang, stres harus segera diatasi sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Para pegawai sebisa mungkin harus mengatasi stres yang dialami dari tuntutan pekerjaan.

“Makanya ketika stres belum mencapai tingkat tinggi sudah harus diatasi. Jangan dibiarkan hingga mencapai tingkat tinggi stres tersebut. Kita semua tahu bahwa pekerjaan itu tuntutannya tinggi. Namun itu harus diatasi karena kalau tidak bisa mengganggu secara serius. Mungkin bapak ibu semalam ada yang tidak bisa tidur, atau tiba-tiba perutnya sakit, atau buang air tidak teratur. Itu juga karena stress yang sudah sampai tahap mengganggu,” imbuhnya.

Hadir sebagai narasumber, Psikiater dr. Erickson Arthur Siahaan dan Psikolog Klinis Talissa Carmelia mengungkapkan bahwa stres, apalagi stres yang berkepanjangan dapat merugikan perusahaan. Banyak situasi yang terjadi di tempat kerja yang mempengaruhi kualitas mental seorang pegawai. Pemimpin juga memiliki tanggung jawab yang besar dalam membangun lingkungan kerja yang positif.

“Kesehatan mental di tempat kerja merupakan hal nyata yang sudah diriset. 15 persen individu usia produktif saat ini memiliki gangguan kesehatan mental. Depresi dan kecemasan merugikan perusahaan karena kurangnya produktivitas. Situasi yang mempengaruhi kualitas mental kita sangatlah banyak,” ucap Talissa.

Dalam pemaparannya Talissa juga mengungkapkan bahwa Perusahaan memiliki peran untuk menegakkan kebijakan yang mendukung kesehatan mental di lingkungan kerja.

“Yang harus disiapkan oleh pemimpin untuk membangun lingkungan yang positif adalah dengan memberikan pertolongan pertama menggunakan mental health first aid, menggunakan skill active listening dan effective feedback, serta menkultivikasi budaya dimana aggota tim merasa aman dalam mengambil risiko,” ujarnya.

Melanjutkan apa yang disampaikan Talissa, Erickson setuju bahwa banyak faktor yang mempengaruhi tingkat stres pegawai yang nantinya akan berefek kepada kinerjanya seperti banyaknya tuntutan tugas, masalah finansial, dan kurangnya hari libur.

“Hal paling umum yang memengaruhi kinerja karyawan adalah terlalu banyaknya tugas dan tanggung jawab, masalah finansial, overtime, bahkan terlalu sedikitnya liburan. Dampak stress berlebihan yang tidak ditangani dengan baik dalam tempat kerja adalah banyak absen, menurunnya produktivitas, bahkan kecelakaan dalam tempat kerja,” ucap Erickson.

Terakhir, dalam pemaparannya Erickson memberikan penanggulangan-penanggulangan yang dapat dilakukan oleh para pegawai agar tidak mengalami stress berkepanjangan akibat tuntutan pekerjaan.

“Work life balance haruslah dilakukan untuk membantu mencegah stress. Tips efektivitas dalam komunikasi di tempat kerja diantaranya adalah mengenal terlebih dahulu orang-orang yang sedang berkomunikasi dengan kita, jangan membuat asumsi, memberikan apresiasi, dan memprioritaskan komunikasi dua arah. Pemeriksaan jiwa juga penting untuk diadakan secara rutin di kantor. Hal sesederhana meregangkan otot pun mampu meredakan stress di tempat kerja,” tutup Erickson. (GERILYA ACADEMY/DKD)

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Jumat, 13 Maret 2026

Rismon Akui Keaslian Ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dan Wapres Gibran

Jumat, 13 Maret 2026

Hangatnya Silaturahmi Wapres Gibran dengan Habib Jindan di Yayasan Al-Fachriyah

Kamis, 12 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Jumat, 13 Maret 20260

Rismon Akui Keaslian Ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dan Wapres Gibran

Jumat, 13 Maret 20260

Hangatnya Silaturahmi Wapres Gibran dengan Habib Jindan di Yayasan Al-Fachriyah

Kamis, 12 Maret 20260

Jelang Lebaran, Wapres Silaturahmi ke Habib Ali Alhabsyi dan Sapa Warga Kwitang

Kamis, 12 Maret 20260

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Safari Ramadan di Pesantren Al Hamid di Cilangkap, Wapres Dorong Transformasi Pesantren Jadi Pusat Ekonomi dan Inovasi

Selasa, 3 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260
Don't Miss

Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

NonblokJumat, 13 Maret 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melaksanakan salat Jumat berjemaah di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Jalan…

Rismon Akui Keaslian Ijazah Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dan Wapres Gibran

Jumat, 13 Maret 2026

Hangatnya Silaturahmi Wapres Gibran dengan Habib Jindan di Yayasan Al-Fachriyah

Kamis, 12 Maret 2026

Jelang Lebaran, Wapres Silaturahmi ke Habib Ali Alhabsyi dan Sapa Warga Kwitang

Kamis, 12 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Gelar PEN 7.0, Pertamina Berikan Inspirasi Serentak di 79 Sekolah Dasar

Rabu, 28 Agustus 20249

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.