Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Lindungi Produk Dalam Negeri, Menperin Temui Asahi Glass di Jepang
Nasional

Lindungi Produk Dalam Negeri, Menperin Temui Asahi Glass di Jepang

Nonblok.comBy Nonblok.comSabtu, 12 Juli 2025Updated:Senin, 14 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Kementerian Perindustrian terus berupaya untuk memperkuat struktur industri dalam negeri di tengah dinamika kondisi perekonomian global yang tidak menentu serta masuknya gempuran produk impor di pasar domestik. Para pelaku industri telah mengkhawatirkan hal tersebut akan menggerus utilisasi dan pengembangan industri dalam negeri.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada lawatannya ke Jepang telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Asahi Glass Co., (AGC). Dalam pertemuannya, AGC turut menyampaikan keresahan atas maraknya barang kimia impor yang memasuki pasar dalam negeri, terkhusus produk PVC. AGC meminta agar pemerintah Indonesia dapat segera memberikan respon atas kondisi tersebut untuk melindungi industri dalam negeri.

Menperin menyampaikan, diperlukan langkah-langkah dan kebijakan strategis untuk memperkuat daya saing industri dalam negeri dan koordinasi lintas kementerian. Pasalnya, terdapat beberapa kebijakan strategis yang menentukan daya saing industri manufaktur berada di luar kewenangan Kemenperin.

“Kemenperin terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan kementerian lain demi mencapai kebijakan strategis yang selaras dan meningkatkan daya saing industri. Terdapat beberapa kebijakan yang menentukan kemandirian industri manufaktur, diantaranya seperti harga gas untuk industri (HGBT), pengendalian impor, dan pemberian insentif fiskal,” kata Menperin di Jepang, Jumat (11/5).

Dengan kebijakan yang harmonis lintas kementerian, Menperin optimis akan mampu melindungi dan memperkuat daya saing industri dalam negeri. Lebih lanjut, untuk mewujudkan kemandirian sektor industri bahan kimia, saat ini Kemenperin tengah menggenjot transformasi industri bahan kimia dalam negeri melalui berbagai pengembangan industri untuk mewujudkan kemampuan industri bahan kimia yang produktif, inovatif, dan berdaya saing.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut Menperin juga membahas komitmen Kemenperin dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan mempercepat dekarbonisasi sektor industri sebagai langkah nyata dalam mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2050, dan meminta komitmen dari AGC untuk meningkatkan kontribusinya dalam penurunan emisi karbon dioksida (CO2).

“Kami mengapresiasi komitmen dari AGC selama ini melalui berbagai langkah nyata yang telah diterapkan untuk mencapai Net Zero Emission lewat sertifikasi dan penerapan bisnis yang telah sejalan dengan roadmap industri nasional,” ujar Menperin.

AGC memiliki dua lini bisnis di Indonesia dan merupakan salah satu pemegang saham pada perusahaan PT Asahimas Chemical dan PT Asahimas Flat Glass yang bergerak pada sektor industri petrokimia dan kaca lembaran serta produk turunannya.

Adapun kedua sektor industri yang dijalankan oleh AGC memanfaatkan batu bara sebagai sumber energi. Menperin pun menekankan agar AGC dapat melakukan percepatan pengurangan emisi karbon. “Sumber energi yang digunakan oleh PT Asahimas Chemical dan PT Asahimas Flat Glass perlu dipertimbangkan mengingat tujuan kita untuk mewujudkan industri hijau yang berkelanjutan. Sebagai alternatif, saat ini kami tengah mengkaji penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU),” tegas Menperin.

Carbon Capture and Utilization (CCU) memungkinkan karbon dioksida yang dihasilkan oleh proses industri dapat ditangkap, diproses, dan diubah menjadi produk berguna sehingga bisa dimanfaatkan oleh sektor industri lainnya. CCU sendiri dinilai lebih memiliki nilai ekonomis dibandingkan dengan Carbon Capture and Storage (CCS). Maka melalui teknologi CCU, industri mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi dan tetap mengurangi emisi.

Sebelumnya, Kemenperin telah bekerja sama dengan UWin Resources Regeneration Inc., untuk mempercepat penerapan teknologi CCU. UWin Resource Regeneration Inc., sendiri merupakan sebuah perusahaan yang telah memiliki pengalaman dalam mengembangkan teknologi Carbon Capture and Industrial Emission Reduction (CCIER).

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Jumat, 27 Februari 20260

Kawal Program Pemerintah hingga Pelosok Negeri, Wapres Dorong Peran Aktif DPP Mahasantri dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 25 Februari 20260

Wapres Ajak PUI Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan Nasional

Jumat, 20 Februari 20260

Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional, Wapres Dorong Idepreneurs Konsisten Dampingi Pelaku UMKM

Rabu, 18 Februari 20260

Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman

Sabtu, 14 Februari 20260
Don't Miss

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

NonblokJumat, 6 Maret 2026

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyempatkan diri berziarah ke…

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.