Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Selamatkan Aset Ratusan Miliar, UIN Jakarta Amankan Triguna Utama

Rabu, 18 Maret 2026

Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas di JMTC, Wapres Apresiasi Kesiapan Petugas Kawal Arus Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026

Wapres Tinjau Kesiapan Arus Mudik Nyepi dan Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Centre

Selasa, 17 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Memasuki Usia 49 Tahun, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta MUI Jadikan Peringatan Milad Sebagai Momentum Evaluasi
News

Memasuki Usia 49 Tahun, Wapres KH Ma’ruf Amin Minta MUI Jadikan Peringatan Milad Sebagai Momentum Evaluasi

NonblokBy NonblokJumat, 26 Juli 2024Updated:Sabtu, 27 Juli 2024Tidak ada komentar5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta, NONBLOK.COM – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, didampingi Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, menghadiri acara Tasyakur Milad Ke-49 Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlangsung di Ballroom Flores, Hotel Borobudur, Jl. Lapangan Banteng Selatan No. 1, Jakarta Pusat. Jumat malam (26/07/2024),

Dalam sambutannya Wapres yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI meminta agar peringatan Milad tahunan ini sebagai ajang untuk evaluasi atas langkah-langkah yang telah dilakukan seiring dengan visi dan misi MUI.

“Sekarang, dalam rangka ulang tahun ke-49 ini, marilah kita jadikan momentum untuk [evaluasi], apakah langkah-langkah kita itu sudah tepat semuanya, apakah tidak perlu dievaluasi, apakah langkahnya itu sudah tepat untuk mencapai visi misi MUI,” tutur Wapres saat memberi amanatnya pada perhelatan ini.

Ia menjelaskan bahwa MUI memiliki visi dan misi sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra pemerintah). Terkait dengan hal itu, Wapres menyebut bahwa dirinya kerap menganalogikan MUI sebagai kereta api yang memiliki dua rel, sehingga tidak bisa diubah jalurnya.

“Jadi saya sering mengibaratkan MUI itu kayak kereta api, enggak bisa dibawa kemana- mana karena ada relnya. MUI itu gerbongnya banyak di belakang, ada khittahnya (jalannya). Jadi khittah MUI itu dua, khadimul ummah dan shadiqul hukumah, pelayan umat dan mitra pemerintah, ada dua rel. Karena itu, MUI tidak bisa dibelok-belokkan karena ada relnya,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Wapres, jika ingin melakukan hal yang tidak sesuai aturan, tidak sesuai syariah, semena-mena, mengabaikan umat dan tidak bekerja sama dengan pemerintah, maka jangan merujuk pada MUI. Sebab, hal itu melenceng dari prinsip MUI.

“Kalau ingin melakukan langkah-langkah yang tidak pakai rel, jangan ikut MUI karena MUI ada stasiunnya, ada haltenya. Kalau tidak bisa, jangan naik [kereta] MUI, tapi gunakanlah taksi saja, dia bisa disewa kemana saja, seenaknya sendiri,” ujar Wapres.

“Itu adalah bagian dari prinsip yang ada di Majelis Ulama. Keberasamaan di dalam rangka membangun umat, bangsa, dan negara,” imbuhnya.

Lebih jauh Wapres memaparkan, khadimul ummah menjadi sangat penting bagi MUI sebab lebih dari setengah penduduk negara Indonesia beragama Islam. Dengan demikian, menciptakan umat yang baik berarti juga membangun bangsa yang baik.

“Kalau umat ini baik, bangsa ini baik. Umat kita itu 87% atau 89%. Artinya, umat ini harus terjaga dengan baik, harus terbangun dengan baik karena prinsip keumatan MUI itu adalah menjaga umat dan melindungi umat,” paparnya.

Adapun yang perlu dilindungi adalah akidah (kepercayaan) umat agar tidak menyimpang dan mengarah pada paham-paham yang ekstrem, bahkan liberal, dengan tetap menganut paham wasathi (moderat).

“Kalau ada yang ajak ke sini, yang ngajak ke kiri, ke kanan, ini yg harus dijaga dari makan dan minum yang tidak halal, makanya ada proses sertifikasi, dari bermuamalah yang tidak sesuai syariah, maka dikembangkan ekonomi syariah, dan tentu saja menjaga umat supaya cara berpikir, berperilaku, bersikap, bertindak supaya tidak keluar dari prinsip-prinsip manhaj yang diajarkan oleh Allah SWT,” urainya.

Selanjutnya, Wapres membahas perihal pemberdayaan umat. Ia menyampaikan agar umat Islam terus diayomi serta diberdayakan oleh MUI sehingga tidak menjadi umat yang lemah dan terbelakang. Adapun pemberdayaan itu salah satu aspeknya melalui perekonomian masyarakat.

“Umat Islam ini jangan jadi lemah, maka diberdayakan ekonominya supaya bisa berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan nasional kita. Maka itu, pembangunan ekonomi umat menjadi begitu penting,” ujarnya.

“Supaya [saat] bangsa ini tinggal landas, umat ini jangan tertinggal di landasan,” tambahnya.

Selain itu, Wapres juga menyinggung perihal persatuan bangsa Indonesia yang kaya akan keberagaman. Hal itu menjadi penting sebab kerukunan umat dan persatuan bangsa yang majemuk menjadi unsur utama lainnya dalam pembangunan nasional.

“[Umat] sebagai bagian terbesar agar bersatu dan menjadi unsur utama pembangunan nasional kita dalam rangka merukunkan seluruh bangsa dan negara. Itulah [mengapa] penggunaan umat ini menjadi begitu penting yang dilakukan oleh MUI,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Wapres mengaku bangga dan berterima kasih atas kiprah dan kontribusi yang diberikan MUI untuk Indonesia.

“Saya merasa bersyukur dan merasa bangga dengan kiprah MUI selama ini di Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum MUI Anwar Iskandar menyampaikan bahwa pada hari ini, MUI genap berusia 49 tahun, yaitu terhitung mulai berdirinya pada tanggal 17 Rajab 1395 Hijriyah, bertepatan dengan 26 Juli 1975 Miladiyah. Selama rentang waktu 49 tahun berkhidmah, lanjutnya, MUI telah melakukan hal strategis keumatan dan kebangsaan. Agenda perbaikan umat (ishlahul ummah), penguatan umat (taqwiyatul ummah), dan persatuan umat (tauhidul ummah), serta amar ma’ruf nahiy mungkar selalu menjadi program unggulan MUI.

“Program rintisan yang diinisiasi MUI telah berjalan baik, dan bahkan beberapa program telah menjadi agenda nasional. Misalnya, ekonomi syariah dan produk halal. Ekonomi syariah telah menjadi system ekonomi resmi di negeri ini. Ekosistemnya juga telah terbentuk. Ke depan, penguatan ekosistem tersebut akan terus menjadi agenda MUI. Jaminan produk halal juga telah menjadi kesadaran bersama dan menjadi agenda nasional,” jelasnya.

Sebagai informasi, acara Tasyakur Milad MUI kali ini mengusung tema “MUI Berkhidmat Untuk Kemaslahatan Umat dan Keharmonisan Bangsa”. Perhelatan ini dimulai sejak pukul 19.30 WIB yang dimeriahkan dengan serangkaian agenda, mulai dari Penyerahan Hasil Ijtima Ulama VIII Komisi Fatwa se-Indonesia Tahun 2024, Penyerahan Penghargaan kepada sejumlah Perwakilan Pimpinan MUI yang telah wafat, Penandatanganan Nota Kesepahaman antara MUI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Launching Program Sosialisasi, Literasi, dan Pengembangan SDM Bidang Ekonomi Syariah.

Dalam perhelatan ini, selain Ketua Umum MUI Anwar Iskandar, hadir pula sejumlah Duta Besar Negara Sahabat, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, jajaran Kepala Lembaga Non Pemerintah, jajaran Pengurus MUI, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad, dan sejumlah Ketua Umum Ormas Indonesia.

Sementara Wapres, selain bersama Ibu Hj. Wury, juga didampingi oleh Staf Khusus (Stafsus) Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Stafsus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Stafsus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim, dan Asisten Stafsus Wapres Sholahudin Al Aiyubi. (HB/AS – rls)

Breaking News Indonesia KH Ma'ruf Amin Maruf Amin Nasional Pemerintahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Wakil Presiden RI Wapres Wapres Ma'ruf Amin
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Selamatkan Aset Ratusan Miliar, UIN Jakarta Amankan Triguna Utama

Rabu, 18 Maret 2026

Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas di JMTC, Wapres Apresiasi Kesiapan Petugas Kawal Arus Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026

Wapres Tinjau Kesiapan Arus Mudik Nyepi dan Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Centre

Selasa, 17 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Selamatkan Aset Ratusan Miliar, UIN Jakarta Amankan Triguna Utama

Rabu, 18 Maret 20260

Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas di JMTC, Wapres Apresiasi Kesiapan Petugas Kawal Arus Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 20260

Wapres Tinjau Kesiapan Arus Mudik Nyepi dan Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Centre

Selasa, 17 Maret 20260

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Wapres Kirim Salam untuk Masyarakat di Masjid Cut Meutia Jakarta

Selasa, 17 Maret 20260

Wapres Sapa Peserta Mudik Bersama Danareksa 2026, Tekankan Keselamatan dan Kenyamanan

Selasa, 17 Maret 20260

Wapres Lepas Peserta Mudik Bersama Holding BUMN Danareksa 2026

Selasa, 17 Maret 20260

Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran, Wapres Ajak Anak Panti PSAA Putra Utama Berbelanja di Muku Blok M Plaza

Senin, 16 Maret 20260

Pererat Silaturahmi Ramadan, Wapres Hadiri Buka Bersama di Istana Wapres

Jumat, 13 Maret 20260

Ramadan Penuh Kepedulian, Wapres Berbagi Santunan dengan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 20260

Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Jumat, 13 Maret 20261
Don't Miss

Selamatkan Aset Ratusan Miliar, UIN Jakarta Amankan Triguna Utama

Nonblok.comRabu, 18 Maret 2026

Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah terus melakukan upaya penyelamatan aset negara bernilai ratusan miliar…

Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas di JMTC, Wapres Apresiasi Kesiapan Petugas Kawal Arus Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Maret 2026

Wapres Tinjau Kesiapan Arus Mudik Nyepi dan Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Centre

Selasa, 17 Maret 2026

Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Wapres Kirim Salam untuk Masyarakat di Masjid Cut Meutia Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20259

Kabaharkam Polri Sambangi Pemudik di Bakauheni, Imbau Waspada di Perjalanan

Kamis, 3 April 20259

Resmikan Produksi Smelter PT Freeport Indonesia, Presiden Jokowi: Dorong Hilirisasi dan Penerimaan Negara

Senin, 23 September 20249
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.