Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Menteri PPPA Dorong Pemberdayaan Perempuan Warga Binaan Lewat Pelatihan Keterampilan
Nasional

Menteri PPPA Dorong Pemberdayaan Perempuan Warga Binaan Lewat Pelatihan Keterampilan

Nonblok.comBy Nonblok.comJumat, 2 Agustus 2024Updated:Jumat, 2 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

D.I Yogyakarta (2/8) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mendorong upaya peningkatan kapasitas wirausaha dan life skill bagi perempuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam menghadapi persiapan pada saat bebas dari masa hukuman. Mendukung hal tersebut, Kemen PPPA bekerjasama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung Bali menyelenggarakan Bimbingan Teknis Kewirausahaan yang Berperspektif Gender melalui Pelatihan Tata Kecantikan dan Tata Rias bagi 100 (seratus) orang perempuan warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Yogyakarta (1/8).

“Pelatihan life skill yang diselenggarakan Kemen PPPA diperuntukkan kepada warga binaan pemasyarakatan yang masa tahanannya mendekati 1 (satu) tahun sebelum masa bebas. Hal ini bertujuan agar saat kembali ke keluarga dan masyarakat, para perempuan tersebut memiliki bekal life skill kerja dan kemampuan usaha untuk memulai kehidupan yang baru, serta mampu berkontribusi positif bagi kehidupan sosial dan perekonomian keluarga,” kata Menteri PPPA.

Menteri PPPA menyampaikan rangkaian kegiatan bimbingan teknis dilaksanakan selama 5 (lima) hari dengan materi keterampilan di bidang tata kecantikan dan tata rias. Selain itu, peserta juga dibimbing untuk memahami bagaimana memulai usaha.

Menteri PPPA menyampaikan dalam melaksanakan pemberdayaan dan pendampingan bagi para perempuan warga binaan pemasyarakatan, sinergi dan  kolaborasi diperlukan untuk meraih hasil yang efektif dan berkelanjutan.

“Agar pemberdayaan perempuan warga binaan pemasyarakatan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, maka pendampingan dari hulu ke hilir harus dilaksanakan. Kami dari Kemen PPPA tidak bisa melakukannya sendiri, melainkan harus bersinergi dan berkolaborasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi D.I Yogyakarta juga memiliki program yang komprehensif kepada perempuan-perempuan rentan. Nantinya, siapa dan berbuat apa bisa dipetakan agar kami saling bersinergi, berkomunikasi dengan pemerintah daerah, dan kementerian/lembaga untuk mewujudkan pemberdayaan perempuan,” ujar Menteri PPPA.

Menteri PPPA berharap upaya pemberdayaan perempuan warga binaan pemasyarakatan tidak berhenti sebatas pemberian pelatihan. Pendampingan, dukungan pemasaran dan koordinasi permodalan usaha menjadi hal yang perlu diupayakan seluruh pihak.

“Setelah pelatihan ini, diperlukan assesmen potensi dan minat ibu-ibu warga binaan pemasyarakatan. Asesmen tersebut menjadi acuan untuk memetakan pelatihan dan pendampingan usaha seperti apa yang dibutuhkan agar bisa menaik-kelaskan usaha ibu-ibu. Di hilir, pemasaran juga penting agar produk-produk yang dikreasikan bisa dibeli orang lain sehingga bisa terus semangat berkarya,” tutur Menteri PPPA.

Lebih lanjut, Menteri PPPA memberikan dukungan bagi para warga binaan untuk terus berkreasi dan meningkatkan kualitas diri sehingga nantinya ketika keluar dari lapas bisa meraih masa depan yang lebih baik.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY, Erlina Hidayati menyampaikan akan mendorong warga binaan pemasyarakatan untuk dapat memanfaatkan platform pemasaran online produk UMKM melalui SiBakul Jogja dan Desa Prima.

“Melalui Desa Prima kita mendorong pembinaan ibu-ibu yang telah memiliki produk agar mendapat pembiayaan, baik modal kelompok maupun fasilitasi barang-barang yang dibutuhkan untuk produksi. Kami juga memiliki fasilitator yang khusus membina para ibu-ibu supaya produknya semakin berkembang dan bagaimana memasarkannya,” kata Erlina.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Evi Loliancy menyampaikan upaya pemasaran produk warga binaan pemasyarakatan telah dilakukan melalui digital. Dari hasil penjualan, 15 persen keuntungan diberikan kepada warga binaan pemasyarakatan sebagai tabungan ketika keluar dari lapas kelak.

Adapun produk yang dihasilkan di Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta diantaranya batik, tas mutiara, kain shibori, kain ecoprint, aksesoris, produk sulaman, produk rajutan, kue-kue, stand angkringan, lukisan, produk sprei dan bedcover, jasa laundry, salon kecantikan, dan jahitan motif kristik.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 2026

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

Selasa, 5 Mei 20260

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 20261

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 20260

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Kamis, 30 April 20260

Terima FHI, Wapres Dorong Hoki Indonesia Tembus Panggung Internasional

Rabu, 29 April 20260

Dukung Penguatan Literasi Digital Generasi Muda, Wapres Apresiasi Inisiatif GP Ansor Jateng

Selasa, 28 April 20262

Terima Silaturahmi Ponpes Miftahul Huda II Ciamis, Wapres Dukung Digitalisasi di Lingkungan Pesantren

Senin, 27 April 20261

Tiba di Raja Ampat, Wapres Disambut Tarian Gale-Gale dan Prosesi Adat Mansorandak

Rabu, 22 April 20260

Tinjau Pelabuhan dan Pasar Ikan Klademak Sorong, Wapres Gibran Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 22 April 20260

Di Hari Kartini, Wapres Gibran Ajak Mama Papua Belanja di Supermarket

Selasa, 21 April 20261
Don't Miss

Sambut Kedatangan Wakil PM Laos, Wapres Gibran Kenalkan Budaya Nusantara 

NonblokSelasa, 5 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri (PM) Republik Demokratik Rakyat…

Indonesia Jajaki Kerjasama Pupuk di Laos untuk Perkuat Ketahanan Pangan Regional

Selasa, 5 Mei 2026

Menuju 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Laos, Wapres Gibran dan Wakil PM Laos Bahas Tiga Fokus Kerja Sama

Selasa, 5 Mei 2026

Dukung Penguatan Ketahanan Air dan Pangan Trenggalek, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Bagong

Kamis, 30 April 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202422

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202516

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (18 Juli 2025)

Jumat, 18 Juli 202515
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.