Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Nojorono Kudus Memperkaya Koleksi Bersejarah Museum Kretek Sebagai Upaya Pelestarian
Bisnis

Nojorono Kudus Memperkaya Koleksi Bersejarah Museum Kretek Sebagai Upaya Pelestarian

NonblokBy NonblokRabu, 27 Maret 2024Updated:Minggu, 31 Maret 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

 Kudus, merupakan salah satu kabupaten di pesisir utara Jawa Tengah memiliki ragam julukan populer. Dikenal dengan sebutan Kota Santri, Kota Semarak, dan Kota Jenang, Kudus sebagai salah satu tempat penghasil rokok kretek terbesar di Jawa Tengah, kerap disebut Kota Kretek.

Dalam misinya memaksimalkan potensi dan menggerakan perekonomian lokal sebagai Kota Kretek, Soepardjo Rustam, Gubernur Jawa Tengah yang tengah menjabat pada masa itu, menggagas pendirian Museum Kretek di tahun 1985.

Dibangun di atas tanah seluas 2.5 hektar, Museum Kretek menyimpan lebih dari 1000 koleksi sejarah kretek. Perkakas tradisional pembuat rokok, diorama indah yang menggambarkan proses pengolahan tembakau hingga menjadi rokok, hingga ragam jenis tembakau dan cengkeh dapat ditemui di museum bersejarah yang kini usianya sudah hampir empat dekade.

Sebagai wujud aktif melestarikan sejarah, khususnya rokok kretek yang menjadi warisan budaya tanah air, Nojorono Kudus berinisiasi memberikan sumbangsihnya berupa meja linting untuk memperkaya koleksi Museum Kretek.

Meja linting tradisional yang diberikan, merupakan tempat kerja yang hingga kini masih digunakan buruh linting unjuk kepiawaian tangan terampilnya, dalam membuat rokok kretek khas Indonesia.

Seremoni pemberian meja linting persembahan Nojorono Kudus, digelar terbatas pada Selasa, 26 Maret 2024 di Museum Kretek. Pemberian diresmikan M. Hasan Chabibie selaku PJ Bupati Kudus dan, turut dihadiri Mutrikah selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Kudus, Sudarman selaku Kepala UPTD Museum Kretek, serta jajaran manajemen Nojorono Kudus.

Meja linting yang dilengkapi dengan seluruh media pendukung pembuatan rokok ini, diharapkan dapat menuangkan cerita sejarah dalam bentuk visual nyata bagi para pengunjung museum kretek. Selain pengenalan proses pembuatan rokok kretek melalui meja linting, pengunjung nantinya juga mendapat kesempatan untuk praktik langsung melinting.

Arief Goenadibrata selaku Direktur PT Nojorono Tobacco International menyampaikan, koleksi yang telah disumbangkan diharapkan dapat menjadi sumber edukasi untuk masyarakat mempelajari sejarah kretek, khususnya kretek asal Kudus.

“Pengunjung tidak hanya menonton, namun dapat secara langsung mencoba experiencing melinting sehingga sejarah terkait kretek dapat dipelajari dengan ringan dan menyenangkan”.

“Melalui donasi peralatan mulai dari meja giling, produk-produk inovasi yang kami ciptakan, hingga mesin produksi seperti timbangan, Nojorono senantiasa memberikan penghormatan kepada warisan masa lalu sekaligus membangun landasan bagi masa depan inovasi.

Barang-barang yang kini menjadi bagian dari koleksi Museum Kretek, harapannya dapat dipelajari dan diapresiasi oleh publik secara mudah. Sesuai dengan visi kami sebagai perusahaan yang terus berinovasi, sekaligus bermanfaat untuk sekitarnya.” Pungkas Arief.

PJ Bupati Kab. Kudus, M. Hasan Chabibie turut menyampaikan sukacitanya terhadap sumbangsih Nojorono Kudus terhadap Museum Kretek “Hadirnya koleksi meja linting yang diberikan oleh Nojorono Kudus, secara langsung dapat mengajarkan kita pada sejarah kretek lampau. Ini merupakan saksi sejarah, atas peran kretek kepada Kota Kudus,” ungkap Hasan dalam acara seremoni (26/03/2024).

Museum Kretek menyimpan kenangan berharga seputar sejarah industri kretek, serta memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan dan kontribusi industri kretek terhadap kesejahteraan masyarakat di Kota Kudus. Besar harapannya, meja linting sumbangsih tulus Nojorono Kudus, akan memperkaya edukasi dan pemahaman sejarah kebudayaan Kota Kudus.

PT NOJORONO TOBACCO INTERNATIONAL Merupakan salah satu perusahaan pelopor rokok kretek di Indonesia yang diinisiasi oleh Bapak Tjoa Kang Hay yang menunjuk kedua menantunya yakni Bapak Ko Djee Siong dan Bapak Tan Djing Thay.

Seiring dengan perkembangan bisnis yang maju, kemudian perusahaan dikukuhkan pada 14 Oktober 1932 dan berpusat di Kota Kudus, Jawa Tengah. Saat ini, PT Nojorono Tobacco International termasuk dalam kategori industri sigaret lima besar di Indonesia.

PT Nojorono Tobacco International dikenal sebagai pemilik merek dagang Minak Djinggo yang diluncurkan tahun 1932. Minak Djinggo merupakan pelopor inovasi sigaret kretek tangan (SKT). Minak Djinggo bertahan di industri SKT hingga saat ini, cukup dikenal di kalangan petani dan nelayan. Terobosan berikut dari perusahaan adalah diluncurkannya Clas Mild, produk LTLN (Low Tar Low Nicotine) di tahun 2003.

Dalam kurun waktu dua setengah tahun, Clas Mild mengukuhkan diri sebagai produk kretek filter rendah tar dan nikotin (Low Tar Low Nicotine – LTLN) yang disukai konsumen hingga berhasil menjadi produk kretek filter terbaik di Indonesia. “Kita BERSATU untuk BERDOA dan BERKARYA”.

Berkiprah selama hampir sembilan dekade, PT Nojorono Tobacco International memiliki warisan prinsip leluhur “Bersatu, Berdoa dan Berkarya” yang ditanamkan oleh pendiri dan diterapkan turun temurun oleh seluruh elemen perusahaan. Bersatu diartikan sebagai kebersamaan yang merupakan satu tekad dan keyakinan sebagai tumpuan dan dasar yang kokoh untuk melandasi kekuatan perusahaan.

Berdoa untuk menghadirkan kekuatan yang besar dari sang pencipta untuk senantiasa mendampingi, melindungi dan meridhoi setiap langkah yang ditempuh Nojorono. Berkarya melalui semangat berkarya yang tercipta dari kesungguhan hati akan terwujud hasil yang baik, bernilai dan berdaya guna bagi seluruh elemen di dalam Nojorono.

Berbekal warisan prinsip leluhur, Nojorono membekali core values bagi seluruh jajaran pemangku kepentingan dalam bekerja. Terdapat lima nilai utama F.A.I.T.H yang kesemuanya diadaptasi dari karakter Krishna muda. Fraternity, semangat kekeluargaan dalam menjaga keharmonisan dalam persaudaraan untuk saling bersinergi.

Accountability, bertanggung jawab melayani sepenuh hati dan integritas. Innovation, mendorong adanya inovasi dan kreativitas dengan semangat peningkatan dan penyertaan tiada henti. Trustworthy, dipercaya, saling hormat, sopan dan mempunyai motivasi yang tinggi. High Performance, terus mengejar kinerja yang tinggi demi terciptanya pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan.

Bisnis Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Indonesia Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 20261

Buka GenIUS Research Expo 2026, Wapres Tanamkan Semangat Belajar dan Pengabdian bagi Generasi Muda Papua

Senin, 8 Juni 20260

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260

Beri Pembekalan Peserta Didik Lemhannas, Wapres Dorong Birokrasi Gesit, Kolaboratif, dan Berbasis Digital

Rabu, 3 Juni 20260

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 29 Mei 20260

Terima Yayasan Sungai Watch, Wapres Bahas Penguatan Gerakan Bersih Sungai

Selasa, 26 Mei 20260
Don't Miss

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

NonblokSenin, 15 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melaksanakan salat Magrib berjemaah di Masjid Baiturrahman, Sekretariat Wakil Presiden…

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.