Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Pemanfaatan DAK Dongkrak Kapasitas Produksi Sentra IKM Perak Desa Celuk Gianyar
Nasional

Pemanfaatan DAK Dongkrak Kapasitas Produksi Sentra IKM Perak Desa Celuk Gianyar

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 23 April 2025Updated:Kamis, 24 April 2025Tidak ada komentar5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Kementerian Perindustrian bertekad untuk terus mengembangkan sentra industri kecil dan menengah (IKM) karena berperan penting terhadap upaya peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku IKM di daerah. Langkah strategis ini juga diyakini dapat memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam hal ini, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ditjen IKMA) bersinergi dengan pemerintah daerah seperti Kabupaten Gianyar untuk mendorong penguatan ekosistem industri kerajinan perak secara menyeluruh. Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembangunan Sentra Industri Kerajinan Perak yang berlokasi di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, sebuah kawasan yang sejak lama dikenal sebagai pusat kerajinan perak tradisional Bali.

Desa Celuk memiliki sejarah panjang dalam seni kerajinan perak yang telah berkembang sejak tahun 1915. Kerajinan perak yang diproduksi, awalnya hanya untuk keperluan upacara adat, namun pada 1935 mulai merambah sektor perhiasan dan aksesori yang diproduksi untuk kepentingan komersial.

Memasuki era modern, perajin mulai menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan inovasi, sulitnya menjangkau pasar yang lebih luas, hingga minimnya pelatihan dan dukungan manajerial. Pemerintah menyadari dibutuhkannya sebuah wadah kolektif yang mampu mengintegrasikan berbagai sumber daya untuk meningkatkan daya saing industri kerajinan perak di Desa Celuk.

“Diperlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan sentra IKM bisa tepat sasaran dan berkelanjutan. Hal ini untuk memastikan bahwa sentra benar-benar menjawab kebutuhan pelaku IKM di lapangan,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Rabu (23/4).

Reni mengungkapkan, kolaborasi dalam pengembangan Sentra IKM Kerajinan Perak Celuk tidak hanya fokus pada pengembangan sentra, tetapi juga menyasar pada peningkatan efisiensi produksi, pengembangan inovasi dan kreativitas, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia perajin perak.

Pembiayaan pengembangan sentra dilakukan dengan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK), yang diawali dengan pembangunan Gedung Pusat Pengembangan Sentra Industri Kerajinan Perak yang berlokasi di Jalan Klaci, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar pada tahun 2016 dan 2018, yang kemudian direvitalisasi pada tahun 2022. Alokasi DAK juga digunakan untuk melengkapi fasilitas sentra dengan teknologi modern, yang menjadi kunci peningkatan daya saing perajin lokal di tengah pasar global yang semakin kompetitif.

Gedung Pusat Pengembangan Sentra Industri Kerajinan Perak Desa Celuk menyediakan berbagai fasilitas modern yang dimanfaatkan oleh para pelaku IKM, di antaranya uji kadar perak, fasilitascasting, desain 2D dan 3D,CNC engravingdanmilling, 3Dprinting, serta mesin lasercuttingdanmarkinguntuk produksi massal. Teknologi ini tidak hanya mempercepat proses produksi, tetapi juga meningkatkan presisi, daya tahan, dan kualitas estetika produk.

Reni menambahkan, pemanfaatan teknologi menjadi kunci penting untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi standar pasar ekspor, khususnya di kawasan Eropa yang sangat menekankan aspek kualitas dan tingkat kepresisian produk. “Melalui fasilitas ini, perajin kini dapat mengakses teknologi tinggi, sekaligus memperkenalkan teknologi modern dalam industri kerajinan tradisional Bali,” imbuhnya.

Terdapat 152 unit usaha IKM dengan total tenaga kerja sebanyak 2.364 orang yang berada di lingkungan Sentra Industri Kerajinan Perak Desa Celuk, menandai bahwa industri ini semakin inklusif dan berdampak langsung terhadap ekonomi lokal. Adapun volume produksi di sentra ini telah mampu mencapai angka 4.515 kg per tahun dengan nilai omzet mencapai angka Rp158 miliar per tahun.

Tidak hanya menjangkau pasar domestik, produk kerajinan perak dari Desa Celuk juga menembus pasar ekspor dengan pengiriman rutin ke Amerika Serikat, Australia, Asia Timur, Eropa, Asia Tengah, hingga Afrika.

“Sentra Industri Kerajinan Perak Desa Celuk adalah bukti bahwa pelestarian budaya tidak harus berjalan sendiri. Dengan dukungan teknologi dan strategi yang tepat, produk warisan lokal bisa bersaing secara global,” ungkap Reni.

Dirjen IKMA menyampaikan, sentra IKM lebih dari sekedar fasilitas produksi namun turut berperan membangun ekosistem pembelajaran yang menyeluruh, khususnya bagi generasi baru perajin yang adaptif dan inovatif.

“Melalui pelatihan teknologi, pengembangan desain, dan manajemen usaha, sentra ini memastikan keberlanjutan industri dalam jangka panjang. Tentu saja, semua ini tak lepas dari peran strategis pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya IKM,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan pun telah menyusun langkah strategis ke depan. Ini termasuk penguatan kelembagaan sentra, pelatihan operator, pengembangan kemitraan, serta penyusunan strategi branding produk secara kolektif.

Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Yedi Sabaryadi menyampaikan, sejumlah IKM di sentra industri kerajinan perak Desa Celuk telah difasilitasi untuk mengikuti berbagai pameran lokal sebagai ajang promosi dan perluas akses pasar. Di sisi pengembangan kapasitas, pendampingan melalui program Design Lab telah menyasar belasan pelaku usaha, membantu mereka dalam inovasi desain dan diferensiasi produk sesuai tren pasar.

Menurut Yedi, fasilitasi ini merupakan bagian dari strategi pengembangan yang komprehensif, yang tidak hanya fokus pada peningkatan produksi tetapi juga pada penguatanbrandingdan perluasan jaringan pasar. Selain itu, program yang diselenggarakan oleh Kemenperin seperti Design Lab, juga menjadi salah satu wujud konkret upaya pemerintah dalam mempertemukan kemampuan para perajin dengan kreativitas desainer lokal agar industri kerajinan perak Desa Celuk dapat mengikuti perkembangan produk yang diminati pasar global.

“Kami harap di masa mendatang, Sentra Industri Kerajinan Perak Desa Celuk dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) maupun Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar sebagai unit kerja dari Kemenperin, maupun dengan pihak lainnya seperti akademisi, asosiasi, desainer hinggainfluencer,” tuturnya.

Yedi menyatakan, sentra IKM ini tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi harus berkembang sebagai pusat inovasi dan edukasi, terutama bagi generasi muda. “Di sinilah warisan seni kerajinan perak Bali bisa dilanjutkan, dikembangkan, dan disebarluaskan ke pasar dunia,” pungkasnya.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 20260 Views

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 20260 Views

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 20260 Views

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 20260 Views

Tinjau Posko Pengungsian dan Permukiman Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Pastikan Perlindungan Warga dan Percepatan Pemulihan

Kamis, 8 Januari 20260 Views

Integrasi BLU, HUT ke-52 MP UIN Jakarta Terasa Spesial

Kamis, 8 Januari 20261 Views
Don't Miss

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

By NonblokSelasa, 20 Januari 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/01/2026),…

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026
Top Posts

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama

Selasa, 29 April 20258 Views

Pacu Swasembada Aspal Nasional, Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton

Minggu, 30 Maret 20258 Views

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 20248 Views

Inisiatif PGN Optimalkan LNG Bantu Kebutuhan Energi Industri Hadapi Risiko Geopolitik

Jumat, 26 April 20248 Views
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.