Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Terima Kunjungan Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Singapura, Menteri PPPA Ajak Perkuat Sinergi untuk Perempuan dan Anak
Nasional

Terima Kunjungan Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Singapura, Menteri PPPA Ajak Perkuat Sinergi untuk Perempuan dan Anak

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 19 Maret 2025Updated:Kamis, 20 Maret 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Jakarta (19/3) — Usai menyelesaikan kunjungan kenegaraan dalam rangka 69th Commission on the Status of Women (CSW69) di New York, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi didampingi Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan menerima dengan hangat kunjungan bilateral Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga (MSF) Singapura, Masagos Zulkifli di Jakarta, Selasa (18/3).

“Kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura, khususnya antara Kemen PPPA dan MSF telah terjalin dengan erat. Karena itu, saya sangat senang hari ini dapat bertemu langsung dengan Bapak Menteri Masagos dan seluruh delegasi Singapura dalam suasana yang penuh kehangatan ini,” ujar Menteri PPPA.

Menteri PPPA menyampaikan, pada 8 November 2022, Kemen PPPA dan MSF telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pembangunan Keluarga. Selama 2 (dua) tahun berlakunya kerja sama tersebut, Kemen PPPA dan MSF telah melaksanakan co-hosting pada side event CSW67 dan CSW68 yang dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara. 

“Saya percaya bahwa kemitraan kita tidak hanya membawa manfaat bagi Indonesia dan Singapura, tetapi juga memberikan inspirasi bagi negara-negara lain. Namun, seperti yang kita ketahui, nota kesepahaman ini telah berakhir pada November 2024 lalu. Tentunya, kami berharap nota kesepahaman ini dapat direaktivasi karena cakupannya masih sangat relevan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh kedua negara,” tutur Menteri PPPA.

Pada pertemuan tersebut, Menteri PPPA juga menjelaskan mengenai program prioritas Kemen PPPA dalam mencapai Indonesia Emas 2045, yaitu pengembangan Ruang Bersama Indonesia (RBI), perluasan call center Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129, dan 1 (satu) data perempuan dan anak berbasis desa.

“Saya berharap, ke depannya, kerja sama antara Kemen PPPA dan MSF dapat membantu kami mengembangkan dan menyempurnakan 3 (tiga) program prioritas ini. Selain itu, kita bisa menginisiasi program bersama antara Kemen PPPA dan MSF dengan mengundang negara-negara ASEAN lainnya. Harapannya, hal ini dapat menunjukkan komitmen dan sinergi ASEAN dalam pembangunan perempuan dan anak,” kata Menteri PPPA.

Lebih lanjut, Menteri PPPA menyebutkan, ketiga program prioritas tersebut juga menjadi upaya penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurut Menteri PPPA, kekerasan—terutama yang dialami anak—terjadi karena pola pengasuhan yang tidak layak dan penggunaan gawai yang tidak bijak. 

“Pada Ramadan ini, Kemen PPPA berkolaborasi dengan 6 (enam) Kementerian/Lembaga untuk melakukan “Deklarasi Bersama Ramadan Ramah Anak”. Salah satu hal yang kami dorong adalah “1 (satu) Jam Berkualitas Bersama Keluarga Tanpa Gawai”. Selain itu, Pemerintah Indonesia juga tengah menyusun regulasi terkait pembatasan usia dalam penggunaan gawai. Nantinya, waktu luang yang selama ini digunakan oleh anak-anak untuk bermain gawai, akan kita isi dengan kegiatan positif di RBI,” jelas Menteri PPPA.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Masagos sepakat bahwa penggunaan gawai yang tidak bijak dapat memberikan dampak negatif pada perkembangan otak anak. “Di Singapura, anak usia di bawah 3 (tiga) tahun tidak boleh mendapatkan exposure terhadap gawai dan televisi, sedangkan anak usia 3-6 tahun diperbolehkan mengakses konten edukasi dengan pendampingan orang tua selama 1 (satu) jam per hari,” kata Menteri Masagos. 

Menteri Masagos pun menyambut baik penjajakan reaktivasi kerja sama antara Kemen PPPA dan MSF. Menurut Menteri Masagos, Pemerintah Singapura saat ini tengah fokus pada isu pemberdayaan perempuan dengan mengedepankan paradigma keluarga. “Kami pernah mengadakan konferensi mengenai isu ketahanan keluarga. Melalui konferensi tersebut, kami berbagi praktik baik dengan negara-negara lain terkait penguatan struktur keluarga dengan paradigma baru. Misalnya, dulu perempuan bergantung pada suaminya, tetapi dalam pandangan paradigma baru, perempuan bisa lebih berdaya dan mandiri,” ujar Menteri Masagos.

Lebih lanjut, Menteri Masagos menjelaskan, pihaknya tengah merevisi beberapa undang-undang untuk memperkuat pemberdayaan dan perlindungan perempuan di Singapura, salah satunya adalah cuti melahirkan yang kini juga diberikan kepada suami. “Jika dijumlahkan, cuti melahirkan bagi istri dan suami adalah 6 (enam) bulan dan gajinya dibayarkan oleh pemerintah. Langkah ini kami ambil karena apabila cuti melahirkan hanya diberikan kepada istri, hal ini berpotensi merugikan perempuan karena mereka akan dikesampingkan ketika mencari pekerjaan,” jelas Menteri Masagos. 

Sebelumnya, pada Maret 2023, Menteri Masagos telah melakukan kunjungan ke Indonesia dan melihat beberapa praktik baik yang telah dilakukan oleh Kemen PPPA dalam menuntaskan isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, seperti fasilitas call center SAPA 129, pengelolaan data di command center Kemen PPPA, pengembangan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), hingga pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan atas lawatan Kemen PPPA ke Singapura pada November 2022 yang juga meninjau praktik baik perlindungan perempuan dan anak di Singapura.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 20260 Views

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 20260 Views

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 20260 Views

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 20260 Views

Tinjau Posko Pengungsian dan Permukiman Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Pastikan Perlindungan Warga dan Percepatan Pemulihan

Kamis, 8 Januari 20260 Views

Integrasi BLU, HUT ke-52 MP UIN Jakarta Terasa Spesial

Kamis, 8 Januari 20261 Views
Don't Miss

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

By NonblokSelasa, 20 Januari 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/01/2026),…

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 20249 Views

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama

Selasa, 29 April 20258 Views

Pacu Swasembada Aspal Nasional, Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton

Minggu, 30 Maret 20258 Views

Inisiatif PGN Optimalkan LNG Bantu Kebutuhan Energi Industri Hadapi Risiko Geopolitik

Jumat, 26 April 20248 Views
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.