Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / UN Tourism Paparkan Keuntungan Berinvestasi di Sektor Parekraf Indonesia dalam ITIF 2024
Nasional

UN Tourism Paparkan Keuntungan Berinvestasi di Sektor Parekraf Indonesia dalam ITIF 2024

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 5 Juni 2024Updated:Rabu, 5 Juni 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta, 5 Juni 2024 – UN Tourism memaparkan berbagai keuntungan yang bisa diraih para investor dunia jika menanamkan investasinya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dalam International Tourism Investment Forum (ITIF) 2024, yang diselenggarakan di Swissôtel PIK Avenue, Jakarta, Rabu (5/6/2024). 

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara International Tourism Investment Forum (ITIF) 2024 pada sesi High LevelTalk, dengan topik “Addressing geopolitical risks and geo-economics fragmentation to tourism investment landscape”, Jakarta, (5/6/2024).

Executive Director UN Tourism, Natalia Bayona, dalam sambutannya pada sesi ‘Global and Regional Tourism Investment Trends and Opportunities’, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki ekonomi paling stabil di dunia. Sebab, tidak hanya banyak investor yang menanamkan investasinya di Indonesia, tapi juga Indonesia turut menanamkan investasinya di berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, dan India.

“Indonesia seperti rumah kedua saya, saya akan melakukan yang terbaik untuk mempromosikan Indonesia. Ini data yang kami kumpulkan secara internal dengan tim ekonomi pariwisata PBB,” kata Natalia. 

Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar ke-16 di dunia, dan terbesar ke-4 berdasarkan jumlah penduduk.

Natalia juga menyebut, Indonesia merupakan peringkat 6 ekonomi terbesar se-Asia Tenggara. E-commerce Indonesia juga diproyeksikan melebihi 100 miliar dolar AS pada 2025.

Indonesia juga telah mampu melahirkan ekosistem startup yang paling dinamis di Asia Tenggara.

“Negara ini harus merasakan bangga atas dinamisnya ekosistem startup yang Anda miliki,” kata Natalia. 

Ia juga menyebut, Pemerintah Indonesia juga menerapkan kebijakan yang pro investasi dan memberikan prioritas pembangunan infrastruktur. 

“Dengan adanya zona Kawasan Ekonomi Khusus untuk membangun infrastruktur baru, ekosistem startup yang baik, komitmen pemerintah, stabilitas, ini adalah peluang untuk melakukan investasi di negara ini, untuk membantu Indonesia semakin berkembang,” kata Natalia. 

Pada sesi High LevelTalk, dengan topik “Addressing geopolitical risks and geo-economics fragmentation to tourism investment landscape”, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, menjelaskan, Pemerintah Indonesia membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur sebagai pusat layanan kesehatan berkelas dunia, hal ini sejalan dengan pengembangan wisata medis yang akan fokus pada sektor pariwisata di masa mendatang.

Dante menyebut, setidaknya 2 juta warga negara Indonesia menghabiskan total Rp160 triliun per tahun untuk mengakses layanan kesehatan di luar negeri atau kerap disebut wisata medis. Sehingga hal ini merupakan peluang berinvestasi di Indonesia yang sangat besar. 

“Jadi investasi ini menjanjikan, kita ada zona KEK di Bali, dan kita juga membuka KEK di pulau lainnya seperti di Tanjung Lesung, Mandalika, Tanjung Kelayang, Mitung, Morotai, Likupang, dan sebagainya. Jadi ini peluang investor untuk berinvestasi di sektor kesehatan maupun pariwisata,” kata Dante. 

Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas dan Sumber Daya Manusia Menko Perekonomian, Rizal Edwin Manansang, menambahkan bahwa para investor yang menanamkan investasinya di KEK akan menikmati proses perizinan yang mudah, dalam hal layanan imigrasi, hingga kepemilikan lahan. 

“Jadi, di KEK ini tidak hanya merupakan peluang untuk investor berinvestasi dalam sektor pariwisata yang meliputi hotel, resort, restoran, dan sebagainya, tapi juga adanya investor ini nantinya juga ada dampak baiknya dirasakan oleh ekonomi masyarakat sekitar,” kata Edwin. 

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Antonio Morato Tavares, menyampaikan bahwa wisatawan Rusia yang datang ke Indonesia, yang awalnya untuk berwisata, namun akhirnya berminat berinvestasi di Indonesia, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Sebagian besar investasi dari Rusia itu di Bali, jadi ini ada hubungan yang menarik dari pariwisata dan investasi,” kata Jose. 

Jose menyampaikan, Rusia memiliki potensi besar untuk bidang pariwisata Indonesia. Ia berharap ke depan akan ada penerbangan langsung Rusia-Indonesia untuk menarik lebih banyak wisatawan dan memperluas peluang investasi. 

“Kalau kita punya penerbangan langsung dari Rusia-Indonesia pasti akan penambahan jumlah wisatawan dan peluang dalam berinvestasi,” kata Jose. 

Pada sesi High Level Talk ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno juga turut hadir mendengarkan pemaparan dari masing-masing panelis. 

Menparekraf Sandiaga mengajak para investor dunia untuk berinvestasi di 5 Destinasi Super Prioritas dan KEK Pariwisata. 

“Dengan terbukanya peluang investasi maka diharapkan bisa mendorong penciptaan kebangkitan ekonomi dan lapangan kerja,” kata Menparekraf. 

Turut hadir juga sebagai panelis dari sesi High Level Talk, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar; dan Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Nurul Ichwan. 

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 2026

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

Jumat, 6 Maret 20260

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 20260

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 20260

Terima Pegiat Esports, Wapres Dorong Penguatan Ekosistem dan Regenerasi Atlet Digital

Senin, 2 Maret 20260

Terima IKPI, Wapres Tegaskan Pentingnya Penguatan Ekosistem Perpajakan Nasional

Jumat, 27 Februari 20260

Kawal Program Pemerintah hingga Pelosok Negeri, Wapres Dorong Peran Aktif DPP Mahasantri dalam Pembangunan Nasional

Rabu, 25 Februari 20260

Wapres Ajak PUI Perkuat Persatuan dan Kawal Pembangunan Nasional

Jumat, 20 Februari 20260

Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional, Wapres Dorong Idepreneurs Konsisten Dampingi Pelaku UMKM

Rabu, 18 Februari 20260

Meriahkan Pasar Imlek Semawis, Wapres Ajak Rawat Tradisi dan Keberagaman

Sabtu, 14 Februari 20260
Don't Miss

Sebelum Kembali ke Jakarta, Wapres Berziarah ke Makam Sunan Bonang

NonblokJumat, 6 Maret 2026

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyempatkan diri berziarah ke…

Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Wapres Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Wapres Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

Jumat, 6 Maret 2026

Ke Jawa Barat, Wapres Tinjau Pelatihan AI dan Penguatan Literasi Digital

Rabu, 4 Maret 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 202411

Tinjau Dampak Longsor di Tapanuli Utara, Wapres Pastikan Pemulihan Infrastruktur dan Perlindungan Korban Bencana

Senin, 22 Desember 20258

MMKSI Hadirkan Evolusi Warisan Mitsubishi Motors di GIIAS 2025: Undang Pengunjung Menuju Grand Destination Selanjutnya

Rabu, 23 Juli 20258

Layanan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Kembali Normal: ASDP Pastikan Antrean Terurai dan Bongkar Muat Lancar

Sabtu, 19 Juli 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.