Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Wamen PPPA: Tanoker Contoh Komunitas Ramah Anak Berbasis Budaya
Nasional

Wamen PPPA: Tanoker Contoh Komunitas Ramah Anak Berbasis Budaya

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 28 Juli 2025Updated:Senin, 28 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jember (28/7) – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menghadiri Festival Egrang ke-13 di Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025. Festival yang mengusung tema “Memuliakan Bambu untuk Perdamaian” ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran komunitas dalam menciptakan lingkungan sehat, inklusif, dan ramah anak.

“Bambu bukan hanya simbol perdamaian, tetapi juga cerminan filosofi keluarga dan komunitas yang saling menguatkan. Festival ini menunjukkan bahwa dari komunitas akar rumput, kita bisa membangun ruang tumbuh yang sehat dan inklusif bagi anak-anak,” ujar Wamen PPPA, Veronica Tan dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa pasca pandemi, anak-anak menghadapi tantangan besar, terutama dari paparan digital yang tidak terpantau. “Komunitas seperti Tanoker menjadi pelindung sosial bagi anak-anak kita agar tetap memiliki nilai, arah, dan moralitas yang kuat,” tambahnya.

Festival ini diinisiasi oleh Komunitas Tanoker Ledokombo dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, Bupati Jember, Muhammad Fawait, serta jajaran pejabat daerah. Kegiatan dimulai dengan penanaman pohon secara simbolis, dilanjutkan pemukulan kentongan sebagai tanda resmi pembukaan festival, serta parade bersama.

Pada kesempatan yang sama, Wamen PPPA, Wamen UMKM, dan Bupati Jember turut menyerahkan tiga sepeda yang terbuat dari bambu secara simbolis, sebagai bentuk apresiasi atas inovasi lokal yang ramah lingkungan. Festival ini juga diramaikan dengan Parade Egrang dan berbagai penampilan budaya dari komunitas lokal di antaranya, Kartika Budaya x Tanoker Ledokombo, Sekolah Eyang Segar, SLB Branjangan, Rumpun Bambu Hitam dari PAUD Tolaba, dan lainnya.

Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menyampaikan bahwa bambu memiliki potensi besar dalam pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal. “Festival Egrang ini memiliki nilai luar biasa, mulai dari kemanusiaan yang memulihkan semangat, kegembiraan anak-anak, hingga nilai ekonomi dari produk bambu. Kegiatan ini harus terus didukung agar menjadi ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dua wakil menteri dan menyatakan komitmen menjadikan Festival Egrang sebagai agenda tahunan pemerintah daerah. “Kami menyadari bahwa kemiskinan ekstrem yang berdampak pada anak-anak harus kita tangani bersama. Festival ini bukan hanya selebrasi, tetapi titik awal dari kebangkitan komunitas dan ekonomi Jember,” tegasnya.

Ketua Tanoker Ledokombo, Suporahardjo, mengungkapkan bahwa tema festival tahun ini berasal dari pemikiran anak-anak. “Menurut mereka, bambu itu seperti ibu, melahirkan egrang, permainan, dan kehidupan. Bambu tumbuh bersama, tidak pernah sendiri. Seperti keluarga yang saling menguatkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa permainan bambu mendorong banyak perubahan sosial dan ekonomi. “Ibu-ibu mulai membuat kerajinan, kuliner laris, bahkan homestay berkembang. Anak-anak lewat permainan tradisional menjadi pemantik perubahan,” tambah Suporahardjo.

Festival Egrang ke-13 ini menegaskan bahwa perdamaian, pelestarian lingkungan, dan perlindungan anak dapat berjalan seiring. Kementerian PPPA mendorong agar ruang-ruang komunitas seperti ini diperluas ke wilayah lain sebagai bagian dari komitmen menuju Indonesia Layak Anak 2030.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 20260 Views

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 20260 Views

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 20260 Views

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 20260 Views

Tinjau Posko Pengungsian dan Permukiman Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Pastikan Perlindungan Warga dan Percepatan Pemulihan

Kamis, 8 Januari 20260 Views

Integrasi BLU, HUT ke-52 MP UIN Jakarta Terasa Spesial

Kamis, 8 Januari 20261 Views
Don't Miss

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

By NonblokSelasa, 20 Januari 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/01/2026),…

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 20249 Views

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama

Selasa, 29 April 20258 Views

Pacu Swasembada Aspal Nasional, Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton

Minggu, 30 Maret 20258 Views

Inisiatif PGN Optimalkan LNG Bantu Kebutuhan Energi Industri Hadapi Risiko Geopolitik

Jumat, 26 April 20248 Views
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.