Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Wapres Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Perluas Pasar Internasional

Kamis, 13 Agustus 2026

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Senin, 10 Agustus 2026

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kementerian ESDM Gelar Seminar Peningkatkan Produktivitas Kerja ASN
Nasional

Kementerian ESDM Gelar Seminar Peningkatkan Produktivitas Kerja ASN

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 31 Juli 2024Updated:Rabu, 31 Juli 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Aparatur menggelar seminar bertajuk “Meningkatkan Produktivitas dengan Membangun Lingkungan Kerja Positif”. Tema seminar kali ini diusung dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas para pegawai.

Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Aparatur Bambang Utoro pada sambutannya mengungkapkan bahwa seminar kali ini membahas produktivitas di tempat kerja serta kaitannya dengan kesehatan mental dan tingkat stres seorang pegawai.

“Kali ini temanya menarik karena berkaitan dengan meningkatkan produktivitas. Jadi nanti kita akan banyak mendengar tentang apa itu produktivitas. Setahu saya kalau kita berbicara tentang produktivitas dan lingkungan kerja positif, maka berhubungan juga dengan mental dan stres. Artinya kalau kita berbicara mental itu hubungannya ke stres,” ujar Bambang, di Jakarta, Senin (29/7).

Menurut Bambang, stres harus segera diatasi sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Para pegawai sebisa mungkin harus mengatasi stres yang dialami dari tuntutan pekerjaan.

“Makanya ketika stres belum mencapai tingkat tinggi sudah harus diatasi. Jangan dibiarkan hingga mencapai tingkat tinggi stres tersebut. Kita semua tahu bahwa pekerjaan itu tuntutannya tinggi. Namun itu harus diatasi karena kalau tidak bisa mengganggu secara serius. Mungkin bapak ibu semalam ada yang tidak bisa tidur, atau tiba-tiba perutnya sakit, atau buang air tidak teratur. Itu juga karena stress yang sudah sampai tahap mengganggu,” imbuhnya.

Hadir sebagai narasumber, Psikiater dr. Erickson Arthur Siahaan dan Psikolog Klinis Talissa Carmelia mengungkapkan bahwa stres, apalagi stres yang berkepanjangan dapat merugikan perusahaan. Banyak situasi yang terjadi di tempat kerja yang mempengaruhi kualitas mental seorang pegawai. Pemimpin juga memiliki tanggung jawab yang besar dalam membangun lingkungan kerja yang positif.

“Kesehatan mental di tempat kerja merupakan hal nyata yang sudah diriset. 15 persen individu usia produktif saat ini memiliki gangguan kesehatan mental. Depresi dan kecemasan merugikan perusahaan karena kurangnya produktivitas. Situasi yang mempengaruhi kualitas mental kita sangatlah banyak,” ucap Talissa.

Dalam pemaparannya Talissa juga mengungkapkan bahwa Perusahaan memiliki peran untuk menegakkan kebijakan yang mendukung kesehatan mental di lingkungan kerja.

“Yang harus disiapkan oleh pemimpin untuk membangun lingkungan yang positif adalah dengan memberikan pertolongan pertama menggunakan mental health first aid, menggunakan skill active listening dan effective feedback, serta menkultivikasi budaya dimana aggota tim merasa aman dalam mengambil risiko,” ujarnya.

Melanjutkan apa yang disampaikan Talissa, Erickson setuju bahwa banyak faktor yang mempengaruhi tingkat stres pegawai yang nantinya akan berefek kepada kinerjanya seperti banyaknya tuntutan tugas, masalah finansial, dan kurangnya hari libur.

“Hal paling umum yang memengaruhi kinerja karyawan adalah terlalu banyaknya tugas dan tanggung jawab, masalah finansial, overtime, bahkan terlalu sedikitnya liburan. Dampak stress berlebihan yang tidak ditangani dengan baik dalam tempat kerja adalah banyak absen, menurunnya produktivitas, bahkan kecelakaan dalam tempat kerja,” ucap Erickson.

Terakhir, dalam pemaparannya Erickson memberikan penanggulangan-penanggulangan yang dapat dilakukan oleh para pegawai agar tidak mengalami stress berkepanjangan akibat tuntutan pekerjaan.

“Work life balance haruslah dilakukan untuk membantu mencegah stress. Tips efektivitas dalam komunikasi di tempat kerja diantaranya adalah mengenal terlebih dahulu orang-orang yang sedang berkomunikasi dengan kita, jangan membuat asumsi, memberikan apresiasi, dan memprioritaskan komunikasi dua arah. Pemeriksaan jiwa juga penting untuk diadakan secara rutin di kantor. Hal sesederhana meregangkan otot pun mampu meredakan stress di tempat kerja,” tutup Erickson. (GERILYA ACADEMY/DKD)

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Wapres Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Perluas Pasar Internasional

Kamis, 13 Agustus 2026

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Senin, 10 Agustus 2026

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Wapres Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Perluas Pasar Internasional

Kamis, 13 Agustus 20261

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Senin, 10 Agustus 20260

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 20260

Aksi Spontan Wapres Singgah di SD Negeri 11 Jangka, Sapa Siswa dan Dorong Perbaikan Sekolah

Kamis, 6 Agustus 20261

Pastikan Penyelesaian Tepat Waktu dan Berkualitas, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Lumut

Kamis, 6 Agustus 20260

Tinjau Jembatan Teupin Mane, Wapres Tekankan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Tepat Mutu dan Tepat Waktu 

Kamis, 6 Agustus 20260

Tinjau Renovasi SDN 7 Jangka, Wapres Pastikan Para Siswa Kembali Belajar dengan Layak Pascabencana

Kamis, 6 Agustus 20260

Pastikan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Bireuen

Kamis, 6 Agustus 20261

Pertemuan Wapres Gibran dengan DPM Hun Many, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Kamboja

Selasa, 28 Juli 20260

Wapres Dorong AJBI Perkuat Ekosistem Beasiswa untuk SDM Unggul Indonesia Timur

Rabu, 22 Juli 20263
Don't Miss

Wapres Dorong Digitalisasi Usaha Desa untuk Perluas Pasar Internasional

NonblokKamis, 13 Agustus 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong penguatan pelaku usaha desa melalui peningkatan kapasitas usaha, pengembangan…

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Senin, 10 Agustus 2026

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 2026

Aksi Spontan Wapres Singgah di SD Negeri 11 Jangka, Sapa Siswa dan Dorong Perbaikan Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202427

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202425

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202419

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202419
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.