Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Tiga Kebulatan Tekad Kemensos dan Kemendukbangga/BKKBN
Nasional

Tiga Kebulatan Tekad Kemensos dan Kemendukbangga/BKKBN

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 6 November 2024Updated:Rabu, 6 November 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link


JAKARTA (6 November 2024)
 – Kemensos dan Kemendukbangga/BKKBN membuat tiga kebulatan tekad. Kebulatan tekad ini dibuat setelah Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan jajaran bertemu dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Wihaji bertemu di Kantor Kementerian Sosial, pada Selasa (5/11) malam.

Gus Ipul sapaan akrab dari Menteri Sosial mengatakan tekad yang pertama adalah mengacu pada arahan Presiden dengan berpegang pada RPJMN untuk tidak korupsi, bekerja dengan terintegrasi antar Kementerian/Lembaga, serta sepakat dalam mewujudkan data tuggal.

 “Sesuai dengan arahan Presiden untuk membuat perencanaan yang lebih baik terlebih terhadap program yang beririsan, dan dari kami banyak program yang beririsan terutama soal data,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul juga menjelaskan data kependudukan dan pembangunan keluarga serta data kesejahteraan sosial akan diintegrasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan arahan dari Bappenas. Nantinya data tersebut akan menjadi satu data tunggal yang menjadi rujukan dari setiap program seluruh Kementerian/Lembaga.

Kedua, keduanya bertekad bersinergi dan berbagi dalam pelaksanaan program. Kemensos dan Kemendukbangga/BKKBN memiliki program yang beririsan. “Dengan saling bersinergi dan berbagi, diharapkan akan dapat melakukan graduasi lebih banyak lagi agar dapat dikeluarkan dari data penerima bantuan,” jelasnya.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Lembaga, Wihaji, mengatakan data yang dapat disinergikan dengan Kemensos adalah data Keluarga Risiko Stunting (KRS) dengan data kesejahteraan sosial agar KRS masuk sebagai penerima bantuan sosial. Wihaji juga menjelaskan Kemendukbangga/BKKBN mendapat tugas sebagai tim pelaksana percepatan penurunan stunting sesuai dengan Perpres Nomor 72. 

“Contohnya KRS dapat menjadi anggota KPM PKH, nantinya kami perlu kolaborasi sehingga lebih efektif dan efisien. Karena tugas kami mencegah dan menggerakan dan yang bisa memberikan treatmentnya adalah Kemensos,” tambah Wihaji. 

Program Keluarga Harapan (PKH) memang menjadi anchor dari program Kemensos, karena memberikan perlindungan sosial sepanjang hayat. “Mulai dari ibu hamil, anak usia dini, masa pendidikan, hingga lansia dan disabilitas,” ungkap Gus Ipul.

Selain itu Wihaji juga memaparkan program ke depan lainnya dari Kemendukbangga/BKKBN yang menjadi quick win yang masih dapat beririsan dengan program yang dimiliki Kemensos. Seperti penyediaan 10.000 fasilitas day care bagi pegawai di K/L dan swasta, Gerakan orang tua asuh cegah stunting untuk satu juta anak Indonesia, sertifikasi calon pengantin, pelayanan bagi lansia menjadi sehat produktif mandiri dan bahagia serta pembuatan superApps pelayanan keluarga sejahter berbasis AI.
Tekad yang terakhir, Gus Ipul juga menekankan untuk melakukan integrasi terkait wawasan dan standart pendamping yang ada di daerah. Kemensos dan Kemendukbangga sama-sama memiliki pendamping daerah yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. 

“Untuk itu, antar pendamping daerah akan saling mengerti akan tugas dan fungsinya saat berada di lapangan. Kemensos dan Kemendukbangga/BKKBN juga dapat bekerjasama dengan membuat peningkatan kapasitas pendamping dengan kurikulum dan standar yang sama,” tambahnya.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 20261

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 20261

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 20261

Di Tengah Perjalanan Menuju Bendungan, Wapres Singgah ke SDN 07 Bulango yang Pernah Terbakar

Jumat, 19 Juni 20261

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 20261

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 20261

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 20261

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261
Don't Miss

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

NonblokSabtu, 20 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan bahwa petani dan nelayan merupakan garda terdepan dalam mewujudkan…

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026

Di Tengah Perjalanan Menuju Bendungan, Wapres Singgah ke SDN 07 Bulango yang Pernah Terbakar

Jumat, 19 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.