Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 2026

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 2026

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 29 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Belajar Tari Pang Pung di KBRI Canberra
Nasional

Belajar Tari Pang Pung di KBRI Canberra

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 18 November 2024Updated:Selasa, 19 November 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Canberra, Kemendikdasmen — Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka pintu bagi siswa Australia yang ingin mengenal Indonesia melalui kunjungan ke KBRI Canberra. Kali ini, siswa kelas 10 dari Glenunga International School, Adelaide, belajar menjadi dalang untuk memainkan wayang kulit dan menari tari Pang Pung asal Jawa Tengah, Jumat (15/11).
 
Sebanyak 40 siswa dan tiga orang guru dibagi dalam dua kelompok, dan secara bergantian mengikuti masing-masing lokakarya (workshop). Kelompok pertama dibawa tur Balai Wisata Budaya untuk diperkenalkan dengan budaya Indonesia seperti melihat miniatur bangunan rumah, peralatan mencari nafkah masyarakat, dan pementasan wayang. Tur Balai Wisata Budaya ini dipandu oleh staf Atdikbud, Witari Nurfadillah.
 
Untuk pementasan wayang, empat siswa dari setiap kelompok mendapat kesempatan untuk menjadi dalang dan membuat skenario. Angelica dan Mudri merupakan siswa yang diberi kesempatan untuk menjadi dalang dan membuat skenario di sesi pertama. Adapun skenario yang mereka bawakan adalah bagaimana perjalanan dari Adelaide ke Canberra.
 
“Bagaimana menurutmu perjalanan kita kali ini, Angelica?” tanya Mudri.
 
“Ini sangat menyenangkan, Mudri. Di jalan aku tertidur, tapi setelah sampai ke Canberra aku terbangun. Karena ternyata Canberra sangat dingin,” tutur Angelica sambil menggerakkan “lengan” wayang.
 
Sementara itu, di ruang Balai Kartini, kelompok yang lain sedang belajar Gerakan tari Pang Pung yang dipandu oleh staf Atdikbud, Muhammad Nur Aziz. Tari Pang Pung merupakan tari yang yang menggambarkan tentang keriangan anak-anak. Gerakan tarian ini sederhana dan dilakukan secara berkelompok.
 
Siswa dibagi dalam empat baris agar mereka bisa dengan mudah melihat Aziz yang membimbing gerakan. Awalnya mereka cukup kaku untuk mengikuti Gerakan karena harus menyinkronkan kaki, tangan, dan badan secara keseluruhan sambil mendengarkan ketukan. Setelah mencoba beberapa kali, mereka diajak untuk praktik menggunakan musik.
 
Proses belajar tari ini berlangsung sangat singkat. Dalam waktu 15 menit, siswa sudah bisa menghapal gerakan tari dan mempraktikkannya dengan musik. Di akhir sesi, siswa bertepuk tangan dan mengaku sangat menikmati pelajaran menari ini.
 
Setelah 30 menit, sesi pertama selesai, siswa lalu bertukar tempat. Kelompok yang awalnya melakukan tur Balai Budaya pindah ke Balai Kartini untuk belajar menari, begitu pula sebaliknya. Di sesi kedua ini kegiatannya kurang lebih sama untuk tiap kelompok. Yang membedakan, dua siswa di kelompok kedua yang belajar menari mampu untuk menari tanpa dipandu oleh Aziz.
 
“Apakah ada yang ingin menari tanpa saya?” tanya Aziz. Lalu, kedua siswa laki-laki yang bernama Mudri dan Jack mengangkat tangan dan memperagakan setiap gerakan tari di hadapan teman-teman dan gurunya. Atraksi keduanya disambut riuh tepuk tangan sekaligus mengakhiri kunjungan mereka di KBRI.
 
Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Mukhamad Najib, mengapresiasi sekolah yang membawa siswanya untuk berkunjung. Program ini merupakan media publikasi dan promosi budaya Indonesia di Australia. Glenunga International School ini tidak memiliki mata pelajaran bahasa Indonesia, tapi dengan kunjungan ini ketertarikan mereka akan budaya Indonesia bisa mempererat pemahaman antar masyarakat di kedua negara.
 
“Saya berharap semakin banyak sekolah yang berkunjung ke KBRI, atau mengundang kita untuk ke sekolah melalui program Indonesia Goes to School, sehingga semakin banyak siswa yang terpapar tentang Indonesia,” tutupnya.*** (Penulis: Aline R./Editor: Denty A.)

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 2026

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 2026

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 29 Mei 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 29 Mei 20260

Terima Yayasan Sungai Watch, Wapres Bahas Penguatan Gerakan Bersih Sungai

Selasa, 26 Mei 20260

Serap Aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat Amfoang, Wapres Tekankan Percepatan Infrastruktur dan Layanan Dasar di NTT

Jumat, 22 Mei 20261

Tinjau Sentra Industri Garam Rote Ndao, Wapres Dorong Percepatan Swasembada dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Jumat, 22 Mei 20261

Dialog dengan Petani Budidaya Rumput Laut Rote Ndao, Wapres Tekankan Modernisasi dan Hilirisasi

Jumat, 22 Mei 20260

Terima GDN, Wapres Tekankan Peran Generasi Muda dalam Diplomasi Hijau

Rabu, 20 Mei 20261

Jaga Persatuan Bangsa, Wapres Minta DPP PMN Perkuat Nilai Toleransi dan Moderasi

Selasa, 19 Mei 20261

Melalui BBTF, Wapres Gibran Ajak Gubernur Seluruh Indonesia Promosikan Destinasi Daerah 

Rabu, 13 Mei 20261
Don't Miss

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

NonblokKamis, 4 Juni 2026

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan yang berakar pada pelestarian budaya, peningkatan…

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 2026

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 29 Mei 2026

Terima Yayasan Sungai Watch, Wapres Bahas Penguatan Gerakan Bersih Sungai

Selasa, 26 Mei 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.