Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Senin, 10 Agustus 2026

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 2026

Aksi Spontan Wapres Singgah di SD Negeri 11 Jangka, Sapa Siswa dan Dorong Perbaikan Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Bersama Innovillage, Mahasiswa Hadirkan Inovasi Alternatif Pencegahan Stunting
Bisnis

Bersama Innovillage, Mahasiswa Hadirkan Inovasi Alternatif Pencegahan Stunting

NonblokBy NonblokRabu, 11 Juni 2025Updated:Rabu, 11 Juni 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Innovillage menghasilkan inovasi InnoMilk, PANDA, dan SNINCER (Stunting Care) sebagai inovasi pengentasan stunting berbasis teknologi digital.

Jakarta, 11 Juni 2025 – Stunting masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya pada anak. Salah satu upaya nyata dalam pengentasan stunting hadir melalui program Innovillage yang diinisiasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam mendorong pemanfaatan digitalisasi dan menumbuhkan talenta digital Indonesia. Bersama Innovillage, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia diberikan wadah dan kesempatan untuk merancang serta merealisasikan proyek inovasi sosial berbasis teknologi digital. Pada tahun ini, beberapa ide kreatif dari mahasiswa difokuskan untuk membantu mempercepat penurunan angka prevalensi stunting di daerah-daerah rentan.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan bahwa program Innovillage merupakan wujud nyata komitmen Telkom dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi digital.

“Innovillage adalah bagian dari upaya Telkom untuk mendukung prinsip ESG dan pencapaian SDGs, khususnya dalam mendorong pemanfaatan digitalisasi untuk menjawab tantangan sosial di masyarakat. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah pencegahan stunting. Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang telah menghasilkan berbagai solusi inovatif berbasis teknologi untuk mengatasi masalah tersebut,” ujar Hery.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini juga berperan penting dalam mencetak talenta digital masa depan. “Kami percaya bahwa menciptakan generasi muda yang melek teknologi dan mampu menghasilkan inovasi digital akan mempercepat transformasi digital bangsa. Melalui Innovillage, Telkom tidak hanya mendorong solusi bagi masyarakat, tetapi juga menyiapkan ekosistem talenta digital yang tangguh dan inklusif,” tambahnya.

Menurut Hery, inklusi digital menjadi kunci penting dalam membangun masyarakat yang berdaya saing. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kapasitas anak muda, agar mereka dapat menjadi bagian dari solusi masa depan yang lebih berkelanjutan.”

Mengutip data dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dinyatakan bahwa prevalensi stunting nasional tercatat sebesar 21,5%, masih cukup jauh dari target 14 persen yang ditetapkan pemerintah pada tahun 2024. Kondisi ini menegaskan pentingnya upaya lintas sektor dalam mempercepat perbaikan gizi dan kesehatan, khususnya pada periode krusial 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Upaya pencegahan stunting di Indonesia tidak cukup dengan hanya mengandalkan bantuan pangan, akan tetapi perlu dimulai dengan perubahan pola pikir dan perilaku keluarga. Prof. Dr. Martha Christina dari Universitas Diponegoro menegaskan, “Pencegahan stunting dapat dimulai dalam keluarga melalui asupan makanan bergizi dan perilaku sehat sehingga terhindar dari penyakit yang dilakukan sejak sebelum hamil, saat kehamilan, saat menyusui, dan pada anak baduta (bayi bawah dua tahun).”

Hal senada disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A(K), pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang mengatakan, “Permasalahan stunting bukan hanya karena ekonomi, tetapi juga akibat pola asuh dan ketidaktahuan keluarga tentang pentingnya gizi sejak dini.” Melalui pernyataan ini, ditunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan masyarakat menjadi kunci penting untuk memutus rantai stunting antar generasi.

Dari Universitas Tadulako, tim mahasiswa menghadirkan inovasi berupa susu analog tinggi protein yang terbuat dari ikan penja dan daun kelor bernama InnoMilk. Produk ini telah melalui pengujian laboratorium yang menunjukkan kemampuannya memenuhi kebutuhan gizi anak stunting, dengan ketahanan produk hingga satu bulan setelah proses produksi. InnoMilk juga memanfaatkan platform digital untuk monitoring distribusi dan edukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi gizi seimbang.

Tak kalah inovatif, tim dari Universitas Pakuan mengembangkan aplikasi PANDA (Panic Notification Device Andalan), sebuah sistem yang memungkinkan ibu hamil dan bayi mendapatkan akses cepat terhadap layanan kesehatan dalam kondisi darurat. Cukup dengan membuka aplikasi dan menekan tombol darurat tiga kali, sinyal bantuan langsung dikirimkan ke instansi kesehatan terdekat. Selain itu, aplikasi ini juga menawarkan berbagai fitur edukasi kesehatan serta sistem komunikasi darurat melalui aplikasi WhatsApp.

Sementara itu, dari Politeknik Negeri Medan, hadir SNINCER (Stunting Care), sebuah platform digital yang menggabungkan edukasi, konsultasi kesehatan online, hingga sistem reward untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga. Lewat pendekatan berbasis komunitas ini, SNINCER berupaya mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Ketua Tim InnoMilk dari Universitas Tadulako Diva Avicenna menyampaikan bahwa melalui hasil karya inovasi mereka tidak hanya berfokus pada penciptaan susu analog tinggi protein serta penggunaan platform digital dalam pemantauan kesehatan anak. Akan tetapi juga berfokus pada integrasi teknologi sebagai alat kendali sosial.

“Inovasi kami bukan hanya pada produknya, tetapi juga pada penggunaan platform digital kontrol masyarakat untuk memantau kesehatan anak, mengedukasi gizi, mendistribusikan susu, dan mendorong partisipasi warga. Innovillage 2024 menjadi langkah menjanjikan untuk mendorong pembangunan dari akar, karena memberi ruang bagi masyarakat desa menciptakan solusi yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Innovillage 2024 menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa berawal dari inovasi kecil yang dilahirkan oleh generasi muda. Tidak hanya memperkenalkan solusi berbasis teknologi, program ini juga menumbuhkan semangat kolaborasi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan komunitas. Dengan terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi seperti ini, Indonesia optimistis dapat mempercepat pencapaian target nasional dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak bangsa.

Bisnis Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Indonesia Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Senin, 10 Agustus 2026

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 2026

Aksi Spontan Wapres Singgah di SD Negeri 11 Jangka, Sapa Siswa dan Dorong Perbaikan Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Senin, 10 Agustus 20260

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 20260

Aksi Spontan Wapres Singgah di SD Negeri 11 Jangka, Sapa Siswa dan Dorong Perbaikan Sekolah

Kamis, 6 Agustus 20261

Pastikan Penyelesaian Tepat Waktu dan Berkualitas, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Lumut

Kamis, 6 Agustus 20260

Tinjau Jembatan Teupin Mane, Wapres Tekankan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Tepat Mutu dan Tepat Waktu 

Kamis, 6 Agustus 20260

Tinjau Renovasi SDN 7 Jangka, Wapres Pastikan Para Siswa Kembali Belajar dengan Layak Pascabencana

Kamis, 6 Agustus 20260

Pastikan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana, Wapres Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Bireuen

Kamis, 6 Agustus 20261

Pertemuan Wapres Gibran dengan DPM Hun Many, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia – Kamboja

Selasa, 28 Juli 20260

Wapres Dorong AJBI Perkuat Ekosistem Beasiswa untuk SDM Unggul Indonesia Timur

Rabu, 22 Juli 20262

Respons Aduan Masyarakat, Wapres Dorong Rehabilitasi SDN 016 Serusa Rokan Hilir

Jumat, 17 Juli 20260
Don't Miss

Terima PERGUBI, Wapres Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

NonblokSenin, 10 Agustus 2026

Pemerintah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa, termasuk kalangan akademisi, untuk memperkuat pembangunan…

Pastikan Akses Masyarakat Pulih Pascabencana, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Kendawi

Kamis, 6 Agustus 2026

Aksi Spontan Wapres Singgah di SD Negeri 11 Jangka, Sapa Siswa dan Dorong Perbaikan Sekolah

Kamis, 6 Agustus 2026

Pastikan Penyelesaian Tepat Waktu dan Berkualitas, Wapres Tinjau Pembangunan Jembatan Lumut

Kamis, 6 Agustus 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202427

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202425

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202419

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202419
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.