Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Cetak SDM Industri Siap Kerja, RI – Swiss Usung Pendidikan Vokasi Dual System
Nasional

Cetak SDM Industri Siap Kerja, RI – Swiss Usung Pendidikan Vokasi Dual System

Nonblok.comBy Nonblok.comKamis, 27 Februari 2025Updated:Kamis, 27 Februari 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Kementerian Perindustrian terus menekankan pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) kompeten dalam mewujudkan sektor industri manufaktur yang tangguh dan berdaya saing global. Untuk itu, Kemenperin serius mengembangkan program pendidikan dan pelatihan vokasi untuk menghasilkan SDM industri yang siap kerja, salah satunya melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah Swiss yang telah dikenal memiliki pengalaman dalam mengembangkan pendidikan vokasi dual system.

“Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi dipersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan industri seiring dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kami terus berupaya memastikan kesesuaian (link and match) dengan dunia usaha industri, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga pengembangan industri di masa depan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (27/2).

Kemenperin memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Skills in Action Forum: Advancing Competitiveness. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Swiss melalui State Secretariat for Economic Affairs (SECO) yang telah menjadi mitra strategis Kemenperin sejak tahun 2018 melalui pelaksanaan program Skills for Competitiveness (S4C) yang diimplementasikan oleh Swisscontact Indonesia.

“Program kerja sama Kemenperin dengan Swiss ini terdiri dari dua fase, dengan fase pertama telah selesai pada tahun 2022 yang diperpanjang hingga tahun 2024 karena adanya pandemi Covid-19, dan pada fase kedua ini dimulai tahun 2024 hingga 2027,” ungkap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Masrokhan.

Masrokhan berharap, kerja sama pada fase kedua ini dapat ditingkatkan dan diperluas ke seluruh unit pendidikan Kemenperin lainnya. “Sehingga dapat diadaptasi secara luas dalam pengembangan pendidikan secara nasional,” tambahnya.

Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Olivier Zehnder menyampaikan, fase kedua kerja sama antara Indonesia dan Swiss fokus untuk mengatasi tantangan yang ada saat ini, terutama upaya untuk lebih meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia dan memperkuat daya saing sektor swasta.

“Acara hari ini lebih dari sekadar peluncuran fase kedua. Kami sengaja menyebutnya ‘Skills in Action’ karena kami ingin menunjukkan bagaimana pengembangan keterampilan, melalui penerapan pendekatan ganda, secara langsung dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja dan bisnis, terutama sektor IKM. Pendekatan ini memastikan bahwa lulusan siap kerja dan perusahaan memiliki akses terhadap tenaga kerja terampil yang mereka butuhkan, terutama di sektor industri dan pariwisata,” jelasnya.

Adapun hasil dari pelaksanaan kerja sama ini, antara lain telah melakukan pengembangan sekolah dan penguatan sistem di empat unit pendidikan milik Kemenperin, yaitu Politeknik Industri Logam Morowali, Politeknik Industri Kayu dan Pengolahan Kayu Kendal, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, dan Politeknik Industri Petrokimia Banten.

Sementara itu, Deputi Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini Mohamad Paham mengutarakan bahwa model dual VET yang menggabungkan pembelajaran di kelas dengan pengalaman langsung di dunia kerja merupakan solusi efektif dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

“Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa penguatan pendidikan vokasi berbasis praktik merupakan strategi yang tepat untuk mencetak tenaga kerja yang kompetitif di pasar global,” ujarnya.

Saat ini, Kemenperin memiliki 13 Pendidikan Tinggi Vokasi (11 Politeknik dan dua Akademi Komunitas), 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 7 Balai Diklat Industri (BDI), yang seluruhnya berperan aktif dalam penyediaan dan pengembangan SDM industri yang kompeten dan berkualitas.

“Satuan pendidikan vokasi Kemenperin juga telah menyelenggarakan pendidikan vokasi secara dual system, dan telah terbukti menjadi sekolah dan kampus vokasi yang menarik minat masyarakat serta unggul dalam menghasilkan SDM industri yang siap kerja,” imbuh Masrokhan.

Menurut data Kemenperin, rata-rata animo siswa dan mahasiswa yang masuk pada unit pendidikan Kemenperin pada tahun 2024 melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) adalah 1:12,2. Sedangkan tingkat keterserapan lulusan di unit pendidikan Kemenperin, selama 2-4 bulan setelah mereka diwisuda, adalah 86,82 persen untuk pendidikan tinggi dan 96,38 persen untuk SMK.

“Keterserapan ini terus ditingkatkan hingga 100 persen setelah enam bulan mereka lulus. Hal ini tentu membawa optimisme kita untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045. Kami memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjalin kerja sama dengan kami, semoga bisa dilanjutkan terus ke depannya,” papar Masrokhan.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 20261

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 20261

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 20261

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 20261

Buka GenIUS Research Expo 2026, Wapres Tanamkan Semangat Belajar dan Pengabdian bagi Generasi Muda Papua

Senin, 8 Juni 20260

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260
Don't Miss

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

NonblokKamis, 18 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara…

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.