Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Tinjau Huntap Pascabencana di Sumut, Wapres Pastikan Fasilitas Dasar dan Pemulihan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Jumat, 4 September 2026

Prioritaskan Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Wapres Minta Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga Rampung Tepat Waktu

Jumat, 4 September 2026

Tinjau Huntara di Tapsel, Wapres Minta Maaf kepada Warga dan Pastikan Pembangunan Huntap Dimulai Bulan Ini

Jumat, 4 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kembali Gelar Ocean Clean Up Day di 27 Cabang, ASDP Target Kumpulkan hingga 20 Ton Sampah Plastik
Bisnis

Kembali Gelar Ocean Clean Up Day di 27 Cabang, ASDP Target Kumpulkan hingga 20 Ton Sampah Plastik

NonblokBy NonblokMinggu, 28 April 2024Updated:Selasa, 30 April 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta, 27 April 2024 —  Dalam rangka memeriahkan HUT ke-51, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menyelenggarakan kegiatan “Ocean Clean Up Day”  atau aksi bersih-bersih lingkungan oleh seluruh karyawan bersama mitra dan komunitas di wilayah Pelabuhan ASDP.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan kegiatan “Ocean Clean Up Day” yang digagas tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini sebagai rangkaian HUT ke 51 ASDP yang digelar secara serentak pada Sabtu (27/4). Kegiatan ini menjadi bukti konkret partisipasi aktif dari karyawan ASDP terhadap lingkungan, khususnya di wilayah operasional pelabuhan. 

“Sejak kampanye “Laut Bukan Tempat Sampah” yang digagas ASDP pada 2021, ASDP menggelar “Ocean Clean Up Day” tiap tahun. Hal ini bukan sekadar kegiatan rutin perusahaan, namun wujud nyata dari komitmen ASDP dalam menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan laut. Dalam kegiatan ini, kami mengundang tidak hanya karyawan ASDP, tetapi juga komunitas setempat untuk turut serta, bersama-sama memungut sampah di area pantai dan laut sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga ekosistem pantai dan laut,” katanya menjelaskan.

Diungkapkan bahwa salah satu permasalahan yang menjadi perhatian dunia ialah keberadaan sampah plastik di laut yang mengancam ekosistem laut. Dari kegiatan ini, ASDP menargetkan dapat mengumpulkan hingga 20 ton sampah plastik, atau setara dengan 120 ton karbon.

Dikutip dari National Geographic, pada 2040, jumlah akumulasi sampah plastik di lautan diperkirakan mencapai 600 juta ton apabila tidak ada penanganan serius. Dan tidak hanya berdampak pada kerusakan ekosistem laut, sampah plastik juga akan mempengaruhi siklus rantai makanan, yang mana tentunya akan berdampak sangat buruk pada kesehatan manusia dan ekosistem lainnya.

Shelvy melanjutkan permasalahan sampah plastik bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan instansi terkait saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat perlu sadar dan berperan aktif serta berkontribusi dalam menangani permasalahan sampah plastik.

Adapun kegiatan dalam kegiatan “Ocean Clean Up Day” adalah membersihkan sampah di tepi pantai dan di laut dengan cara menyelam atau menggunakan perahu, memilah sampah berdasarkan jenis, menimbang sampah yang telah diangkut, dan melaporkan hasil timbangan tersebut ke kantor pusat.

Shelvy menambahkan, sebagai operator kapal dan pelabuhan, ASDP memahami betul pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan “Ocean Clean Up Day” ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kebersihan laut dan pantai untuk generasi mendatang. “Kami berharap kehidupan bawah laut tidak terganggu dengan sampah plastik yang digunakan secara tidak bertanggung jawab oleh manusia,” ujar Shelvy.

Dari ASDP Cabang Bakauheni, karyawan bersama masyarakat setempat melakukan aksi bersih-bersih pantai di Pantai Minang Ruak, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, dengan menerjunkan karyawan cabang sebanyak 150 orang.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Lampung Selatan, Capt. Rudi Sunarko mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai tersebut dilakukan demi menjaga agar laut tidak tercemar dan ekosistem di dalamnya seperti terumbu karang bisa tumbuh lebih baik dan berkembang sebagaimana mestinya.

“Dalam rangka meramaikan HUT ke 51 ASDP, hari ini karyawan Cabang bersama mitra melakukan aksi bersih-bersih pantai secara serentak di seluruh Cabang ASDP di Indonesia, termasuk ASDP Bakauheni yang melaksanakan aksi di tempat rekreasi Pantai Minang Ruak ini,” katanya.

ASDP, lanjutnya, mengajak masyarakat agar bisa menjaga lingkungan dari limbah sampah yang membahayakan, agar lingkungan terhindar dari pencemaran yang merugikan. “Jika sudah tercemar, ekosistem yang ada di dalam laut tidak bisa kita manfaatkan lagi. Dengan demikian, kita harus bisa menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kita, baik di darat maupun laut,” ujarnya lagi.

Tidak hanya di Bakauheni, aksi bersih-bersih juga dilakukan di ASDP Cabang Danau Toba yang melibatkan stakeholder mengumpulkan sampah plastik dan tumbuhan liar dari area pantai pelabuhan penyeberangan Ajibata.

Aksi “Ocean Clean-up Day” ini selain diikuti karyawan ASDP Ferry juga diikuti oleh Staf Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba dan personil Basarnas Danau Toba.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba Fauzi Akhmad turut mengajak masyarakat dan stakeholder untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan menjadikan kawasan perairan Danau Toba yang bersih dan bebas dari sampah, yakni dengan tidak membuang sampah ke Danau.

Diketahui, Danau Toba telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) berkelas Dunia. Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kondisi danau yang terjaga kebersihannya dan tidak tercemar, maka wisatawan yang datang ke Danau Toba terus meningkat.

Ditambahkan, bahwa permasalahan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan instansi yang terkait saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat perlu sadar dan berperan aktif serta berkontribusi dalam menangani permasalahan sampah plastik.

Cabang Danau Toba berhasil mengumpulkan sampah plastik sebanyak empat karung dan tumbuhan-tumbuhan liar 20 karung dari area pantai pelabuhan penyeberangan Ajibata.

Bisnis Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Indonesia Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Tinjau Huntap Pascabencana di Sumut, Wapres Pastikan Fasilitas Dasar dan Pemulihan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Jumat, 4 September 2026

Prioritaskan Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Wapres Minta Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga Rampung Tepat Waktu

Jumat, 4 September 2026

Tinjau Huntara di Tapsel, Wapres Minta Maaf kepada Warga dan Pastikan Pembangunan Huntap Dimulai Bulan Ini

Jumat, 4 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Tinjau Huntap Pascabencana di Sumut, Wapres Pastikan Fasilitas Dasar dan Pemulihan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Jumat, 4 September 20261

Prioritaskan Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Wapres Minta Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga Rampung Tepat Waktu

Jumat, 4 September 20261

Tinjau Huntara di Tapsel, Wapres Minta Maaf kepada Warga dan Pastikan Pembangunan Huntap Dimulai Bulan Ini

Jumat, 4 September 20261

Dalam Perjalanan Menuju Sabo Dam, Wapres Temui Warga Terdampak Yang Menyampaikan Aspirasi di Pinggir Jalan

Jumat, 4 September 20260

Wapres Dorong Penguatan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumut

Jumat, 4 September 20261

Pastikan Layanan Pendidikan Pascabencana Berjalan Optimal dan Fasilitas Belajar Mengajar Terpenuhi, Wapres Kunjungi SMAN 1 Barus

Jumat, 4 September 20261

Terima PP IPNU, Wapres Dorong Peran Pemuda Dalam Menjaga Persatuan dan Menghadapi Perkembangan Teknologi

Kamis, 3 September 20263

Terima IKAPEKSI, Wapres Dukung Penguatan Pembekalan Calon Pemagang Indonesia ke Jepang

Jumat, 28 Agustus 20262

Tinjau SMAN 2 Sambi Rampas, Wapres Minta Percepatan Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pascagempa

Jumat, 21 Agustus 20262

Pastikan Bantuan Menjangkau Seluruh Titik Terdampak Bencana, Wapres Kunjungi Kabupaten Manggarai

Jumat, 21 Agustus 20261
Don't Miss

Tinjau Huntap Pascabencana di Sumut, Wapres Pastikan Fasilitas Dasar dan Pemulihan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

NonblokJumat, 4 September 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi sejumlah lokasi terdampak bencana di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli…

Prioritaskan Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Wapres Minta Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga Rampung Tepat Waktu

Jumat, 4 September 2026

Tinjau Huntara di Tapsel, Wapres Minta Maaf kepada Warga dan Pastikan Pembangunan Huntap Dimulai Bulan Ini

Jumat, 4 September 2026

Dalam Perjalanan Menuju Sabo Dam, Wapres Temui Warga Terdampak Yang Menyampaikan Aspirasi di Pinggir Jalan

Jumat, 4 September 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202428

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202427

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202422

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202421
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.