Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kemen PPPA dan Bank Indonesia Kolaborasi Atasi kesenjangan Akses Keuangan Pada Perempuan
Nasional

Kemen PPPA dan Bank Indonesia Kolaborasi Atasi kesenjangan Akses Keuangan Pada Perempuan

Nonblok.comBy Nonblok.comSabtu, 29 Juni 2024Updated:Senin, 1 Juli 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Tarakan (29/6) – Keterbatasan akses terhadap pembiayaan dan sumber daya keuangan bagi perempuan merupakan hambatan yang perlu diatasi. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berkolaborasi bersama Bank Indonesia berupaya meningkatkan pemberdayaan dan peran perempuan dalam ekonomi yang berperspektif gender di Kalimantan Utara melalui kegiatan bertajuk “Leader’s Insight : Pemberdayaan Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Inklusif”.

“Melihat tantangan ekonomi terutama bagi perempuan yang kian kompleks, pemahaman akses perempuan terhadap pembiayaan dan keuangan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender khususnya perlu ditingkatkan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen bersama Bank Indonesia untuk memajukan UMKM dan mendukung fasilitasi pembiayaan inklusif kepada sektor-sektor prioritas termasuk wirausaha perempuan,” ujar Menteri PPPA, Bintang Puspayoga dalam kegiatan yang diselenggarakan di Universitas Borneo Tarakan, Kamis (27/6).

Menteri PPPA menuturkan dari Data BPS (2024), partisipasi angkatan kerja perempuan sampai saat ini masih rendah mencapai 54,52% dibandingkan dengan laki-laki yang mencatat 84,26%. “Ini mencerminkan kesenjangan upah dan akses terhadap kesempatan ekonomi yang lebih rendah bagi perempuan di Indonesia, baik di perkotaan maupun pedesaan. Maka dengan memicu kapasitas dan keterlibatan perempuan dari hulu ke hilir pada akhirnya akan mendorong gerak ekonomi yang lebih berkeadilan,” tambah Menteri PPPA.

Kolaborasi Kemen PPPA dan Bank Indonesia sudah dimulai sejak lama, salah satunya melalui MoU tentang Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Inklusif pada Kelompok Perempuan. Kerja sama tersebut selaras dengan implementasi dari Perpres No. 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) serta Prioritas Nasional dalam memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan dengan memperkuat pilar pertumbuhan dan daya saing ekonomi, serta sesuai dengan sasaran program Kemen PPPA, yaitu meningkatkan kualitas hidup perempuan.

“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Bank Indonesia yang sudah turun bersama Kemen PPPA dalam hal pemberdayaan perempuan, khususnya mendampingi UMKM di berbagai daerah, termasuk daerah 3T, dari hulu sampai hilir. Tidak hanya di proses produksinya saja, namun juga mencakup pemasaran, hingga meningkatkan kapasitas para pelaku usaha,” tutur Menteri PPPA.

Bank Indonesia menyadari menjembatani kesenjangan dalam akses perempuan terhadap layanan keuangan sangat penting untuk pemberdayaan ekonomi dan kesetaraan gender. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destri Damayanti menuturkan perempuan perlu mendapatkan kesempatan yang sama termasuk dalam akses ekonomi.

“Hasil survey Harvard terkait kepemimpinan perempuan menunjukkan perempuan memiliki kelebihan yang tidak atau sedikit dimiliki oleh laki-laki. Pertama perempuan lebih punya empati. Perempuan bisa lebih inklusi. Perempuan lebih teliti atau detail. Sifat-sifat itu prinsip sekali terutama dalam kepemimpinan, termasuk dalam kehwirausahaan atau UMKM, sangat penting sekali. Ini menjadi kelebihan bagi perempuan,” terang Destri Damayanti.

Destri Damayanti menambahkan ada tantangan yang krusial yang dihadapi perempuan dalam sektor ekonomi khususnya literasi keuangan. Menurut Destri, pemahaman perempuan terhadap sektor keuangan tidak kalah dari laki-laki. Namun dari segi akses keuangan atau pemanfaatan keuangan perempuan masih jauh dibanding laki-laki, seperti kepemilikian atas rekening tabungan, pinjaman dari bank. Destri menilai digitalisasi khususnya dalam akses keuangan dapat menjadi solusi bagi perempuan.

“Kenapa ini bisa terjadi? karena kalau bicara akses keuangan terutama pada sektor informal persyaratan bank banyak yang tidak mampu dipenuhi oleh perempuan, jadi itu yang membuat akhirnya perempuan susah untuk masuk dalam mengakses bantuan keuangan. Tapi beruntung karena sekarang era digitalisasi ini membuka ruang buat perempuan untuk menembus barrier dari akses keuangan yang selama ini sulit. Dan kami melihat bahwa perkembangan dari perempuan dalam memanfaatkan digitalasi baik untuk finansial maupun usaha saat ini terus mengalami peningkatan,” jelas Destri Damayanti.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 20261

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 20261

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 20261

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 20261

Buka GenIUS Research Expo 2026, Wapres Tanamkan Semangat Belajar dan Pengabdian bagi Generasi Muda Papua

Senin, 8 Juni 20260

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260
Don't Miss

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

NonblokKamis, 18 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara…

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.