Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kemen PPPA : Guru PAUD Perlu Dibekali Kemampuan Deteksi dan Merespon Potensi Kekerasan
Nasional

Kemen PPPA : Guru PAUD Perlu Dibekali Kemampuan Deteksi dan Merespon Potensi Kekerasan

Nonblok.comBy Nonblok.comJumat, 18 Juli 2025Updated:Sabtu, 19 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta (18/07) — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan pentingnya peran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai pelindung pertama anak di lingkungan pendidikan. Untuk itu, guru PAUD perlu dibekali kemampuan mendeteksi dan merespon potensi kekerasan sejak dini.

“Perlindungan anak tidak bisa ditunda. Guru PAUD bukan sekadar pengajar, tetapi juga pelindung anak untuk memastikan anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh. Pendidikan tidak cukup hanya mentransfer pengetahuan tetapi juga harus menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan nyaman bagi anak. Itu sebabnya, guru PAUD perlu dibekali kemampuan mendeteksi dan merespon potensi kekerasan sejak dini dan organisasi perlu memiliki kebijakan internal tentang keselamatan anak yang mencakup 4 komponen yaitu penyadaran, pencegahan, pelaporan dan penanganan,” ujar Endah Sri Rejeki, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III Kemen PPPA, saat menjadi salah satu narasumber dalam Seminar “Edukasi Perlindungan Anak bagi Guru PAUD” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Kamis (17/07). Seminar ini diselenggarakan Kemendikdasmen dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional yang puncaknya akan dilaksanakan pada 23 Juli 2025 mendatang.

Keterlibatan guru PAUD dalam pencegahan kekerasan menurut Endah sangat penting karena kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan serius dan memerlukan perhatian lintas sektor, termasuk dari dunia pendidikan.

“Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) hingga Juli 2025 mencatat sekitar 12.000 kasus kekerasan terhadap anak dengan 10.000  korban diantaranya adalah anak perempuan. Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) tahun 2024 juga menunjukkan bahwa 1 dari 2 anak pernah mengalami kekerasan fisik, psikis, dan seksual. Ini merupakan alarm serius bagi kita semua,” ungkap Endah.

Endah menambahkan Kemen PPPA juga mendorong perlindungan anak dilakukan secara sistemik, lintas sektor, dan lintas generasi. Langkah-langkah strategis yang telah dilakukan antara lain adalah penerapan kebijakan perlindungan anak di satuan pendidikan, perluasan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), penguatan regulasi seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang  Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), serta percepatan pembangunan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Komitmen Pemerintah dalam meningkatkan perlindungan anak yang telah dinyatakan dalam berbagai peraturan perundangan dan kebijakan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan praktik perlindungan anak, terutama oleh lembaga/organisasi penyelenggara layanan anak, dengan mengembangkan kebijakan internal tentang keselamatan anak dan kode etik bekerja dengan anak. Selain lembaga/organisasinya, orang yang bekerja secara langsung maupun tidak langsung dengan anak di berbagai lembaga/organisasi tersebut juga perlu mempraktekkan perilaku yang aman untuk anak.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti saat membuka seminar menyampaikan,  pendidikan anak usia dini adalah pondasi utama bagi generasi unggul Indonesia.

“Anak bukan hanya masa depan bangsa, tetapi juga warga negara yang hak-haknya harus dipenuhi. Guru PAUD berperan besar dalam membentuk karakter anak sejak dini melalui pembelajaran, keteladanan dan pengasuhan yang memanusiakan. Kita semua bertanggung jawab menciptakan ruang yang aman dan ramah anak baik di rumah maupun di sekolah,”tutur  Mendikdasmen.

Pada kesempatan ini, Kemendikdasmen meluncurkan dua buku panduan, yaitu “ Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dan buku “Panduan untuk PAUD” sebagai rujukan praktis dalam membangun nilai, karakter, dan toleransi sejak usia dini.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 20260 Views

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 20260 Views

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 20260 Views

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 20260 Views

Tinjau Posko Pengungsian dan Permukiman Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Pastikan Perlindungan Warga dan Percepatan Pemulihan

Kamis, 8 Januari 20260 Views

Integrasi BLU, HUT ke-52 MP UIN Jakarta Terasa Spesial

Kamis, 8 Januari 20261 Views
Don't Miss

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

By NonblokSelasa, 20 Januari 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/01/2026),…

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 20249 Views

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama

Selasa, 29 April 20258 Views

Pacu Swasembada Aspal Nasional, Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton

Minggu, 30 Maret 20258 Views

Inisiatif PGN Optimalkan LNG Bantu Kebutuhan Energi Industri Hadapi Risiko Geopolitik

Jumat, 26 April 20248 Views
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.