Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Kunjungi Ponpes Darul Ghuroba Langitan, Menteri PPPA Tegaskan Pesantren Harus Bebas dari Kekerasan Fisik dan Seksual
Nasional

Kunjungi Ponpes Darul Ghuroba Langitan, Menteri PPPA Tegaskan Pesantren Harus Bebas dari Kekerasan Fisik dan Seksual

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 28 April 2025Updated:Senin, 28 April 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Tuban (28/4) — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menekankan pentingnya peran pesantren dalam membangun peradaban yang inklusif, ilmiah, dan spiritual, serta mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan gender dalam pendidikan. Hal itu disampaikan Menteri PPPA saat memberikan kuliah umum dengan tema “Pemberdayaan Santri Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045” di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ghuroba Langitan.

“Pesantren memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter, akhlak, dan keilmuan para santri, yang kelak akan menjadi penerus perjuangan umat dan bangsa. Membangun peradaban yang inklusif bukanlah tugas yang mudah, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Sebagai pusat peradaban, pesantren memegang tanggung jawab besar, tidak hanya dalam mengajarkan ilmu agama, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai keadilan sosial, penghormatan terhadap hak asasi manusia, perlindungan anak, serta pemberdayaan perempuan dalam setiap aspek pendidikan,” ujar Menteri PPPA, pada Minggu (27/4).

Menteri PPPA juga menekankan lingkungan pesantren harus bebas dari segala bentuk kekerasan dan menjadi tempat yang penuh kasih sayang serta aman bagi tumbuh kembang para santri. Pendidikan berbasis penghormatan terhadap hak-hak anak akan melahirkan generasi yang kuat secara mental, moral, dan spiritual.

Lebih lanjut, Menteri PPPA mendorong keterlibatan aktif santri perempuan dalam proses pembangunan pesantren yang ramah anak dan bebas kekerasan. Ia menegaskan, santri perempuan tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, melainkan harus menjadi subjek perubahan yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif.

“Santri perempuan diharapkan dapat menjadi agen Pelopor dan Pelapor dalam pemenuhan hak anak dan kesetaraan gender. Sebagai pelopor, mereka diharapkan mampu memimpin perubahan positif di lingkungan sekitarnya, sementara sebagai pelapor, mereka dapat menyuarakan segala bentuk hambatan dan ketidakadilan yang mereka alami atau saksikan,” kata Menteri PPPA.

Dalam rangka melahirkan ulama perempuan, Kementerian PPPA bekerja sama dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) dan Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) mengadakan Program Pendidikan Kader Ulama Perempuan (PKUP). Program ini setara dengan jenjang S2 dan mendapat dukungan penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), termasuk untuk program short course ke Mesir dan Amerika Serikat.

Menteri PPPA berharap banyak santri dari Pondok Pesantren Darul Ghuroba Langitan dapat mengakses program PKUP ini, sehingga dapat melahirkan ulama perempuan yang berwawasan luas, berpemikiran progresif, berperspektif gender, serta mampu berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia.

“Saya berharap akan banyak alumni Ponpes Darul Ghuroba Langitan untuk mengakses PKUP. Semoga pesantren ini terus menjadi wadah yang mencetak generasi-generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama. Semoga keberkahan senantiasa menyertai perjuangan kita dalam mewujudkan Indonesia yang kita cita-citakan,” pungkas Menteri PPPA.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ghuroba Langitan, KH Ubaidillah Faqih menegaskan komitmennya untuk terus mendidik santri dengan nilai-nilai keilmuan, spiritualitas, serta kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi kolaborasi yang lebih luas dalam upaya memberdayakan santri, khususnya santri perempuan, agar kelak mampu berkontribusi dalam berbagai sektor kehidupan bangsa.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak yang turut hadir juga memberikan apresiasi atas peran penting pesantren dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga cerdas, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 20261

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 20261

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 20260

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 20261

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Senin, 28 September 20260

Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 20260

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres Sampaikan Duka Cita

Jumat, 25 September 20260

Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Bencana di Solok, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Pemulihan Rumah Ibadah

Jumat, 25 September 20260

Beri Arahan Forkopimda, Wapres Tekankan Prioritas Tanggap Darurat dan Konsolidasi Penanganan Bencana Solok

Jumat, 25 September 20260

Temui Pengungsi Korban Banjir Bandang di Solok, Wapres Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Jumat, 25 September 20260
Don't Miss

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

NonblokRabu, 7 Oktober 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pendeta Indonesia (DPP…

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202432

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202424

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.