Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Melalui BDI Jakarta, Kemenperin Cetak Wirusaha Industri Baru Sektor TPT dan Logam
Nasional

Melalui BDI Jakarta, Kemenperin Cetak Wirusaha Industri Baru Sektor TPT dan Logam

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 24 Juli 2024Updated:Rabu, 24 Juli 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Kementerian Perindustrian aktif menumbuhkan wirausaha industri baru untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui peran pelaku usaha, termasuk sektor industri kecil dan menengah (IKM), akan tercipta peningkatan nilai tambah bahan baku dalam negeri hingga penciptaan lapangan kerja. 

“Wirausaha industri memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan nilai tambah. Mereka tidak hanya menciptakan peluang bisnis, tetapi juga berperan dalam menciptakan lingkungan usaha yang dinamis dan produktif,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (24/7).

Apalagi, sektor IKM sedang dalam tren yang positif dengan jumlah yang terus bertambah setiap tahunnya. Saat ini, jumlah IKM tercatat sebanyak 4,4 juta unit usaha atau sebagai mayoritas yang mencapai 99,7 persen dari total unit usaha industri di Indonesia. 

“Sektor ini telah mampu menyerap tenaga kerja hingga 12,39 juta orang atau 66,25 persen dari total tenaga kerja di sektor industri,” ungkap Menperin. Jumlah tersebut membuktikan bahwa penumbuhan dan pemberdayaan IKM memiliki dampak luas yang positif, termasuk dalam upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan, bahwa pengembangan wirausaha industri terbukti mampu meningkatkan daya saing SDM Indonesia. “Sebab, wirausaha industri membawa semangat inovasi, kreativitas, dan adaptasi terhadap perubahan pasar yang cepat seperti saat ini di era digitalisasi atau industri 4.0,” tuturnya pada Pembukaan Inkubator Bisnis Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta Tahun 2024, Selasa (23/7).

Satuan kerja di bawah binaan BPSDMI Kemenperin, yakni BDI Jakarta memegang peran sentral dalam membentuk wirausaha industri yang berdaya saing. Melalui program inkubator bisnis, BDI Jakarta aktif memberikan pendidikan, pelatihan, dan dukungan teknis yang diperlukan bagi wirausaha industri untuk mengembangkan ide-ide mereka menjadi produk yang layak pasar sehingga program ini memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin memajukan usaha.

“Program Inkubator bisnis menerapkan pendekatan holistik terhadap perkembangan dan pendampingan yang tidak hanya berfokus pada aspek produksi dan bisnis, tetapi juga pada inovasi, peningkatan kualitas produk, dan pemasaran yang efektif,” jelasnya. 

Di samping itu, setiap tenant diberikan dukungan secara personal berdasarkan kebutuhan spesifik. “Hal ini memastikan bahwa proses pelatihan dan inkubasi dirancang untuk memaksimalkan potensi masing-masing IKM,” imbuhnya. 

Proses inkubasi yang diterapkan di BDI Jakarta berlangsung dalam tiga tahap, yaitu uji coba produksi, produksi awal, dan produksi komersil. Pendekatan komprehensif ini memastikan bahwa peserta menerima bimbingan dan dukungan yang diperlukan di setiap langkah pengembangan bisnis dengan didampingi oleh mentor dan pelatih yang berpengalaman di bidangnya.

Kepala BDI Jakarta Ali Khomaini menegaskan, pihaknya tidak hanya berfokus pada pelatihan dan pendampingan IKM, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi wirausaha industri untuk berkembang serta membangun jejaring ekosistem industri yang saling terhubung. 

“Dengan membuka program ini secara tahunan, BDI Jakarta optimistis mampu menciptakan pintu masuk yang lebih terbuka bagi para wirausaha industri untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di wilayahnya,” ujar Ali. 

BDI Jakarta juga tidak hanya menciptakan dampak positif dalam jangka pendek, tetapi juga membangun dasar kuat bagi pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan. Sinergi antar stakeholder yang dimiliki BDI Jakarta (IKM, industri besar, asosiasi, komunitas, dan sektor swasta), membuktikan bahwa kerja sama yang kuat mampu memicu pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif. 

“Kami juga bertekad untu membentuk ekosistem industri yang dapat mempermudah para stakeholder untuk saling terhubung,” tandasnya.

Program Inkubator Bisnis BDI Jakarta tahun ini diselenggarakan sekitar enam bulan, Juli-Desember 2024, dengan fokus utama pengembangan wirausaha di bidang fesyen, custom made, produk tekstil,  kerajinan logam dan batik.

Adapun tahap-tahap dalam pelaksanaan Inkubator Bisnis ini, meliputi Pra-Inkubasi, yang bertujuan untuk memperoleh tenant melalui proses seleksi yang sesuai dengan karakteristik usaha. “Pada tahapan pra inkubasi terdiri dari beberapa kegiatan, di antaranya sosialisasi dan rekrutmen. Dari hasil rekrutmen, kurang lebih selama tiga minggu diperoleh calon tenant sebanyak 264 pendaftar,” sebut Ali.

Selanjutnya, adalah tahap seleksi, yang akan terdiri dari seleksi administrasi, profil bisnis, presentasi dan wawancara. “Pada tahap satu akan diperoleh 107 tenant yang lolos, kemudian tahap kedua sebanyak 57 tenant yang lolos, dan di tahap akhir ditentukan tujuh peserta yang menjadi tenant inkubator bisnis BDI Jakarta,” ucap Ali. 

Kemudian, tahap Inkubasi. Pada tahap ini, BDI Jakarta akan meningkatkan kapasitas tenant. Peningkatan kapasitas tenant dilakukan melalui beberapa tahap, di antaranya: business diagnostic, mentoring dan coaching, produksi, serta demoday dan launching. 

“Terakhir adalah tahap Pasca-Inkubasi. Tahap ini bertujuan untuk memberikan akses dan jaringan pendukung pengembangan usaha tenant. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada tahap ini, antara lain menyediakan jejaring antar tenant, memberi peluang partisipasi kepemilikan pada perusahaan tenant, dan melakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan usaha tenant paling singkat dua tahun,” papar Ali.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 20261

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 20261

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 20261

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 20262

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 20260

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 20261

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Senin, 28 September 20260

Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 20260

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres Sampaikan Duka Cita

Jumat, 25 September 20262

Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Bencana di Solok, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Pemulihan Rumah Ibadah

Jumat, 25 September 20260
Don't Miss

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

NonblokKamis, 8 Oktober 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah kemajemukan…

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202432

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202425

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.