Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Mengejutkan Warga, Mensos Risma Selamatkan Keluarga Kecil di Situbondo dari Kehancuran
Nasional

Mengejutkan Warga, Mensos Risma Selamatkan Keluarga Kecil di Situbondo dari Kehancuran

Nonblok.comBy Nonblok.comSelasa, 2 April 2024Updated:Selasa, 2 April 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

KAB. SITUBONDO (1 April 2024) – Menjalankan puasa tidak menjadi halangan bagi Menteri Sosial RI Tri Rismaharini untuk berjuang menyelamatkan sebuah keluarga kecil yang diambang kehancuran di Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo Jawa Timur, Minggu (31/3).

Mensos Risma begitu bersemangat berangkat dari Surabaya menuju Situbondo. Setibanya di lokasi, Mensos Risma masih harus menyusuri jalan di bawah terik matahari yang menyengat, melangkahkan kakinya memasuki gang sempit untuk menuju rumah sangat sederhana di Kelurahan Patokan, Situbondo.
Wargapun terhenyak akan kedatangan Mensos Risma. Mereka tak menyangka bahwa kejadian viral di medsos seorang ayah menganiaya anaknya yang masih balita mampu membawa Menteri Sosial Tri Rismaharini  untuk bertandang dan menyelamatkan keluarga tersebut.

Melihat kehadiran Mensos Risma, Ketua RT 01 RW 3 Kelurahan Patokan Kecamatan Situbondo Atmawiyanto cukup kaget. “Iya, saya kaget, heran campur haru. Kok bisa sampai didatangi Bu Mensos. Istimewa sekali. Terima kasih sekali lagi. Terlebih ini di bulan Ramadhan, Insya Allah barokah,” kata Atmawiyanto.

Atmawiyanto berharap dengan kehadiran Mensos Risma, tidak ada lagi “Sandy-Sandy”  yang lain atau kejadian yang serupa terulang lagi di kemudian hari di tengah masyarakat.

Saat memasuki rumah yang dindingnya terbuat dari papan, Risma luluh hatinya menyaksikan dua bocah yang begitu ceria menyambutnya. Mereka berusia 2 tahun dan adiknya berusia 9 bulan. Dua bocah ini sempat menjadi sasaran amarah ayahnya saat cek cok dengan istrinya yang bekerja menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura.

“Siapa namanya, ayo sini main. Senang ya banyak mainannya,” ujar Mensos Risma saat menyapa dua bocah yang terlihat sangat ceria.

Mensos Risma pun tak mau basa-basi. Bersua dengan pelaku kekerasan anak yang bernama Sandy, Mensos Risma langsung menegur dan meminta untuk tidak mengulanginya. Meski kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan, namun Mensos Risma minta jaminan ke pelaku untuk tidak berbuat kasar kembali.

“Saya tau ini sudah diselesaikan tapi saya ingin kamu berjanji tidak mengulanginya. Saya akan bantu kamu bisa bekerja dan juga akan memulangkan istrimu,” ujar Mensos Risma.

Tak butuh waktu lama, Mensos Risma pun menghubungi KBRI di Singapura dan kemudian menghubungi  agen yang menempatkan ibu dari dua anak tersebut  bekerja di Singapura. Bahkan Mensos Risma langsung disambungkan ke Siti, ibu dari kedua anak tersebut.

“Saya ingin kamu bisa pulang. Kasihan keluargamu. Kasian anak-anak kamu. Meski di sana uangnya banyak, tapi kasihan keluargamu. Kamu tidak usah mikir tentang ganti rugi karena putus kontrak nanti saya yang akan menyelesaikannya,” kata Mensos Risma.

Siti pun mengiyakan keinginan Mensos Risma. Namun Mensos Risma menangkap kegamangan hati Siti untuk pulang. Mensos Risma pun kembali berujar melalui sambungan telepon akan masa depan mereka.
“Saya sudah minta dia untuk ikut serta pelatihan dan bekerja di sentra milik Kemensos yang berada di Bali. Jangan khawatir, nanti anak-anak juga dibawa sehingga bisa bekerja dan mengawasi mereka,” lanjut Risma.

Jawaban Risma pun meneguhkan niat Siti untuk pulang dan kembali bersama keluarga.
“Ini anak-anak, kamu tidak rindu mereka? Ayo sini, Nak. Ini ibu kamu, ayo disapa, Nak,” ujar Risma sembari memanggil anak Sandy dan Siti yang masih berusia 2 tahun.

Diakhir pertemuan tersebut, Mensos Risma merasa lega karena upaya menyelamatkan keluarga kecil tersebut menampakkan hasilnya.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 2026

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

Sabtu, 20 Juni 20261

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 20261

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 20261

Di Tengah Perjalanan Menuju Bendungan, Wapres Singgah ke SDN 07 Bulango yang Pernah Terbakar

Jumat, 19 Juni 20261

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 20261

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 20261

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 20261

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261
Don't Miss

Buka PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Wapres Tegaskan Petani dan Nelayan Garda Terdepan Kemandirian Pangan

NonblokSabtu, 20 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan bahwa petani dan nelayan merupakan garda terdepan dalam mewujudkan…

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026

Dukung Ketahanan Pangan Gorontalo, Wapres Kawal Percepatan Penyelesaian Bendungan Bulango Ulu

Jumat, 19 Juni 2026

Di Tengah Perjalanan Menuju Bendungan, Wapres Singgah ke SDN 07 Bulango yang Pernah Terbakar

Jumat, 19 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.