Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Mensos Risma Berikan Bantuan Pemberdayaan untuk Masyarakat Kepulauan Tanimbar
Nasional

Mensos Risma Berikan Bantuan Pemberdayaan untuk Masyarakat Kepulauan Tanimbar

Nonblok.comBy Nonblok.comRabu, 26 Juni 2024Updated:Kamis, 27 Juni 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link


KEPULAUAN TANIMBAR (26 Juni 2024)
 – Kunjungan kerja ke Kepulauan Tanimbar, Menteri Sosial Tri Rismaharini   memberikan berbagai bantuan pemberdayaan untuk masyarakat  di Pendopo Bupati  Kepulauan Tanimbar pada Rabu (26/6). Beberapa bantuan pemberdayaan yang diberikan antara lain berupa alat dan bahan tenun, alat pengolahan ikan laut, alat pengolahan minyak kelapa dan ayam petelur. Selain itu juga pemberdayaan budidaya ikan keramba, mesin perahu tempel dan  alat tangkap ikan, serta pemberdayaan budidaya rumput laut.

Mensos Risma berbincang langsung dengan beberapa warga untuk menanyakan kebutuhannya serta memberikan saran untuk perkembangan usahanya kedepan. Kepada kelompok pengrajin tenun Kepulauan Tanimbar, Mensos Risma memberikan saran untuk lebih memperbanyak warna benangnya dan jangan hanya menghasilkan kain saja tetapi bisa dibikin tas agar nilai harganya lebih mahal. “Sekarang yang dicari orang itu warna-warna alam, dari daun-daun. Memang harus begitu, kalau mau laku, kita bukan sekadar buat, nanti kami ajari. Kalau hanya jadi baju, orang belinya satu. Kalau dibikin satunya tas, satunya baju, saya beli dua-duanya,” kata Mensos Risma.

Mensos Risma kemudian memberikan solusi kepada kelompok nelayan Tanimbar yang menerima bantuan alat pengolahan ikan  laut
untuk meningkatkan pendapatan dengan melatih istri-istri nelayan dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai tinggi, seperti bakso ikan, empek-empek, dendeng, dan abon. “Jika ikan hanya dijual segar, keuntungannya terbatas. Namun, jika diolah menjadi produk lain, dapat dijual ke pasar yang lebih luas, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Bandung,” kata Mensos Risma. Selanjutnya Mensos Risma juga menekankan pentingnya intensifikasi dalam pengelolaan hasil tangkapan ikan. “Sebagian ikan dijual segar, sebagian lagi diolah menjadi produk seperti dendeng dan abon,” kata Mensos

Kepada kelompok petani kelapa Mensos Risma mengatakan bahwa pengolahan kelapa menjadi minyak goreng memberikan nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan hanya menjadikannya kopra. Namun, dengan adanya bantuan alat pengolah minyak kelapa ini, buah kelapa dapat diolah menjadi minyak kelapa yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Masyarakat juga berencana untuk memanfaatkan batok kelapa yang selama ini terbuang, dengan menjadikannya sebagai arang yang bisa dijual dan digunakan untuk keperluan memasak, sehingga dapat mengurangi biaya pembelian gas atau minyak. “Mungkin kita bisa jadikan arang lalu kita produksi jadi arang supaya kita bisa jual ke ibu-ibu yang lain,” kata Leobardus Batmomolin (31) penerima bantuan alat pengolahan minyak kelapa.

Mensos Risma kemudian menyarankan kepada petani rumput laut yang biasanya menjual rumput laut dalam keadaan basah, untuk mengolah rumput laut tersebut menggunakan alat pengering agar dapat di pasarkan lebih jauh lagi, karena jika dalam keadaan basah, harganya murah tetapi biaya kirimnya mahal. Namun sebaliknya jika dalam keadaan kering harganya akan lebih mahal namun biaya kirimnya lebih murah. Mensos Risma meminta anak-anak muda untuk mengolah rumput laut tersebut dan akan memberikan pelatihannya.

Menurut Mensos Risma, setelah berbincang dengan beberapa penerima bantuan, beberapa masalah muncul salah satunya terkait pemasaran yang masih disekitar wilayah lokal saja. “Nah, kemudian tadi ditemukan beberapa  masalahnya adalah bagaimana memasarkan. Kita memang biasanya  bukan sekadat  trainning kemudian selesai, tetapi kita ajarkan  bagaimana cara memasarkan,” kata Mensos Risma. Kementerian Sosial tidak hanya sekedar memberikan bantuan saja, tetapi juga akan memberikan pelatihan secara bertahap bagaimana cara mengemas dan memasarkan produk agar perekonomian masyarakat dapat meningkat.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kamis, 18 Juni 20261

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 20261

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 20261

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 20261

Buka GenIUS Research Expo 2026, Wapres Tanamkan Semangat Belajar dan Pengabdian bagi Generasi Muda Papua

Senin, 8 Juni 20260

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260
Don't Miss

Tinjau Pasar Lama Mbongawani, Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

NonblokKamis, 18 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara…

Wapres Minta KDMP Jadi Ekosistem yang Saling Mengisi dengan Usaha Warga

Kamis, 18 Juni 2026

Menjawab Aspirasi Warga, Wapres Pastikan Revitalisasi Sekolah di Ende Diprioritaskan

Kamis, 18 Juni 2026

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.