Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Menteri PPPA Dorong Implementasi Program Pemberdayaan Perempuan Sampai ke Daerah
Nasional

Menteri PPPA Dorong Implementasi Program Pemberdayaan Perempuan Sampai ke Daerah

Nonblok.comBy Nonblok.comKamis, 20 Februari 2025Updated:Sabtu, 22 Februari 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Warning: mysqli_query(): (HY000/1114): The table ‘(temporary)’ is full in /home/u6998656/public_html/wp-includes/class-wpdb.php on line 2345

Jakarta (20/2) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam melaksanakan program pemberdayaan perempuan hingga ke tingkat akar rumput. Upaya tersebut dapat dilaksanakan melalui inisiasi program Ruang Bersama Indonesia yang turut melibatkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai sektor Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah.

“Sinergi dan kolaborasi antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan hal yang penting dalam rangka memberdayakan perempuan. Kami menyadari bahwa meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan harus dilaksanakan sampai ke tingkat akar rumput. Oleh karenanya, kami menginisiasi pilot project Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat mulai dari level pemerintahan terkecil yakni desa,” jelas Menteri PPPA dalam pertemuannya dengan Komisi E Dewan Permusyawaratan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah di kantor Kemen PPPA (18/2).

Menteri PPPA menyampaikan pembangunan manusia di tingkat akar rumput sejatinya telah dilaksanakan oleh Kementerian/Lembaga seperti dengan melibatkan pekerja sosial, Babinsa (Bintara Pembina Desa), pendamping desa dan beragam pendamping dari banyak sektor. Sebagai upaya akselerasi pembangunan, RBI diharapkan bisa menjadi ruang kolaborasi lintas sektor tersebut.

“RBI telah kami launching di 6 (enam) lokasi, diharapkan nanti masing-masing daerah bisa memetakan masalah yang terjadi dan apa solusi yang bisa dilakukan bersama. Jadi bisa disinergikan lintas sektor antar masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama kami dari pemerintah pusat,” tutur Menteri PPPA.

Menteri PPPA turut memberikan apresiasi terhadap Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah yang telah mendorong pemberdayaan perempuan khususnya di sektor ekonomi dan mengupayakan perlindungan bagi anak.

“Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah sedang menyusun peraturan daerah terkait upaya penurunan angka kemiskinan. Hal tersebut berkaitan sekali dengan perempuan karena mereka adalah motor penggerak dalam upaya pengentasan kemiskinan. Kami dibantu dinas pengampu urusan perempuan dan anak telah bekerja sama untuk mendukung hal tersebut. Untuk mengakselerasi progresnya, kami ingin menjalin kerjasama dengan pemerintah pusat, salah satunya dengan Kemen PPPA,” kata Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Messy Widiastuti.

Messy mengatakan, angka kemiskinan di Jawa Tengah masih tinggi yakni 9,58 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS, 2024). Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa provinsi lain seperti DKI Jakarta dengan presentase 4,14 persen, Jawa Barat 7,46 persen, dan Jawa Timur 9,56 persen.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto turut menyampaikan upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah melalui identifikasi masalah dan potensi desa. Pemetaan masalah tersebut turut menganalisis berbagai indikator yang berperspektif gender, mulai dari jumlah perempuan kepala keluarga, perempuan mandiri secara ekonomi, angka perkawinan anak, dan indikator lainnya.

“Terkait RBI, memang di daerah sebenarnya penting untuk sinkronisasi, tetapi memang harus ada sosialisasinya. Karena sebaik-baiknya perencanaan di level pemerintah pusat tidak akan bisa kalau tidak dibantu daerah. Pemerintah daerah perlu terlibat khususnya dalam pembiayaan anggaran untuk memberdayakan perempuan dan perlindungan anak. Oleh karenanya, kerjasama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat yang komprehensif perlu dilakukan,” kata Yudi.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 20261

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 20261

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 20261

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 20262

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 20260

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 20261

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Senin, 28 September 20260

Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 20260

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres Sampaikan Duka Cita

Jumat, 25 September 20261

Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Bencana di Solok, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Pemulihan Rumah Ibadah

Jumat, 25 September 20260
Don't Miss

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

NonblokKamis, 8 Oktober 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah kemajemukan…

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202432

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202425

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.