Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Pemberdayaan Perempuan di Semua Sektor
Nasional

Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Sinergi untuk Pemberdayaan Perempuan di Semua Sektor

Nonblok.comBy Nonblok.comSenin, 16 Desember 2024Updated:Senin, 16 Desember 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Yogyakarta (16/12) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyatakan perempuan memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung kemajuan Indonesia. Perempuan, menurutnya, adalah penggerak perubahan yang mampu memberikan kontribusi besar di setiap sektor, baik di ruang domestik, publik, maupun politik.

“Perempuan adalah penggerak perubahan yang luar biasa. Dari ruang domestik, publik, hingga politik, perempuan telah membuktikan bahwa potensi mereka tidak terbatas. Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa perempuan memiliki peluang untuk berkembang dan berkontribusi. Dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, kita bisa menciptakan ekosistem yang mendukung pemberdayaan perempuan secara menyeluruh,” ujar Menteri PPPA dalam acara seminar dan bedah buku bertajuk “Jejak Peradaban: Perempuan di Ruang Domestik, Publik, dan Politik”, pada Sabtu (14/12).

Menteri PPPA juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, meskipun budaya patriarkal masih mendominasi, upaya-upaya struktural yang dilakukan pemerintah perlahan mulai menggeser pandangan tersebut.

Namun, Menteri PPPA juga mengakui masih adanya tantangan besar, terutama dalam meningkatkan keterwakilan perempuan di dunia politik. “Berdasarkan data BPS, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) masih menunjukkan hasil yang belum memuaskan. Namun, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan angka IKG terendah di Indonesia pada tahun 2023 dengan angka 0,142. Hanya ada 14 provinsi di Indonesia yang memiliki angka IKG di atas rata-rata nasional. Ini menunjukkan bahwa masih banyak sektor yang perlu diperbaiki, salah satunya dalam sektor politik, keterwakilan perempuan di DPD RI baru mencapai 35%, sementara di DPR RI dan DPRD, perjuangan masih berlanjut untuk memastikan perempuan bisa lolos dan diakui dalam partai politik,” kata Menteri PPPA.

Oleh karena itu, Menteri PPPA menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, partai politik, dan masyarakat dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Program-program yang mendukung pemberdayaan perempuan, seperti pendidikan politik untuk perempuan dan peningkatan kepemimpinan dari tingkat akar rumput, harus diperkuat agar perempuan memiliki akses yang lebih besar dalam pengambilan keputusan.

Lebih lanjut, Menteri PPPA memberikan apresiasi kepada Keraton Yogyakarta Hadiningrat atas pelaksanaan seminar nasional dan bedah buku ini, termasuk pameran Parama Iswari. Menurutnya seluruh rangkaian acara tersebut, menunjukan bahwa Keraton Yogyakarta Hadiningrat mempunyai budaya luhur dan memiliki tempat istimewa dalam sejarah Bangsa Indonesia serta memiliki komitmen dalam memperjuangkan kepentingan perempuan.

“Ini bukti nyata bahwa Keraton Yogyakarta memiliki tempat yang istimewa dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Tidak hanya menjaga nilai-nilai budaya, tetapi juga aktif memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan. Komitmen yang ditunjukkan oleh Keraton Yogyakarta dapat menjadi potensi besar dalam pengembangan kebijakan di Kemen PPPA, khususnya dalam merumuskan kebijakan yang pro-perempuan dan memberikan perlindungan lebih bagi anak-anak. Semoga kegiatan ini dapat memicu kemajuan diskusi tentang pemberdayaan perempuan, yang akan membawa peran perempuan Indonesia semakin berarti di masa depan, Dengan kesadaran dan kerja sama yang baik, diharapkan perempuan dapat berdaya dan terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045.” pungkas Menteri PPPA.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, menyoroti pentingnya berbagai regulasi yang mendukung hak perempuan. Hemas juga mengenang peran perempuan-perempuan kuat dalam sejarah Yogyakarta, termasuk peran para ratu dan perempuan dalam keraton yang turut berkontribusi dalam tatanan sosial dan budaya.

“Setiap dimensi yang dihadapi perempuan menghadirkan tantangan dan kesempatan. Namun, perempuan harus terus berjuang untuk memastikan hak-haknya terpenuhi, dan peran-perannya dalam keluarga, masyarakat, dan negara diakui dengan baik,” ujar GKR Hemas.

Gusti Kanjeng Ratu Bendara (GKR Bendara) yang turut hadir juga menegaskan bahwa perempuan bukanlah objek budaya, melainkan bagian integral dari perkembangan kebudayaan itu sendiri. Ia menyampaikan perempuan harus dihargai bukan hanya sebagai simbol keindahan, melainkan juga sebagai agen perubahan dalam berbagai dimensi kehidupan, termasuk politik dan sosial.

GKR Bendara berharap diskusi seputar peran perempuan dalam masyarakat dapat menghasilkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana perempuan dapat berperan aktif dalam bidang domestik, publik, dan politik. Ia juga menekankan pentingnya kesetaraan gender dan dorongan untuk memberikan ruang bagi perempuan untuk menentukan definisi dan perannya dalam masyarakat.

“Seminar ini adalah wadah untuk kembali membahas konstruksi sosial yang membentuk pemahaman kita tentang perempuan. Semoga hasil dari diskusi ini dapat memberi pengaruh positif bagi perubahan dalam kehidupan sosial dan budaya kita,” pungkas GKR Bendara.

Setelah menghadiri acara seminar dan bedah buku, Menteri PPPA melanjutkan kunjungannya ke Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga untuk bertemu dengan para alumni. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Usai pertemuan di UIN Sunan Kalijaga, Menteri PPPA juga menyempatkan diri untuk mengunjungi Omah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

Kamis, 8 Oktober 20261

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 20261

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 20261

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 20262

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 20260

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 20261

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Senin, 28 September 20260

Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 20260

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres Sampaikan Duka Cita

Jumat, 25 September 20262

Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Bencana di Solok, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Pemulihan Rumah Ibadah

Jumat, 25 September 20260
Don't Miss

Buka Kongres Nasional ke-V API, Wapres Tekankan Penguatan Toleransi untuk Jaga Persatuan Bangsa

NonblokKamis, 8 Oktober 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat kerukunan, toleransi, dan persatuan di tengah kemajemukan…

Songsong Masa Depan, Wapres Dorong Percepatan Literasi Teknologi Generasi Muda Maluku

Rabu, 7 Oktober 2026

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202432

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202425

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.