Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / NEC Indonesia Perkenalkan Integrated Command Control Centre untuk Kawasan Industri di Munas HKI ke-9 Tahun 2025
Bisnis

NEC Indonesia Perkenalkan Integrated Command Control Centre untuk Kawasan Industri di Munas HKI ke-9 Tahun 2025

NonblokBy NonblokSabtu, 21 Juni 2025Updated:Senin, 23 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link
Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto (kanan), bersama Head of Business Incubation NEC Indonesia, Marko Kanadi (kiri), saat memaparkan solusi NEC ICCC untuk kawasan industri dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI). Solusi ini membantu kawasan industri melakukan pembenahan bertahap melalui pengelolaan dan monitoring berbasis data, guna meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tuntutan rantai pasok global yang semakin cepat, efisien, dan responsif.

Jakarta, 20 Juni 2025 — NEC Indonesia turut ambil bagian dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) yang diselenggarakan pada 17–21 Juni 2025 di JS Luwansa Hotel, Jakarta. Dalam forum nasional ini, NEC Indonesia memperkenalkan Integrated Command Control Centre (ICCC) untuk kawasan industri.

NEC ICCC untuk kawasan industri hadir sebagai jawaban atas tantangan aging infrastructure yang kini menjadi sorotan utama dalam pengembangan kawasan industri di Indonesia. Di tengah gelombang relokasi industri besar-besaran ke kawasan Asia Tenggara, kawasan industri di Indonesia memiliki peluang strategis untuk menangkap momentum ini. Di sisi lain, daya saing kawasan industri di Indonesia masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam menjawab kebutuhan sektor-sektor manufaktur seperti otomotif, mesin, dan elektronik yang menuntut infrastruktur modern dan terintegrasi.

Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto, mengatakan, “Solusi NEC ICCC untuk kawasan industri dikembangkan untuk menjawab tantangan tersebut dengan membantu kawasan industri di Indonesia melakukan pembenahan menyeluruh secara bertahap, dimulai dari aspek pengelolaan dan monitoring berbasis data. Dengan mengadopsi sistem ini, kawasan industri akan lebih siap untuk menjadi bagian dari rantai pasok global yang menuntut kecepatan, efisiensi, dan daya tanggap. Kami menyambut baik kesempatan bertukar wawasan dalam Munas HKI kali ini untuk mendorong transformasi kawasan industri di Indonesia.”

Sebagai bagian dari partisipasinya di Munas IX HKI, NEC Indonesia juga menampilkan berbagai solusi unggulan di bidang smart city dan city operations center. Para pengunjung dan pemangku kepentingan industri dapat melihat langsung bagaimana teknologi tepercaya NEC dapat diimplementasikan dalam pengelolaan kawasan industri modern, mulai dari integrasi data sensor, pemantauan real-time, hingga sistem prediksi dan simulasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan cerdas.

NEC ICCC untuk kawasan industri bekerja dengan mengintegrasikan seluruh data dari berbagai layanan vertikal, seperti pemantauan keamanan CCTV yang dilengkapi video analytics untuk mengidentifikasi aktivitas tidak biasa seperti demonstrasi, perkelahian, parkir liar, dan sebagainya. NEC ICCC juga mencakup layanan seperti Smart Water untuk memantau saluran drainase dan fasilitas pemurnian air, Security Monitoring, Disaster Monitoring, serta Underground Monitoring yang memanfaatkan teknologi digital twin untuk menampilkan infrastruktur bawah tanah secara virtual.

Sistem ini tidak hanya memantau data secara real-time, tetapi juga menganalisisnya secara menyeluruh untuk menghasilkan insight yang dapat langsung ditindaklanjuti. Dengan pendekatan menyeluruh ini, kawasan industri dapat meningkatkan respons operasional, mengantisipasi potensi gangguan, serta merancang simulasi skenario yang lebih efisien, fleksibel, dan hemat biaya.

Partisipasi ini menjadi bagian dari rangkaian Munas IX HKI yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun HKI ke-37. Munas yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pelaku industri dan pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, dalam mendorong transformasi kawasan industri yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Tentang PT NEC Indonesia
NEC pertama kali mendirikan kantor perwakilannya di Jakarta pada tahun 1968. Hingga saat ini, PT NEC Indonesia terus memainkan peranan penting dalam mememberikan solusi TIK yang inovatif untuk mempromosikan keselamatan, keamanan, dan meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat.

Sebagai penyedia teknologi informasi dan komunikasi terkemuka, PT NEC Indonesia memberikan layanan dan teknologi kelas dunia termasuk jaringan telekomunikasi, identifikasi biometrik, solusi-solusi cerdas untuk Bank dan Jasa Keuangan lainnya, Transportasi Umum dan Logistik, Manufaktur, serta aplikasi dan infrastruktur pemerintah dan perusahaan bisnis untuk mendukung perjalanan transformasi digital. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi kami di http://id.nec.com/.

Bisnis Ekonomi Ekonomi dan Bisnis Indonesia Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 2026

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

Senin, 15 Juni 20261

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 20261

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 20261

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 20261

Buka GenIUS Research Expo 2026, Wapres Tanamkan Semangat Belajar dan Pengabdian bagi Generasi Muda Papua

Senin, 8 Juni 20260

Terima Yayasan Widya Cahaya Nusantara, Wapres Dukung Pengembangan Museum Asmat dan Sekolah Lapang Sagu

Kamis, 4 Juni 20260

Perkuat Ketahanan Nasional, Wapres Dorong Diversifikasi Pangan dan Digitalisasi Ekonomi

Rabu, 3 Juni 20260

Beri Pembekalan Peserta Didik Lemhannas, Wapres Dorong Birokrasi Gesit, Kolaboratif, dan Berbasis Digital

Rabu, 3 Juni 20260

Terima PERDISKI, Wapres Dorong Pendidik Jadi Garda Terdepan Wujudkan SDM Unggul

Jumat, 29 Mei 20260

Terima Yayasan Sungai Watch, Wapres Bahas Penguatan Gerakan Bersih Sungai

Selasa, 26 Mei 20260
Don't Miss

Usai Dialog, Wapres dan Perwakilan Mahasiswa Salat Magrib Berjemaah di Masjid Baiturrahman Setwapres

NonblokSenin, 15 Juni 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melaksanakan salat Magrib berjemaah di Masjid Baiturrahman, Sekretariat Wakil Presiden…

Terima APMI, Wapres Bahas Tantangan dan Penguatan Ekosistem Industri Musik Nasional

Kamis, 11 Juni 2026

Terima AISMOLI, Wapres Dorong Penguatan Sinergi Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Rabu, 10 Juni 2026

Terima APKLI, Wapres Dukung Penguatan PKL dan UMKM

Selasa, 9 Juni 2026
Top Posts

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202423

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202418

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (1 Agustus 2025)

Jumat, 1 Agustus 202517

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202417
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.