Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Pimpin Rapat Pleno KNEKS 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Paparkan Langkah Strategis Keberlanjutan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah
News

Pimpin Rapat Pleno KNEKS 2024, Wapres KH Ma’ruf Amin Paparkan Langkah Strategis Keberlanjutan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

NonblokBy NonblokJumat, 4 Oktober 2024Updated:Jumat, 4 Oktober 2024Tidak ada komentar5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Jakarta, NONBLOK.COM – Selaku Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin hari ini, Jumat (04/10/2024), memimpin Rapat Pleno KNEKS 2024 dan Pembukaan Rapat Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional di Auditorium Sekretariat Wakil Presiden, Jl. Kebon Sirih No. 14, Jakarta Pusat. Pada kesempatan ini, menjelang akhir masa tugasnya, Wapres memaparkan beberapa arahan strategis dalam menjaga keberlanjutan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Pertama, bangun ekosistem industri halal dan kewirausahaan syariah agar mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional,” sebutnya.

Terkait hal ini, Wapres meminta KNEKS, KDEKS, dan seluruh pihak terkait lainnya agar mengoptimalkan perannya di sektor keuangan syariah sebagai penopang utama pembiayaan dalam ekosistem ekonomi syariah. Salah satunya dengan memperkuat promosi investasi dan kerja sama produksi industri halal internasional, serta mengembangkan skema insentif fiskal dan non-fiskal untuk menarik investasi.

“Ciptakan terobosan baru dalam ekspor produk halal melalui penguatan kapasitas UMKM industri halal, fasilitasi permodalan dan pembiayaan ekspor, serta perluasan kerja sama perdagangan,” ujarnya.

Kemudian yang kedua, Wapres meminta komitmen pimpinan daerah dalam mengakselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah agar terus diperkuat. Menurutnya, komitmen kepemimpinan menjadi salah satu penentu keberhasilan dan keberlanjutan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah, diantaranya melalui dukungan regulasi, anggaran, dan kolaborasi, serta inisiatif di tingkat daerah.

“Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh pimpinan daerah untuk memastikan agar arah kebijakan ekonomi dan keuangan syariah masuk ke dalam RPJPD dan RPJMD,” pintanya.

Ketiga, Wapres menekankan agar kontribusi dana sosial syariah, seperti; zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dalam mengurangi ketimpangan dan pengentasan kemiskinan terus dimaksimalkan. Ia meminta penyaluran ZISWAF harus tepat sasaran dengan memanfaatkan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dan Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), serta mengoptimalkan integrasinya dengan program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Perlu perbaikan regulasi, kelembagaan, dan digitalisasi dalam meningkatkan akuntabilitas dan profesionalitas pengelolaan wakaf,” tandasnya.

Sejalan dengan Wapres, Sekretaris KNEKS yang juga Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan, pengembangan ekosistem industri halal perlu difokuskan pada penguatan daya saing produk halal dalam negeri dan ekspansi ke pasar global. Menurutnya, penguatan posisi Indonesia di pasar produk halal global juga perlu ditingkatkan.

“Penguatan posisi Indonesia di pasar produk halal global pada tahun 2023 mengalami surplus perdagangan antara Indonesia dengan Negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dimana surplus perdagangan Indonesia sebesar 4,1 miliar USD. Ini adalah surplus sejak 2019. Trend tersebut perlu untuk terus kita tingkatkan dan kita jaga melalui berbagai inovasi riset produk halal, kerja sama perdagangan, dan keberterimaan produk halal atau mutual recognition agreement,” ujarnya.

Kemudian, Sri Mulyani menerangkan bahwa membangun industri halal bukan semata-mata tentang sertifikasi halal, namun yang lebih utama adalah mengembangkan halal value chain yang melibatkan berbagai pihak terkait. Sehingga, dalam mensukseskan program wajib halal sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang Jaminan Produk Halal, penguatan sektor hulu sampai hilir menjadi sangat penting termasuk pengembangan infrastruktur industri halal, logistik halal, dan jasa-jasa pendukung lainnya.

“Harmonisasi kebijakan serta regulasi di masing-masing sektor, baik di tingkat pusat maupun daerah perlu dilakukan agar memiliki arah yang sama serta saling mendukung. Inilah pentingnya KNEKS dan KDEKS,” tuturnya.

Lebih jauh, Sri Mulyani menyampaikan bahwa ekosistem haji dan umroh yang mencakup sektor penerbangan, akomodasi, transportasi, dan katering memiliki peluang pasar global yang luas. Terlebih, dengan adanya perubahan kebijakan Pemerintah Arab Saudi melalui visi Saudi 2030 yang akan meningkatkan ekonominya dari sektor non minyak.

“Termasuk dalam hal meningkatkan turisme di bidang umroh dan haji ini yang ditargetkan paling besar adalah Indonesia. Jadi Indonesia harus mampu mengimbangi daya tarik devisa kita yang akan tersedot untuk umroh dan haji, dengan masuk di dalam global halal value chain,” ungkapnya.

Selanjutnya pada aspek lain, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga menyoroti terkait program pembinaan UMKM industri halal yang masih perlu disempurnakan agar lebih efektif dalam mengatasi tantangan yang dihadapi UMKM di seluruh Indonesia. Untuk itu, ia meminta berbagai piloting program yang sudah dilakukan harus segera dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang tepat sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkembang.

“Bagaimana meningkatkan supaya UMKM kita agar naik kelas, UMKM kita bisa go export dan UMKM kita bisa go global,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif KNEKS Sholahudin Al Aiyub melaporkan bahwa 13 program prioritas dan 17 program reguler KNEKS dalam bidang industri halal, keuangan syariah, keuangan sosial syariah, serta kewirausahaan dan bisnis syariah telah terlaksana seluruhnya.

“Patut disyukuri bahwa selama 5 tahun ini, kerja keras kementerian dan lembaga yang terkait dengan ekonomi dan keuangan syariah banyak diapresiasi oleh lembaga pemeringkat internasional,” ungkapnya.

Selain itu, Sholahudin menuturkan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 telah mengakomodasi ekonomi dan keuangan syariah menjadi program unggulan, yang didukung pula dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2025-2029.

“Jadi ke depan kementerian dan lembaga, ketika akan menyusun program, tidak perlu menunggu arahan dari Wapres di Rapat Pleno KNEKS, tetapi cukup mengikuti apa yang sudah dirumuskan dalam dokumen negara tersebut,” ujarnya.

Hadir pada acara ini, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar, Ketua Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsyad Rasyid, segenap pengurus KNEKS, serta para Direktur KDEKS.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Plt. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Sapto Harjono W.S., Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Kelembagaan Robikin Emhas, serta Staf Khusus Wapres Guntur Iman Nefianto. (EP/AS-rls)

Breaking News Indonesia KH Ma'ruf Amin Maruf Amin Nasional Pemerintahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Wakil Presiden RI Wapres Wapres Ma'ruf Amin
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 20260 Views

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 20260 Views

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 20260 Views

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 20261 Views

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 20260 Views

Tinjau Posko Pengungsian dan Permukiman Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar, Wapres Pastikan Perlindungan Warga dan Percepatan Pemulihan

Kamis, 8 Januari 20260 Views

Integrasi BLU, HUT ke-52 MP UIN Jakarta Terasa Spesial

Kamis, 8 Januari 20261 Views
Don't Miss

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

By NonblokSelasa, 20 Januari 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/01/2026),…

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 2026

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 20249 Views

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama

Selasa, 29 April 20258 Views

Pacu Swasembada Aspal Nasional, Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton

Minggu, 30 Maret 20258 Views

Inisiatif PGN Optimalkan LNG Bantu Kebutuhan Energi Industri Hadapi Risiko Geopolitik

Jumat, 26 April 20248 Views
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.