Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi

Jumat, 11 September 2026

Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

Kamis, 10 September 2026

Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas

Kamis, 10 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Resmikan Injeksi Bauksit Perdana SGAR, Presiden Jokowi: Jejak Dimulainya Industrialisasi di Indonesia
Nasional

Resmikan Injeksi Bauksit Perdana SGAR, Presiden Jokowi: Jejak Dimulainya Industrialisasi di Indonesia

Nonblok.comBy Nonblok.comSelasa, 24 September 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Presiden Joko Widodo meresmikan Injeksi Bauksit Perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) PT Borneo Alumina Indonesia di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, pada Selasa, 24 September 2024. Peresmian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengakhiri ekspor bahan mentah dan mempercepat industrialisasi di Tanah Air.

“Inilah perjuangan yang tidak mudah. Saya tahu disini juga sempat terganggu tapi dengan semangat dan visi yang kuat hari ini bisa kita selesaikan. Dan ini merupakan jejak-jejak dimulainya industrialisasi di negara kita Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden juga menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam sebagai kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara industri yang mandiri. Presiden menyebut bahwa Indonesia sudah melakukan ekspor bahan mentah sejak zaman VOC, lebih dari 400 tahun yang lalu.

“Negara yang mengimpor bahan-bahan mentah kita semuanya menjadi negara maju. Kita yang memiliki sumber daya alam, ekspor hanya bahan mentah tidak bisa berkembang menjadi negara maju,” ungkap Presiden.

Presiden pun menyoroti ketergantungan negara-negara maju pada bahan mentah Indonesia, yang selama ini menghalangi upaya hilirisasi. Namun, situasi global seperti geopolitik, pandemi COVID-19, dan resesi ekonomi memberi Indonesia peluang untuk mempercepat pembangunan industri dalam negeri.

“Saat kita stop ekspor nikel, Uni Eropa menggugat kita ke WTO, tapi setelah itu tidak ada (komplain lagi). Bauksit kita stop, tembaga kita stop, dan tidak ada yang menggugat karena mereka sibuk dengan masalah yang mereka hadapi,” tambahnya.

Presiden Jokowi juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan smelter ini sebagai langkah strategis untuk menghentikan ekspor bahan mentah dan mulai mengolah sumber daya alam di dalam negeri. Hal tersebut penting agar nilai tambah dari hilirisasi tersebut akan dirasakan sendiri oleh masyarakat dan negara Indonesia.

“Nikel sebelum tahun 2020 hanya mencapai 1,4 hingga 2 miliar USD, tapi setelah kita stop ekspor, tahun lalu nilainya mencapai 34,8 miliar USD. Artinya, hampir 600 triliun rupiah nilai tambah yang kita miliki sendiri,” ucap Presiden.

Presiden mengatakan bahwa saat ini kebutuhan aluminium dalam negeri mencapai 1,2 juta ton, namun 56 persen dari jumlah tersebut masih harus diimpor. Presiden pun berharap dengan beroperasinya smelter ini, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor aluminium.

“Setelah ini selesai berproduksi, impor yang 56 persen ini bisa kita stop. Dan kita tidak kehilangan devisa karena dari sini kita harus keluar devisa kira-kira 3,5 billion USD setiap tahunnya,” tutur Presiden.

Presiden Jokowi turut mengapresiasi ekosistem industri aluminium yang sudah terintegrasi dari hulu hingga hilir. Smelter PT Borneo Alumina Indonesia diketahui akan memproses bahan baku menjadi alumina, yang kemudian akan dikirim ke PT Inalum di Kuala Tanjung untuk diolah lebih lanjut.

“Dan kita harapkan dengan ini investasi sebesar 16 triliun rupiah betul-betul akan memulai babak baru Indonesia sebagai negara industri,” ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan ini adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Fahri Hamzah, Pj Gubernur Kalimantan Barat Harisson, Pj Bupati Mempawah Ismail, Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia Hendi Prio Santoso, Direktur Utama PT Borneo Alumina Indonesia Leonard Manurung, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium Ilhamsyah Mahendra, dan Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Nico Kanter.

Indonesia Joko Widodo Jokowi Nasional Pemerintahan Presiden Joko Widodo Presiden Jokowi Presiden RI
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi

Jumat, 11 September 2026

Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

Kamis, 10 September 2026

Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas

Kamis, 10 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi

Jumat, 11 September 20264

Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

Kamis, 10 September 20262

Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas

Kamis, 10 September 20260

Temui Keluarga Petugas yang Gugur Saat Penanganan Karhutla, Wapres Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan

Kamis, 10 September 20261

Lihat Antrean Panjang, Wapres Mendadak Sambangi SPBU Pertamina di Palangka Raya

Kamis, 10 September 20262

Gandeng Pejuang Satwa, Wapres Kawal Perlindungan Satwa dan Habitatnya dalam Penanganan Karhutla di Kalimantan

Kamis, 10 September 20261

Wapres Kunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan di Kalteng, Pastikan Pemulihan Satwa dan Habitatnya dari Dampak Karhutla

Kamis, 10 September 20261

Pastikan Kesiapan Layanan Kesehatan Hadapi Dampak Karhutla, Wapres Tekankan Prioritas Perlindungan Kelompok Rentan

Kamis, 10 September 20262

Tinjau Huntap Pascabencana di Sumut, Wapres Pastikan Fasilitas Dasar dan Pemulihan Ekonomi Warga Jadi Prioritas

Jumat, 4 September 20262

Prioritaskan Keselamatan dan Mobilitas Masyarakat, Wapres Minta Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga Rampung Tepat Waktu

Jumat, 4 September 20262
Don't Miss

Pastikan Penanganan Maksimal, Wapres Kunjungi Anak-anak yang Dirawat di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi

NonblokJumat, 11 September 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum…

Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kubu Raya, Wapres Tekankan Pentingnya Pengawasan Berkelanjutan

Kamis, 10 September 2026

Tinjau Fasilitas Pendidikan di Tengah Situasi Karhutla, Wapres Pastikan Keselamatan dan Kesehatan Siswa Jadi Prioritas

Kamis, 10 September 2026

Temui Keluarga Petugas yang Gugur Saat Penanganan Karhutla, Wapres Sampaikan Duka Cita dan Penghormatan

Kamis, 10 September 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202431

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.