Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Wujudkan Indonesia Hijau, Kemenperin Susun Peta Jalan bagi 9 Sektor Industri
Nasional

Wujudkan Indonesia Hijau, Kemenperin Susun Peta Jalan bagi 9 Sektor Industri

Nonblok.comBy Nonblok.comSelasa, 22 Juli 2025Updated:Rabu, 23 Juli 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya Indonesia hijau melalui percepatan agenda dekarbonisasi di sektor industri. Upaya dekarbonisasi ini akan ikut berkontribusi signfikan dalam meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memenuhi target pengurangan emisi karbon secara global.

“Sebagai bagian dari upaya nasional menuju net zero emission, Kemenperin telah menetapkan sembilan sektor industri prioritas yang menjadi fokus percepatan dekarbonisasi. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mentransformasi sektor industri menjadi lebih hijau atau ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Andi Rizaldi pada AIGIS Goes to Campus di Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta, Selasa (22/7).

Kesembilan sektor prioritas tersebut, yakni industri semen, industri pupuk, industri logam, industri pulp dan kertas, industri tekstil, industri kimia, industri otomotif, industri makanan dan minuman, serta industri kaca dan keramik. “Sektor-sektor ini yang disebut dengan industri dengan emisi GRK tinggi. Kami perlu menyiapkan langkah strategisnya,” ungkap Kepala BSKJI.

Menurut Andi, Kemenperin sedang menyusun peta jalan dekarbonisasi untuk masing-masing sektor industri tersebut, yang mencakup panduan teknis, kebijakan pendukung, kebutuhan teknologi dan pendanaan, serta kolaborasi lintas sektor.

“Kami menargetkan net zero emission sektor industri dapat tercapai pada tahun 2050, atau lebih cepat 10 tahun dari target nasional. Ini artinya, kami harus siapkan arah atau roadmap untuk industri nasional bisa cepat bertransformasi ke arah produksi yang rendah emisi dan ramah lingkungan dalam 25 tahun ke depan,” jelasnya.

Andi menambahkan, penyusunan peta jalan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain asosiasi industri, pelaku usaha, akademisi, dan lembaga internasional, guna memastikan strategi yang disusun realistis, terukur, dan berdampak nyata. Kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan institusi pendidikan seperti Univesitas Binus, diyakini dapat menjadi pendorong percepatan transformasi industri yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“Kampus adalah lingkungan yang strategis dalam menciptakan solusi berbasis teknologi dan kreativitas untuk masa depan Indonesia hijau. Kami percaya Universitas Binus juga memiliki potensi besar sebagai pelopor inovasi serta inkubator bagi green innovators masa depan,” imbuhnya.

Pada AIGIS Goes to Campus di Universitas Binus, tema yang diusung adalah “Technology and Creative Solution for Greener Future”. “Kehadiran Sobat AIGIS hari ini bukan sekadar simbolik. Setiap ide dan inovasi yang lahir dari ruang kampus memiliki potensi untuk menciptakan solusi nyata bagi tantangan industri dan lingkungan,” ujar Andi Rizaldi di hadapan mahasiswa, akademisi, dan pelaku industri yang hadir.

Kegiatan AIGIS Goes to Campus ini merupakan bagian dari rangkaian The 2nd AIGIS 2025 yang akan digelar pada 20–22 Agustus 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). Melalui program AIGIS Goes to Campus, Kemenperin aktif menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi untuk membangun ruang dialog, menyemai semangat inovasi, dan memperkuat literasi generasi muda dalam isu industri hijau dan keberlanjutan. Sebelumnya, kegiatan serupa ini telah dilaksanakan di Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Trisakti.

“Kampus adalah inkubator gagasan masa depan. Generasi muda memiliki peran strategis sebagai katalis transformasi industri hijau, termasuk melalui riset, teknologi, kebijakan kampus, dan gerakan sosial,” jelas Andi.

AIGIS merupakan program strategis Kemenperin yang mengintegrasikan pendekatan kebijakan, teknologi, kolaborasi lintas sektor, dan partisipasi publik untuk mendorong percepatan transisi industri hijau di Indonesia. AIGIS juga menjadi platform konsolidasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk mencapai pembangunan industri rendah karbon yang kompetitif secara global.

“AIGIS adalah gerakan bersama. Mari kita jadikan forum ini sebagai titik tolak perubahan. Di tangan generasi muda, terletak harapan atas transformasi industri yang adil, tangguh, dan berkelanjutan,” tegas Andi.

Pada AIGIS 2025, Kemenperin akan menginisiasi pembentukan Green Industry Service Company (GISCO). Tujuannya, menjadi agregator yang menjembatani antara kebutuhan industri dengan kemudahan akses dalam mengadopsi teknologi rendah karbon dan pendanaan hijau.

“GISCO akan menjadi motor penggerak dekarbonisasi industri dalam negeri, terutama bagi pelaku usaha yang menghadapi kendala investasi dalam penerapan teknologi hijau. Oleh karena itu, dengan GISCO, kita akan mempercepat transformasi industri menuju dekarbonisasi yang lebih masif dan efektif, terutama bagi sektor manufaktur yang menjadi tulang punggung industri dalam negeri,” pungkasnya.

Indonesia Kementerian Nasional Nusantara
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok.com

Related Posts

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 2026

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

Rabu, 7 Oktober 20261

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 20261

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 20260

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 20261

Memahami Kekhawatiran Orang Tua Siswa, Wapres Pastikan Penanganan Optimal Bagi Korban Keracunan Makanan di Batang

Senin, 28 September 20260

Wapres Perintahkan Langsung Dokter Pribadinya, Tangani Warga yang Sakit di Posko Pengungsian Solok

Jumat, 25 September 20260

Kunjungi Keluarga Korban Banjir Bandang Solok, Wapres Sampaikan Duka Cita

Jumat, 25 September 20260

Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Bencana di Solok, Wapres Serap Aspirasi dan Pastikan Pemulihan Rumah Ibadah

Jumat, 25 September 20260

Beri Arahan Forkopimda, Wapres Tekankan Prioritas Tanggap Darurat dan Konsolidasi Penanganan Bencana Solok

Jumat, 25 September 20260

Temui Pengungsi Korban Banjir Bandang di Solok, Wapres Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Jumat, 25 September 20260
Don't Miss

Terima Asosiasi Pendeta Indonesia, Wapres Dorong Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman

NonblokRabu, 7 Oktober 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pendeta Indonesia (DPP…

Tinjau Pameran INACRAFT 2026 Youthpreneurs, Wapres Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Rabu, 7 Oktober 2026

Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI

Rabu, 30 September 2026

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Rabu, 30 September 2026
Top Posts

Enam Lapangan Migas Baru Siap Kerek Lifting Minyak Nasional

Minggu, 4 Agustus 202432

Allianz Syariah Percayakan Kolaborasi Kurban ke Pelosok Negeri bersama Dompet Dhuafa

Sabtu, 15 Juni 202428

Usulan Penundaan Wajib Sertifikasi Halal, Wapres KH Ma’ruf Amin: Proses Tetap Berjalan sesuai Penahapan

Selasa, 2 April 202424

Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah (13 September 2024)

Jumat, 13 September 202423
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.