Close Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
What's Hot

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Kamis, 5 Februari 2026

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Threads
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Contact
NonBlok.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Home
  • Bisnis
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Indeks
NonBlok.com
Nonblok.com / Wapres KH Ma’ruf Amin Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Istana Garuda IKN
News

Wapres KH Ma’ruf Amin Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Istana Garuda IKN

NonblokBy NonblokSenin, 12 Agustus 2024Updated:Senin, 12 Agustus 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Share
Facebook Twitter Pinterest Threads Bluesky Copy Link

Penajam Paser Utara, NONBLOK.COM – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin bersama para Menteri Kabinet Indonesia Maju menghadiri Sidang Kabinet Paripurna yang digelar untuk pertama kalinya di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (12/08/2024). Sidang Kabinet ini akan membahas arahan Presiden tentang “Nusantara Baru, Indonesia Maju”. Di awal sidang, Wapres tampak diminta untuk memimpin doa bersama.

Dalam arahan pembukanya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa agenda pertama Sidang Kabinet yang sangat spesial kali ini adalah membahas tentang pembangunan IKN.

“IKN adalah sebuah kanvas yang mengukir masa depan dan tak semua negara memiliki kesempatan dan memiliki kemampuan untuk membangun ibu kotanya yang dimulai betul-betul dari nol,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menerangkan bahwa IKN dibangun dengan konsep forest city (kota hutan), kota yang penuh dengan kehijauan, bukan kota beton atau kota kaca. Sehingga, udaranya sangat bersih dengan air quality index yang sangat baik.

“Juga smart city, kota yang ditopang dengan teknologi dalam setiap aktivitas kotanya, dan juga livable city, kota yang nyaman ditinggali,” ujar Presiden.

“Kita merasakan pagi tadi betapa sangat sejuk, dingin, dan segar pada pagi hari ini, karena air quality index-nya memang sangat rendah sekali, yaitu di angka 6, padahal maksimalnya di angka 50. Dan hampir banyak kota sekarang ini sudah di atas 50,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden menerangkan bahwa kepindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN bukan sekadar pindah fisik, tetapi juga pindah pola pikir, mindset, pola kerja, dan mobilitas.

“Karena mobilitas di Ibu Kota Nusantara ini semuanya memakai kendaraan listrik dan juga energinya memakai energi hijau. Bangunannya pun juga disini semuanya diarahkan ke green building, dan aksesibilitasnya juga diprioritaskan untuk pejalan kaki dan yang naik sepeda,” urainya.

Kemudian, tutur Presiden, ekonomi yang akan dikembangkan di IKN juga ekonomi hijau dan ekonomi digital yang akan mengiringi pemerintahan ke depan.

“Sekali lagi, ekonomi hijau, ekonomi digital, data center, financial center, dan yang lain-lainnya. Kalau ditanyakan keuntungannya apa yang didapatkan oleh masyarakat di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, saya kira ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, lebih khusus lagi Kabupaten Penajam Paser Utara,” tegasnya.

Selanjutnya, terkait alasan kepindahan ibu kota negara, berikutnya, menurut Presiden, adalah untuk pemerataan ekonomi dan populasi penduduk Indonesia. Sebab saat ini 58 persen GDP ekonomi Indonesia ada di pulau Jawa.

“Kita ingin memeratakan untuk juga luar Jawa mendapatkan perputaran ekonominya. Kemudian populasi di Jawa juga bebannya sudah sangat besar sekali, 56 persen populasi itu ada di pulau Jawa. Ini yang juga menjadi sebuah pertimbangan bagi kita untuk memindahkan ibu kota negara,” terangnya.

Lebih jauh, Presiden menyampaikan bahwa agenda kedua yang dibahas dalam Sidang Kabinet kali ini adalah mengenai Purchasing Manager Index (PMI). Menurutnya, setelah ekspansif selama 34 bulan berturut-turut, pada bulan Juli, PMI Indonesia masuk ke level kontraksi.

“Ini agar dilihat betul, diwaspadai betul secara hati-hati karena beberapa negara di Asia, PMI-nya juga berada di angka di bawah 50, yaitu Jepang 49,2, Indonesia 49,3, RRT 49,8, Malaysia 49,7. Dan komponen yang mengalami penurunan paling banyak itu di sektor produksi, yaitu minus 2,6, kemudian pesanan baru atau order baru minus 1,7, dan employment minus 1,4,” instruksinya.

“Saya ingin dicari betul penyebab utamanya dan segera diantisipasi karena penurunan PMI ini saya lihat sudah terjadi sejak 4 bulan terakhir. Betul-betul dilihat kenapa permintaan domestik melemah,” tekannya.
(EP/AS-rls)

Breaking News Indonesia KH Ma'ruf Amin Maruf Amin Nasional Pemerintahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin Wakil Presiden RI Wapres Wapres Ma'ruf Amin
Share. Facebook Twitter Pinterest Bluesky Threads Tumblr Telegram Email
Nonblok

Related Posts

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Kamis, 5 Februari 2026

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terkini

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Kamis, 5 Februari 20261

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 20261

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 20260

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 20261

Tinjau Pasar Potikelek Wamena, Wapres Dukung Peran Mama-Mama Penopang Ekonomi Keluarga

Rabu, 14 Januari 20260

Bertemu Forkopimda dan Tokoh Adat Papua Pegunungan, Wapres Dorong Semangat Persatuan untuk Sukseskan Pembangunan

Selasa, 13 Januari 20260

Dorong UMKM Naik Kelas, Wapres Temui Pegiat Kopi dan Ekonomi Kreatif Wamena

Selasa, 13 Januari 20261

Perkuat Pembinaan Generasi Muda Papua Pegunungan, Wapres Bermain Sepak Bola Bersama Anak-anak SSB di Wamena

Selasa, 13 Januari 20261

Tinjau Pasar Ikan Fandoi Biak, Wapres Tekankan Mutu Hasil Nelayan untuk Perluasan Pasar Ekspor

Selasa, 13 Januari 20261

Pimpin Rakornas Kepariwisataan 2026, Wapres Gibran Dorong Penguatan Program Pariwisata Berkelanjutan

Senin, 12 Januari 20260
Don't Miss

Membanggakan, MI dan MA Pembangunan UIN Jakarta Borong Apresiasi JMA 2026

Nonblok.comKamis, 5 Februari 2026

Madrasah Pembangunan UIN Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan madrasah unggulan di…

GKB-NU Dorong Prabowo Kawal Perdamaian Gaza Lewat Board of Peace

Selasa, 3 Februari 2026

Wapres Gibran Tinjau Pasar Cikurubuk, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Pasokan Aman

Selasa, 20 Januari 2026

UIN Jakarta jadi PTKIN dengan Guru Besar Terbanyak di Indonesia, Total 151 Profesor

Rabu, 14 Januari 2026
Top Posts

Kemen PPPA : SIMFONI PPA Indikator Krusial Penentuan Daerah Penerima Dana Alokasi Khusus Non-Fisik

Minggu, 7 Juli 20249

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Terafiliasi Fredy Pratama

Selasa, 29 April 20258

Pacu Swasembada Aspal Nasional, Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton

Minggu, 30 Maret 20258

Kapolri Harap Pusdiklat KSPSI Kabupaten Purwakarta Hasilkan Gagasan Perjuangan Kaum Buruh

Rabu, 26 Februari 20258
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.